Review: Roma Kembali Tertahan di Bergamo
Editor Bolanet | 1 Desember 2013 23:02
- AS Roma masih belum bisa mengukir kemenangan. Bertandang ke markas Atalanta, Giallorossi harus puas dengan hasil seri 1-1 (1/12).
Atalanta unggul terlebih dahulu berkat gol dari Davide Brivio (58'). Roma yang hampir saja kalah baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke 90 melalui gol Kevin Strootman.
Di babak pertama, Roma tampaknya belum bisa melepas penampilan buruknya. Setelah menang di 10 laga beruntun sejak giornata pembuka, mereka hanya sanggup meraih tiga hasil seri. Dan kini, meski menguasai jalannya pertandingan, mereka belum bisa mencetak gol.
, Kevin Strootman, dan sempat mendapat peluang untuk mencetak gol. Tetapi usaha mereka belum mampu membuat timnya unggul. Sebaliknya, Atalanta bukan tanpa peluang. Di menit ke 27, sebuah tendangan bebas dari Franco Brienza mampu mengancam gawang tim tamu. Sayang, Mehdi Benatia mampu menyelamatkannya.
Melihat apa yang ditampilkan Roma, awan kelam kemungkinan masih akan menjadi momok bagi mereka. Tampil dominan, namun masih belum mampu membobol gawang Atalanta. Hingga turun minum, kedudukan tanpa gol masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Belum ada pergantian pemain yang dilakukan kedua tim. Tampaknya masing-masing pelatih masih percaya kemampuan skuatnya.
Dan di menit ke 49, Daniele De Rossi hampir saja menjebol gawang tuan rumah. Tendangan kencangnya dari luar kotak penalti masih melenceng ke sis kiri gawang.
Namun peluang Roma tersebut dibalas dengan sebuah gol oleh Atalanta. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan Benatia kepada German Denis, wasit langsung menghadiahkan free kick yang tak jauh dari kotak penalti. Brivio yang menjadi eksekutor sukses membobol gawang De Sanctis.
Tertinggal satu gol membuat Roma kalang kabut. Berbagai usaha mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan. Namun, tuan rumah justru tampil stabil mempertahankan keunggulan mereka. Sampai pada 10 menit terakhir waktu normal, Atalanta masih memimpin.
Namun kemenangan tuan rumah harus tertunda. Tepat di menit ke 90, Strootman berhasil menyamakan kedudukan. Mendapat umpan dari Adem Ljajic, pemain asal tersebut meneruskannya dengan tendangan dari jarak dekat dan menjebol gawang Atalanta. Dan akhirnya, hingga tambahan waktu diberikan, tidak ada perubahan terjadi. Pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat sampai peluit panjang dibunyikan.
Susunan line-up kedua tim:
Atalanta (4-4-1-1): Consigli; Scaloni (Lucchini 75'), Cazzola, Canini, Del Grosso (Bonaventura 30'); Brienza (Kone 65'), Carmona, Cigarini, Brivio; Moralez; Denis.
AS Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Dodo; Bradley, De Rossi (Ljajic 57'), Strootman; Florenzi (Ricci 87'), Gervinho, Marquinho (Pjanic 62'). (bola/gag)
Atalanta unggul terlebih dahulu berkat gol dari Davide Brivio (58'). Roma yang hampir saja kalah baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke 90 melalui gol Kevin Strootman.
Di babak pertama, Roma tampaknya belum bisa melepas penampilan buruknya. Setelah menang di 10 laga beruntun sejak giornata pembuka, mereka hanya sanggup meraih tiga hasil seri. Dan kini, meski menguasai jalannya pertandingan, mereka belum bisa mencetak gol.
, Kevin Strootman, dan sempat mendapat peluang untuk mencetak gol. Tetapi usaha mereka belum mampu membuat timnya unggul. Sebaliknya, Atalanta bukan tanpa peluang. Di menit ke 27, sebuah tendangan bebas dari Franco Brienza mampu mengancam gawang tim tamu. Sayang, Mehdi Benatia mampu menyelamatkannya.
Melihat apa yang ditampilkan Roma, awan kelam kemungkinan masih akan menjadi momok bagi mereka. Tampil dominan, namun masih belum mampu membobol gawang Atalanta. Hingga turun minum, kedudukan tanpa gol masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Belum ada pergantian pemain yang dilakukan kedua tim. Tampaknya masing-masing pelatih masih percaya kemampuan skuatnya.
Dan di menit ke 49, Daniele De Rossi hampir saja menjebol gawang tuan rumah. Tendangan kencangnya dari luar kotak penalti masih melenceng ke sis kiri gawang.
Namun peluang Roma tersebut dibalas dengan sebuah gol oleh Atalanta. Berawal dari pelanggaran yang dilakukan Benatia kepada German Denis, wasit langsung menghadiahkan free kick yang tak jauh dari kotak penalti. Brivio yang menjadi eksekutor sukses membobol gawang De Sanctis.
Tertinggal satu gol membuat Roma kalang kabut. Berbagai usaha mereka lakukan demi mengejar ketertinggalan. Namun, tuan rumah justru tampil stabil mempertahankan keunggulan mereka. Sampai pada 10 menit terakhir waktu normal, Atalanta masih memimpin.
Namun kemenangan tuan rumah harus tertunda. Tepat di menit ke 90, Strootman berhasil menyamakan kedudukan. Mendapat umpan dari Adem Ljajic, pemain asal tersebut meneruskannya dengan tendangan dari jarak dekat dan menjebol gawang Atalanta. Dan akhirnya, hingga tambahan waktu diberikan, tidak ada perubahan terjadi. Pertandingan pun berakhir dengan skor sama kuat sampai peluit panjang dibunyikan.
Susunan line-up kedua tim:
Atalanta (4-4-1-1): Consigli; Scaloni (Lucchini 75'), Cazzola, Canini, Del Grosso (Bonaventura 30'); Brienza (Kone 65'), Carmona, Cigarini, Brivio; Moralez; Denis.
AS Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan, Dodo; Bradley, De Rossi (Ljajic 57'), Strootman; Florenzi (Ricci 87'), Gervinho, Marquinho (Pjanic 62'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Takkan Ambil Risiko dengan Kenan Yildiz
Liga Italia 15 April 2026, 16:45
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 12 April 2026, 08:29
-
Man of the Match Atalanta vs Juventus: Michele Di Gregorio
Liga Italia 12 April 2026, 04:06
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00













