Review: Ljajic Selamatkan Poin Bagi Roma
Editor Bolanet | 26 Januari 2015 04:49
- AS Roma semakin jauh dari . Kegagalan meraih poin penuh di Artemio Franchi atas tuan rumah pada giornata 20 hari Senin (26/01), membuat Roma tertinggal tujuh poin atas pimpinan klasemen sementara. Sempat tertinggal, Roma pulang dengan membawa satu poin.
Sebagai tuan rumah, Fiorentina langsung mengambil inisiatif. Serangan pertama, umpan Joaquin gagal menemui Gomez dan tendangan Cuadrado dari jarak jauh masih melenceng. Tak lama kemudian Francesco Totti membalas juga dengan tendangan dari luar kotak penalti, sayang tak tepat sasaran. Datang lagi peluang bagi Totti dari umpan Strootman, namun penyelesaian akhir menjadi masalah bagi tim tamu.
Momen selanjutnya, Tatarusanu sigap mengamankan tendangan terarah yang dilepas Radja Nainggolan, kegagalan melakukan finishing harus dibayar mahal. Di menit 19 gawang De Sanctis kemasukan. Claudio Pizarro melepas tendangan datar dan mengarah ke Mario Gomez yang berdiri di muka gawang dan bola pun berbelok arah.
La Viola makin bersemangat, Pizarro pun terus bergerak dan melepas umpan-umpan terukur. Setengah jam pertandingan berlangsung, dua tendangan sudut sempat mengancam pertahanan tuan rumah.
Sundulan Nainggolan memaksa Tatarusanu melakukan penyelamatan sementara sundulan De Rossi melebar. Penyelamatan gemilang dilakukan Yanga-Mbiwa untuk mengamankan bola yang dilepas Joaquin dari jangkauan Gomez.
Tak ada tambahan gol hingga turun minum, Roma tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Hanya empat menit babak kedua berjalan, Adem Ljajic mengoyak jala Tatarusanu.
Tusukan Juan Iturbe ke dalam kotak penalti yang melewati Basanta berlanjut dengan umpan ke depan gawang, Ljajic sempat mengontrol si kulit bundar lebih dulu sebelum melepaskan tendangan terukur.
Permainan Giallorossi membaik, umpan-umpan yang dilepaskan pun mengalir tapi mereka mengalami kesulitan dengan solidnya Fiorentina. Sebuah serangan balik dilakukan tuan rumah, sayangnya tendangan Kurtic bisa dipatahkan Yanga-Mbiwa.
Vincenzo Montella menanggapi serangan Roma dengan melakukan perubahan formasi, masuknya Marcos Alonso membuat Fiorentina bermain dengan empat bek. Menuju akhir pertandingan, tempo makin menurun dan pertandingan pun selesai dengan skor sama kuat 1-1.
Susunan pemain kedua tim
Sebagai tuan rumah, Fiorentina langsung mengambil inisiatif. Serangan pertama, umpan Joaquin gagal menemui Gomez dan tendangan Cuadrado dari jarak jauh masih melenceng. Tak lama kemudian Francesco Totti membalas juga dengan tendangan dari luar kotak penalti, sayang tak tepat sasaran. Datang lagi peluang bagi Totti dari umpan Strootman, namun penyelesaian akhir menjadi masalah bagi tim tamu.
Momen selanjutnya, Tatarusanu sigap mengamankan tendangan terarah yang dilepas Radja Nainggolan, kegagalan melakukan finishing harus dibayar mahal. Di menit 19 gawang De Sanctis kemasukan. Claudio Pizarro melepas tendangan datar dan mengarah ke Mario Gomez yang berdiri di muka gawang dan bola pun berbelok arah.
La Viola makin bersemangat, Pizarro pun terus bergerak dan melepas umpan-umpan terukur. Setengah jam pertandingan berlangsung, dua tendangan sudut sempat mengancam pertahanan tuan rumah.
Sundulan Nainggolan memaksa Tatarusanu melakukan penyelamatan sementara sundulan De Rossi melebar. Penyelamatan gemilang dilakukan Yanga-Mbiwa untuk mengamankan bola yang dilepas Joaquin dari jangkauan Gomez.
Tak ada tambahan gol hingga turun minum, Roma tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Hanya empat menit babak kedua berjalan, Adem Ljajic mengoyak jala Tatarusanu.
Tusukan Juan Iturbe ke dalam kotak penalti yang melewati Basanta berlanjut dengan umpan ke depan gawang, Ljajic sempat mengontrol si kulit bundar lebih dulu sebelum melepaskan tendangan terukur.
Permainan Giallorossi membaik, umpan-umpan yang dilepaskan pun mengalir tapi mereka mengalami kesulitan dengan solidnya Fiorentina. Sebuah serangan balik dilakukan tuan rumah, sayangnya tendangan Kurtic bisa dipatahkan Yanga-Mbiwa.
Vincenzo Montella menanggapi serangan Roma dengan melakukan perubahan formasi, masuknya Marcos Alonso membuat Fiorentina bermain dengan empat bek. Menuju akhir pertandingan, tempo makin menurun dan pertandingan pun selesai dengan skor sama kuat 1-1.
Susunan pemain kedua tim
: Tatarusanu; Tomovic, Rodriguez, Basanta; Joaquin, Fernandez (Kurtic 63), Pizarro, Valero, Pasqual (M Alonso 70); Cuadrado; Gomez (Babacar 78)
AS Roma : De Sanctis; Florenzi, Manolas, Yanga-Mbiwa, Holebas; Nainggolan, De Rossi, Strootman (Pjanic 34); Ljajic (Maicon 86), Totti (Destro 79), Iturbe.
Statistik pertandingan
Shots (on target) : 18 (3) - 15 (6)
Tendangan sudut : 6 - 4
Pelanggaran : 19 - 17
Ball poss : 46 - 54. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













