Review: Napoli Bungkam Fiorentina di Final Coppa
Editor Bolanet | 4 Mei 2014 04:56
- Final Coppa Italia 2013/14 antara pemilik enam gelar melawan juara 2012 di Olimpico, Roma, dimenangi oleh Partenopei dengan skor 3-1. Napoli pun sukses menjuarai kompetisi ini untuk kali kedua dalam tiga tahun terakhir.
Diwarnai comeback striker Fiorentina dan Italia Giuseppe Rossi serta kartu merah gelandang Napoli Gokhan Inler pada babak kedua, Minggu (04/5), Napoli finis sebagai yang terbaik. Unggul dua gol melalui brace penyerang muda Azzurri Lorenzo Insigne di menit 11 dan 17, lalu sempat kebobolan oleh Juan Manuel Vargas menit 28, Napoli berjaya berkat gol penutup pemain pengganti Dries Mertens di penghujung laga.
Partai final ini sendiri sempat mengalami penundaan sekitar 45 menit akibat inisden penembakan beberapa saat sebelum laga yang kabarnya membuat empat orang mengalami cedera.
Pertandingan dilangsungkan setelah keadaan di dalam stadion dinilai kondusif oleh pihak panitia penyelenggara.
Fiorentina langsung coba mengambil kendali permainan. Namun, upaya pasukan Vincenzo Montella di sepuluh menit awal tak kunjung membuahkan hasil karena terbentur lini pertahanan Napoli. Yang terjadi, Viola justru jadi korban skema andalan Partenopei, yakni serangan balik, pada menit 11.
Diawali sebuah fast break, Marek Hamsik mengirim operan matang yang dituntaskan secara sempurna oleh Insigne dari sisi kiri kotak penalti. Skor 1-0 untuk Napoli.
Hanya enam menit berselang, memanfaatkan kesalahan Vargas, Gonzalo Higuain bisa menguasai bola, lalu melepas assist yang berbuah gol kedua Insigne melalui tendangan keras kari kirinya.
Tertinggal dua gol, Fiorentina tak putus asa. Pada menit 28, Vargas membayar kesalahannya dengan meneruskan operan manis Josip Ilicic untuk menipiskan selisih skor jadi 1-2.
Fiorentina membobol gawang Pepe Reina sesaat sebelum jeda, tapi gol itu dianulir karena Alberto Aquilani sudah terlebih dahulu terperangkap offside dan peluit akhir babak pertama pun dibunyikan.
Di paruh kedua, Fiorentina berulang kali mencoba mencari celah di lini belakang Napoli demi bisa mencetak gol penyama kedudukan. Namun, meski Montella sudah memasukkan Rossi, yang sempat absen sejak awal 2014 akibat cedera lutut, dan pasukan Rafael Benitez bermain dengan sepuluh orang sejak Inler mendapat kartu kuning kedua di menit 79, Fiorentina tetap kesulitan.
Di masa injury time, gawang Fiorentina justru kembali bergetar. Mertens, yang masuk menggantikan Hamsik sejak menit 64, menyambar operan terukur Jose Callejon dan memastikan Napoli menang 3-1.
Napoli pun merengkuh trofi Coppa Italia mereka yang ke-5 (1962, 1976, 1987, 2012, 2014) dan memaksa Fiorentina meneruskan puasa gelarnya yang sudah berlangsung sejak 2001 silam.
Fiorentina (4-3-3): Neto; Pasqual (M Fernandez 56, kuning 65), Savic, Rodriguez, Tomovic (kuning 47); Valero (kuning 9), Pizarro, Aquilani (Matri 83); Vargas, Ilicic (kuning 40), Joaquin (Rossi 72).
