Review: Milan Kembali Menangis di San Siro
Editor Bolanet | 18 Januari 2015 23:03
- Hasil buruk kembali diraih AC Milan di San Siro, Minggu (18/01). Menjamu di giornata 19, mereka ditundukkan dengan skor 0-1.
Milan bermain jelek di laga ini, berbeda dengan saat menjamu Sassuolo di laga sebelumnya. Mereka juga tak bisa menyelesaikan sejumlah peluang yang mereka dapatkan. Gol satu-satunya di laga ini diciptakan oleh German Denis di pertengahan babak petama.
Kedua tim langsung beraksi jual beli serangan begitu wasit memulai laga babak pertama. Baik Milan maupun Atalanta langsung bisa menggebrak jantung pertahanan lawan masing-masing dalam lima menit pertama.
Walau demikian, Milan sedikit lebih unggul dalam hal penguasaan si kulit bundar. Mereka banyak menyerang melalui kedua sisi sayapnya. Di kiri, ada Stephan El Shaarawy, sementara di kanan, Alessio Cerci ditopang oleh Ignazio Abate.
Namun, serangan-serangan mereka masih tumpul. Sebaliknya, tim tamu justru bisa unggul lebih dahulu pada menit ke-33 melalui skema serangan balik kilat melalui Moralez. Ia kemudian mengumpankan bola pada Denis yang dalam posisi tak terkawal. Dengan mudah, ia bisa mengecoh Diego Lopez. 0-1 Rossoneri tertinggal.
Setelah itu, Milan makin kesulitan dalam membongkar pertahanan sang tamu yang terkoordinir dengan cukup bagus. Dan hingga turun minum, mereka gagal untuk menyeimbangkan keadaaan. Skor tetap 0-1 bagi keunggulan Atalanta.
Di babak kedua, Filippo Inzaghi melakukan peruban taktik. Perubahannya terlihat cukup nyata. Milan mulai bisa menyerbu masuk ke daerah pertahanan sang tamu.
Hanya saja, para penyerang Milan tampak terburu-buru dalam usahanya untuk menuntaskan setiap serangan yang dibangun timnya. Jadinya, barisan belakang Atalanta bisa dengan cukup mudah menghalau tiap bola yang mengancam gawang Sportiello.
Selain itu, keberuntungan tampaknya juga tak berpihak pada Rossoneri. Tak jarang, sepakan mereka mengarah tepat ke arah kiper atas terhalang pemain lawan.
Peluang emas sempat didapat El Shaarawy pada menit ke-75. Umpan Armero ia sambut dengan tandukan di dalam kotak penalti. Namun, bolanya hanya melesat tipis ke atas gawang Atalanta.
Inzaghi terus menyerukan agar anak-anak asuhnya menggempur pertahanan Atalanta. Sebaliknya, sang tamu dengan sabar terus bertahan dengan rapi dan sesekali melancarkan serangan balik.
Namun, hingga laga berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta. Milan pun kembali kalah di kandangnya. Rossoneri tertahan di posisi 8 klasemen dengan poin 26. Sementara itu Atalanta terkatrol naik ke peringkat 15 dengan poin 20.
Milan bermain jelek di laga ini, berbeda dengan saat menjamu Sassuolo di laga sebelumnya. Mereka juga tak bisa menyelesaikan sejumlah peluang yang mereka dapatkan. Gol satu-satunya di laga ini diciptakan oleh German Denis di pertengahan babak petama.
Kedua tim langsung beraksi jual beli serangan begitu wasit memulai laga babak pertama. Baik Milan maupun Atalanta langsung bisa menggebrak jantung pertahanan lawan masing-masing dalam lima menit pertama.
Walau demikian, Milan sedikit lebih unggul dalam hal penguasaan si kulit bundar. Mereka banyak menyerang melalui kedua sisi sayapnya. Di kiri, ada Stephan El Shaarawy, sementara di kanan, Alessio Cerci ditopang oleh Ignazio Abate.
Namun, serangan-serangan mereka masih tumpul. Sebaliknya, tim tamu justru bisa unggul lebih dahulu pada menit ke-33 melalui skema serangan balik kilat melalui Moralez. Ia kemudian mengumpankan bola pada Denis yang dalam posisi tak terkawal. Dengan mudah, ia bisa mengecoh Diego Lopez. 0-1 Rossoneri tertinggal.
Setelah itu, Milan makin kesulitan dalam membongkar pertahanan sang tamu yang terkoordinir dengan cukup bagus. Dan hingga turun minum, mereka gagal untuk menyeimbangkan keadaaan. Skor tetap 0-1 bagi keunggulan Atalanta.
Di babak kedua, Filippo Inzaghi melakukan peruban taktik. Perubahannya terlihat cukup nyata. Milan mulai bisa menyerbu masuk ke daerah pertahanan sang tamu.
Hanya saja, para penyerang Milan tampak terburu-buru dalam usahanya untuk menuntaskan setiap serangan yang dibangun timnya. Jadinya, barisan belakang Atalanta bisa dengan cukup mudah menghalau tiap bola yang mengancam gawang Sportiello.
Selain itu, keberuntungan tampaknya juga tak berpihak pada Rossoneri. Tak jarang, sepakan mereka mengarah tepat ke arah kiper atas terhalang pemain lawan.
Peluang emas sempat didapat El Shaarawy pada menit ke-75. Umpan Armero ia sambut dengan tandukan di dalam kotak penalti. Namun, bolanya hanya melesat tipis ke atas gawang Atalanta.
Inzaghi terus menyerukan agar anak-anak asuhnya menggempur pertahanan Atalanta. Sebaliknya, sang tamu dengan sabar terus bertahan dengan rapi dan sesekali melancarkan serangan balik.
Namun, hingga laga berakhir, tak ada lagi gol yang tercipta. Milan pun kembali kalah di kandangnya. Rossoneri tertahan di posisi 8 klasemen dengan poin 26. Sementara itu Atalanta terkatrol naik ke peringkat 15 dengan poin 20.
Susunan Pemain:
AC Milan (4-3-3): Lopez; Abate, Mexes, Rami, Bonera (Armero 36'); Montolivo (Niang 77'), De Jong, Bonaventura; Cerci (Pazzini 46'), Menez, El Shaarawy.
Atalanta (4-4-2): Sportiello; Benalouane, Stendardo, Biava, Del Grosso; Zappacosta, Carmona, Cigarini (Baselli 83'), Maxi Moralez; Denis (Bianchi 76'), Pinilla (D'Alessandro 67').
Statistik Pertandingan AC Milan - Atalanta:
Penguasaan bola: 69% - 31%
Shots (on goal): 15 (4) - 15 (5)
Corner: 11 - 4
Pelanggaran: 10 - 17
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 2 - 5
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




