Review: Milan Tak Berdaya Hadapi Roma
Editor Bolanet | 26 April 2014 03:52
- AS Roma sukses membenamkan AC Milan dengan skor 2-0 pada laga yang dilangsungkan di Olimpico Roma, Sabtu (26/04).
Roma terlalu tangguh bagi Milan di laga tersebut. Walau tak mudah, Il Lupi akhirnya bisa membobol gawang Christian Abbiati melalui gol indah Miralem Pjanic dan sontekan .
Laga di awal babak pertama berjalan dengan tempo sedang. Namun, Roma lebih mengendalikan jalannya laga.
Milan sendiri awalnya tampak cukup solid di lini tengah dan belakang. Roma sempat sedikit kesusahan menembus lini pertahanan Rossoneri. Namun, secara perlahan, mereka terus bisa menekan ke dalam kotak penalti.
Di menit ke-22, Dodo mendapat kesempatan untuk menjajal ketangguhan Abbiati setelah menerima umpan sepak pojok Totti. Sayang, sepakannya masih melambung. Ancaman Roma berlanjut empat menit kemudian. Adem Ljajic yang berkolaborasi dengan Pjanic mampu menerobos ke kotak penalti Milan setelah melewati dua pemain. Ia pun tinggal berhadapan dengan Abbiati. Namun, di saat krusial, sepakannya berhasil dihalau dengan sempurna oleh Adil Rami.
Milan tampak sesekali berusaha melancarkan serangan balik. Namun, usaha mereka kerap gagal karena buruknya kerjasama antara lini tengah dan depan skuat asuhan Clarence Seedorf itu.
Di lain sisi, skuat Roma dengan sabar terus berusaha meneror pertahanan Milan. Mereka mulai bisa sering menusuk ke kotak penalti Rossoneri.
Puncaknya, pada menit ke-42, Roma sukses membobol gawang Abbiati dengan gol indah Miralem Pjanic. Dari lini tengah, Ia sukses melewati hadangan Sulley Muntari, Riccardo Montolivo dan Adil Rami sebelum akhirnya bisa menaklukkan Abbiati. 1-0 Roma memimpin.
Skor tetap tak berubah saat wasit mengakhiri babak pertama.
Di babak kedua, Milan mencoba bangkit. Hasilnya, empat menit setelah laga dimulai, mereka bisa mengancam gawang De Santis. Berawal dari Kaka yang menyusur sisi kanan pertahanan Roma, pemain asal Brasil itu berhasil memberikan umpan matang pada Montolivo yang berlari dari lini tengah. Sayangnya, bola sepakan Kapten Milan tersebut justru menyamping.
Lima menit kemudian, ganti Roma yang mengancam gawang Abbiati melalui Pjanic. Ia berhasil menendang bola hasil sepakan pojok Totti. Namun, Abbiati dengan sigap masih bisa menepisnya.
Pada menit ke-65, skuat Roma berhasil menambah keunggulannya menjadi 2-0. Kecerobohan lini tengah Milan membuat skuat Roma bisa melakukan serangan cepat ke kotak penalti mereka. Gervinho mampu menceploskan bola rebound hasil tendangan keras Il Capitano Francesco Totti.
Milan berusaha bangkit dengan mengganti Mario Balotelli yang menjadi kartu mati di laga tersebut dengan Pazzini. Hasilnya, serangan Rossoneri menjadi lebih hidup. Walau demikian, mereka masih tak bisa berbuat banyak untuk menembus pertahanan Roma yang solid.
Jelang akhir laga, tepatnya di menit ke-86, Milan akhirnya bisa mendapatkan peluang melalui aksi Taarabt. Namun, bola mendatar hasil sepakannya masih bisa diamankan oleh De Sanctis. Dua menit kemudian, giliran Pazzini yang mendapat peluang emas. Ia bisa berhadapan dengan De Sanctis, namun sepakannya justru melambung tinggi.
Hingga wasit mengakhiri laga, tak ada lagi gol yang tercipta. Roma tetap unggul 2-0 atas Milan.
Dengan hasil tersebut, Roma kini mengoleksi 85 poin dan berselisih 5 angka saja dengan Juventus. Sementara itu, usaha Milan meraih tiket ke Liga Europa pun terhambat. Mereka kini masih ada di peringkat 7 dengan koleksi 51 poin, sama dengan Parma yang baru akan bermain pada hari Minggu besok.
Roma terlalu tangguh bagi Milan di laga tersebut. Walau tak mudah, Il Lupi akhirnya bisa membobol gawang Christian Abbiati melalui gol indah Miralem Pjanic dan sontekan .
