Review: Pesta Pora Serigala Roma di Kandang Inter
Editor Bolanet | 6 Oktober 2013 04:20
Rudi Garcia bertekad mempertahankan posisi teratas klasemen dengan memmbawa pasukan terbaiknya saat menghadapi Inter. Satu-satunya penggawa reguler yang absen adalah bek kanan Maicon, yang tempatnya diambil alih oleh Vassilis Torosidis.
Sementara di kubu Inter, Walter Mazzarri tidak memasukkan Hugo Campagnaro dan Jonathan dalam skuat. Posisi keduanya digantikan oleh Rolando dan Alvaro Pereira.
Tim tamu memulai inisiatif serangan terlebih dahulu melalui tendangan yang dilepaskan Torosidis dan Gervinho, namun keduanya masih belum mampu mengoyak gawang Samir Handanovic.
Inter balas menyerang melalui serangkaian percobaan yang dilakukan oleh Fredy Guarin, Esteban Cambiasso, dan Saphir Taider. Semuanya masih gagal mengubah skor.
Justru di menit ke 18 Giallorossi mampu unggul terlebih dahulu. Mendapatkan sodoran bola dari Gervinho, Il Capitano Francesco Totti tanpa ampun melepaskan tendangan keras dari mulut kotak penalti yang menusuk pojok kanan gawang Inter
Nerazzurri berusaha bangkit usai kebobolan, peluang terbaik mereka dapatkan saat tendangan spekulasi Guarin hanya menerpa tiang kanan gawang Morgan De Sanctis di menit ke 25.
Bukannya menyamakan kedudukan, Inter malah makin tertinggal saat mereka dijatuhi penalti akibat pelanggaran keras Alvaro Pereira terhadap Gervinho di kotak terlarang. Totti yang maju sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya untuk membawa timnya unggul 2-0 di menit ke 40.
Belum usai keterkejutan Inter, empat menit kemudian Il Lupi mencetak gol ketiga mereka. Melalui skema serangan balik, umpan terobosan Kevin Strootman dituntaskan oleh Alessandro Florenzi dengan tembakan first time menyusur tanah yang berhasil memperdayai Handanovic.
Memulai babak kedua dengan defisit tiga gol, La Beneamata mencoba tampil lebih menyerang dengan memasukkan Mauro Icardi menggantikan Pereira.
Hasilnya Inter berhasil mendominasi permainan di babak kedua dan mampu mengurung pertahanan tim tamu. Namun faktor lemahnya penyelesaian akhir serta disiplinnya lini belakang Roma membuat Inter tak kunjung mampu mencetak gol.
Kesulitan masuk kotak penalti, Inter mencoba peruntungan melalui tembakan-tembakan dari jarak jauh. Tak kurang upaya dari Taider, Ricky Alvarez, Rodrigo Palacio, dan Diego Milito telah dikerahkan untuk menggedor gawang De Sanctis dari luar kotak penalti, tapi semuanya tak membuahkan hasil.
Roma justru mendapat peluang emas melalui Gervinho di pertengahan babak kedua, namun tendangannya hanya mengarah tepat ke pelukan Handanovic.
Tim tamu harus bermain dengan 10 pemain setelah Federico Balzaretti diusir wasit di menit ke 79 akibat pelanggaran keras terhadap Alvarez. Sejak itu Roma fokus memperkuat pertahanan, salah satunya dengan memasukkan defender tambahan, Dodo untuk menggantikan Totti.
Hingga pertandingan berakhir, Inter tetap tak mampu menembus pertahanan rapat yang digalang Leandro Castan dan kawan-kawan. Hasil 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memantapkan posisi Roma di puncak klasemen sementara.
Selain itu, hasil tersebut juga menjadi rekor kemenangan away terbesar Roma yang diraih atas tim asal kota Milan. Giallorossi semakin mengokohkan reputasi mereka sebagai salah satu kandidat kuat Scudetto musim ini.
Kemenangan tersebut mengokohkan Roma di puncak klasemen sementara dengan koleksi poin sempurna 21 dari tujuh laga, sementara Inter tertahan di peringkat ketujuh dengan 14 poin.
Susunan Pemain
: Handanovic; Rolando, Ranocchia, Juan Jesus, Nagatomo, Guarin (Milito '70), Cambiasso, Taider (Kovacic '57), Pereira (Icardi '46), Alvarez, Palacio
AS Roma: De Sanctis, Castán, Benatia, Balzaretti, Torosidis, De Rossi, Strootman, Pjanic (Taddei '57), Totti (Dodo '81), Florenzi (Marquinho '76), Gervinho.
Statistik Internazionale vs AS Roma (via WhoScored)
Shots: 18 - 9
Shots on goal: 3 - 5
Penguasaan bola: 59% - 41%
Pelanggaran: 15 - 22
Corner: 10 - 2
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 2 - 7 [initial]
Highlights Serie A: Internazionale 0-3 AS Roma
(bola/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