Napoli (4-2-3-1): Reina (kuning 81); Ghoulam, Albiol (kuning 36), F Fernandez, Henrique; Jorginho, Inler (kuning 49, merah 79); Insigne (kuning 76) (Behrami 81), Hamsik (Mertens 64), Callejon; Higuain (Pandev 71)
Statistik Fiorentina - Napoli
Diwarnai comeback striker Fiorentina dan Italia Giuseppe Rossi serta kartu merah gelandang Napoli Gokhan Inler pada babak kedua, Minggu (04/5), Napoli finis sebagai yang terbaik. Unggul dua gol melalui brace penyerang muda Azzurri Lorenzo Insigne di menit 11 dan 17, lalu sempat kebobolan oleh Juan Manuel Vargas menit 28, Napoli berjaya berkat gol penutup pemain pengganti Dries Mertens di penghujung laga.
Partai final ini sendiri sempat mengalami penundaan sekitar 45 menit akibat inisden penembakan beberapa saat sebelum laga yang kabarnya membuat empat orang mengalami cedera.
Pertandingan dilangsungkan setelah keadaan di dalam stadion dinilai kondusif oleh pihak panitia penyelenggara.
Fiorentina langsung coba mengambil kendali permainan. Namun, upaya pasukan Vincenzo Montella di sepuluh menit awal tak kunjung membuahkan hasil karena terbentur lini pertahanan Napoli. Yang terjadi, Viola justru jadi korban skema andalan Partenopei, yakni serangan balik, pada menit 11.
Diawali sebuah fast break, Marek Hamsik mengirim operan matang yang dituntaskan secara sempurna oleh Insigne dari sisi kiri kotak penalti. Skor 1-0 untuk Napoli.
Hanya enam menit berselang, memanfaatkan kesalahan Vargas, Gonzalo Higuain bisa menguasai bola, lalu melepas assist yang berbuah gol kedua Insigne melalui tendangan keras kari kirinya.
Tertinggal dua gol, Fiorentina tak putus asa. Pada menit 28, Vargas membayar kesalahannya dengan meneruskan operan manis Josip Ilicic untuk menipiskan selisih skor jadi 1-2.
Fiorentina membobol gawang Pepe Reina sesaat sebelum jeda, tapi gol itu dianulir karena Alberto Aquilani sudah terlebih dahulu terperangkap offside dan peluit akhir babak pertama pun dibunyikan.
Di paruh kedua, Fiorentina berulang kali mencoba mencari celah di lini belakang Napoli demi bisa mencetak gol penyama kedudukan. Namun, meski Montella sudah memasukkan Rossi, yang sempat absen sejak awal 2014 akibat cedera lutut, dan pasukan Rafael Benitez bermain dengan sepuluh orang sejak Inler mendapat kartu kuning kedua di menit 79, Fiorentina tetap kesulitan.
Di masa injury time, gawang Fiorentina justru kembali bergetar. Mertens, yang masuk menggantikan Hamsik sejak menit 64, menyambar operan terukur Jose Callejon dan memastikan Napoli menang 3-1.
Napoli pun merengkuh trofi Coppa Italia mereka yang ke-5 (1962, 1976, 1987, 2012, 2014) dan memaksa Fiorentina meneruskan puasa gelarnya yang sudah berlangsung sejak 2001 silam.
Fiorentina (4-3-3): Neto; Pasqual (M Fernandez 56, kuning 65), Savic, Rodriguez, Tomovic (kuning 47); Valero (kuning 9), Pizarro, Aquilani (Matri 83); Vargas, Ilicic (kuning 40), Joaquin (Rossi 72).
Napoli (4-2-3-1): Reina (kuning 81); Ghoulam, Albiol (kuning 36), F Fernandez, Henrique; Jorginho, Inler (kuning 49, merah 79); Insigne (kuning 76) (Behrami 81), Hamsik (Mertens 64), Callejon; Higuain (Pandev 71)
Statistik Fiorentina - Napoli
Shots: 9 - 13
Shots on goal: 2 - 6
Penguasaan bola: 60% - 40%
Pelanggaran: 13 - 16
Corner: 3 - 3
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 4 - 4
Kartu merah: 0 - 1. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