Laga di awal babak pertama berjalan dengan tempo sedang. Namun, Roma lebih mengendalikan jalannya laga.
Milan sendiri awalnya tampak cukup solid di lini tengah dan belakang. Roma sempat sedikit kesusahan menembus lini pertahanan Rossoneri. Namun, secara perlahan, mereka terus bisa menekan ke dalam kotak penalti.
Di menit ke-22, Dodo mendapat kesempatan untuk menjajal ketangguhan Abbiati setelah menerima umpan sepak pojok Totti. Sayang, sepakannya masih melambung. Ancaman Roma berlanjut empat menit kemudian. Adem Ljajic yang berkolaborasi dengan Pjanic mampu menerobos ke kotak penalti Milan setelah melewati dua pemain. Ia pun tinggal berhadapan dengan Abbiati. Namun, di saat krusial, sepakannya berhasil dihalau dengan sempurna oleh Adil Rami.
Milan tampak sesekali berusaha melancarkan serangan balik. Namun, usaha mereka kerap gagal karena buruknya kerjasama antara lini tengah dan depan skuat asuhan Clarence Seedorf itu.
Di lain sisi, skuat Roma dengan sabar terus berusaha meneror pertahanan Milan. Mereka mulai bisa sering menusuk ke kotak penalti Rossoneri.
Puncaknya, pada menit ke-42, Roma sukses membobol gawang Abbiati dengan gol indah Miralem Pjanic. Dari lini tengah, Ia sukses melewati hadangan Sulley Muntari, Riccardo Montolivo dan Adil Rami sebelum akhirnya bisa menaklukkan Abbiati. 1-0 Roma memimpin.
Skor tetap tak berubah saat wasit mengakhiri babak pertama.
Di babak kedua, Milan mencoba bangkit. Hasilnya, empat menit setelah laga dimulai, mereka bisa mengancam gawang De Santis. Berawal dari Kaka yang menyusur sisi kanan pertahanan Roma, pemain asal Brasil itu berhasil memberikan umpan matang pada Montolivo yang berlari dari lini tengah. Sayangnya, bola sepakan Kapten Milan tersebut justru menyamping.
Lima menit kemudian, ganti Roma yang mengancam gawang Abbiati melalui Pjanic. Ia berhasil menendang bola hasil sepakan pojok Totti. Namun, Abbiati dengan sigap masih bisa menepisnya.
Pada menit ke-65, skuat Roma berhasil menambah keunggulannya menjadi 2-0. Kecerobohan lini tengah Milan membuat skuat Roma bisa melakukan serangan cepat ke kotak penalti mereka. Gervinho mampu menceploskan bola rebound hasil tendangan keras Il Capitano Francesco Totti.
Milan berusaha bangkit dengan mengganti Mario Balotelli yang menjadi kartu mati di laga tersebut dengan Pazzini. Hasilnya, serangan Rossoneri menjadi lebih hidup. Walau demikian, mereka masih tak bisa berbuat banyak untuk menembus pertahanan Roma yang solid.
Jelang akhir laga, tepatnya di menit ke-86, Milan akhirnya bisa mendapatkan peluang melalui aksi Taarabt. Namun, bola mendatar hasil sepakannya masih bisa diamankan oleh De Sanctis. Dua menit kemudian, giliran Pazzini yang mendapat peluang emas. Ia bisa berhadapan dengan De Sanctis, namun sepakannya justru melambung tinggi.
Hingga wasit mengakhiri laga, tak ada lagi gol yang tercipta. Roma tetap unggul 2-0 atas Milan.
Dengan hasil tersebut, Roma kini mengoleksi 85 poin dan berselisih 5 angka saja dengan Juventus. Sementara itu, usaha Milan meraih tiket ke Liga Europa pun terhambat. Mereka kini masih ada di peringkat 7 dengan koleksi 51 poin, sama dengan Parma yang baru akan bermain pada hari Minggu besok.
Statistik AS Roma - AC Milan:
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 14 (4) - 13 (5)
Corner: 8 - 6
Pelanggaran: 13 - 18
Offside: 2 - 1
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
AS Roma: (4-3-3): De Sanctis; Maicon (Torosidis), Toloi, Castan, Dodo; Nainggolan, De Rossi, Pjanic (Taddei); Gervinho, Totti (Florenzi), Ljajic.
AC Milan: (4-2-3-1): Abbiati; Bonera, Rami, Mexes, Constant; Montolivo, Muntari (Essien); Honda (Robinho), Kakà, Taarabt; Balotelli (Pazzini). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






