Review: Milan Terlalu Tangguh Buat Genoa
Editor Bolanet | 8 April 2014 03:50
- AC Milan kembali meraih tiga poin setelah menundukkan tuan rumah dengan skor tipis 1-2 pada giornata ke 32 Serie A di Stadio Luigi Ferraris, Selasa (08/4) dini hari.
Gol kemenangan Rossoneri disumbangkan oleh Adel Taarabt dan Keisuke Honda. Sementara Genoa memperkecil kedudukan melalui Marco Motta.
Meski berstatus sebagai tim tamu tapi nampaknya itu tidak membuat Milan ragu untuk mengambil alih permainan sejak menit pertama. Serangan demi serangan terus dikombinasikan , Honda dan Taarabt untuk membongkar pertahanan Genoa demi mencari gol pertama.
Usaha keras Milan untuk membuka gol terlebih dahulu ternyata tak sia-sia. Adel Taarabt berhasil membuat timnya unggul di menit ke-19. Pemain asal Maroko ini melakukan solo run dari tengah lapangan, melewati beberapa pemain Genoa dan ditutup tendangan keras dari luar kotak penalti yang menjebol gawang Mattia Perin.
Tersentak dengan gol Taarabt, Genoa langsung bereaksi cepat mencari gol penyeimbang. Kali ini tuan rumah berbalik menekan tamunya. Mereka sempat punya peluang dari Stefano Sturaro dan Giuseppe Sculli, Andrea Bertolacci, Giovanni Marchese namun masih belum menemui sasaran.
Baik Genoa maupun Milan tak mampu mencetak gol disisa waktu babak pertama ini. Sampai wasit mengakhiri babak pertama, Rossoneri masih mengantongi kedudukan 1-0 dari tim tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti, Milan masih belum meredupkan ambisinya untuk mencari gol tambahan. Kondisi ini memaksa Genoa untuk berkonsentrasi merapatkan barisan pertahanannya.
Terbukti sepuluh menit berselang Rossoneri sudah unggul dua gol atas tim tuan rumah. Kali ini Keisuke Honda menjadi pemain kedua yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri membuat anak asuh Gian Piero Gasperini tak menyerah begitu. Mereka mampu mencetak gol di menit ke-73. Tendangan volley Marco Motta hasil dari sepak pojok akhirnya membuat Christian Abbiati harus memungut bola dari gawangnya.
Genoa akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan anak asuh Clarence Seedorf di sisa waktu yang ada. Skor 2-1 untuk keunggulan Milan bertahan sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda pertandingan usai.
Dengan tambahan tiga poin ini Milan berada di peringkat 11 dengan 45 poin dari 32 laga. Sedangkan Genoa menghuni tempat ke-13 mengoleksi 39 poin dari jumlah laga yang sama.
Statistik Genoa - AC Milan:
Gol kemenangan Rossoneri disumbangkan oleh Adel Taarabt dan Keisuke Honda. Sementara Genoa memperkecil kedudukan melalui Marco Motta.
Meski berstatus sebagai tim tamu tapi nampaknya itu tidak membuat Milan ragu untuk mengambil alih permainan sejak menit pertama. Serangan demi serangan terus dikombinasikan , Honda dan Taarabt untuk membongkar pertahanan Genoa demi mencari gol pertama.
Usaha keras Milan untuk membuka gol terlebih dahulu ternyata tak sia-sia. Adel Taarabt berhasil membuat timnya unggul di menit ke-19. Pemain asal Maroko ini melakukan solo run dari tengah lapangan, melewati beberapa pemain Genoa dan ditutup tendangan keras dari luar kotak penalti yang menjebol gawang Mattia Perin.
Tersentak dengan gol Taarabt, Genoa langsung bereaksi cepat mencari gol penyeimbang. Kali ini tuan rumah berbalik menekan tamunya. Mereka sempat punya peluang dari Stefano Sturaro dan Giuseppe Sculli, Andrea Bertolacci, Giovanni Marchese namun masih belum menemui sasaran.
Baik Genoa maupun Milan tak mampu mencetak gol disisa waktu babak pertama ini. Sampai wasit mengakhiri babak pertama, Rossoneri masih mengantongi kedudukan 1-0 dari tim tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti, Milan masih belum meredupkan ambisinya untuk mencari gol tambahan. Kondisi ini memaksa Genoa untuk berkonsentrasi merapatkan barisan pertahanannya.
Terbukti sepuluh menit berselang Rossoneri sudah unggul dua gol atas tim tuan rumah. Kali ini Keisuke Honda menjadi pemain kedua yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tak ingin malu di depan pendukungnya sendiri membuat anak asuh Gian Piero Gasperini tak menyerah begitu. Mereka mampu mencetak gol di menit ke-73. Tendangan volley Marco Motta hasil dari sepak pojok akhirnya membuat Christian Abbiati harus memungut bola dari gawangnya.
Genoa akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan anak asuh Clarence Seedorf di sisa waktu yang ada. Skor 2-1 untuk keunggulan Milan bertahan sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda pertandingan usai.
Dengan tambahan tiga poin ini Milan berada di peringkat 11 dengan 45 poin dari 32 laga. Sedangkan Genoa menghuni tempat ke-13 mengoleksi 39 poin dari jumlah laga yang sama.
Statistik Genoa - AC Milan:
Penguasaan bola: 53% - 47%
Shot (on goal): 20 (5) - 5 (3)
Corner: 8 - 1
Pelanggaran: 17 - 16
Offside: 2 - 4
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Genoa: Perin; Marchese, Antonelli (Konate 83'), Burdisso, De Maio; Bertolacci, Motta, Sturaro; Sculli (Centurion 69'), Gilardino, Fetfatzidis (Calaio 82').
AC Milan: Abbiati; Bonera, Mexes, Rami, Constant; De Jong, Montolivo; Honda, Kaka (Poli 88'), Taarabt (Birsa 83'); Pazzini (Balotelli 74'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












