Review: Roma Menang Telak Atas Inter
Editor Bolanet | 1 Desember 2014 04:44
- AS Roma berhasil mengemas tiga poin setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 4-2 di stadion Olimpico dalam giornata 13 Serie A, Senin (01/12) dini hari WIB.
Pesta gol Roma masing-masing dipersembahkan oleh , Jose Holebas dan dua gol dari Miralem Pjanic. Sementara itu Inter cuma mampu mencetak gol lewat Andrea Ranocchia dan Pablo Osvaldo.
Roma sudah mengambil inisiatif menyerang sejak pertandingan dimulai. Mereka ingin memanfaatkan laga kandang ini dengan sebaik-baiknya.
Pertandingan baru berjalan tiga menit Roma sudah mengancam gawang Inter. Sepakan keras Francesco Totti hanya mengarah ke samping gawang Samir Handanovic.
Setelah berulang kali menekan, Roma akhirnya berhasil menjebol gawang Inter di menit ke 21 lewat usaha Gervinho. Berawal dari kerja sama dan Adam Ljajic dari sayap kanan, Ljajic kemudian mengirim umpan silang ke depan gawang dan langsung diselesaikan Gevinho.
Unggul satu gol tak membuat Roma puas. Mereka masih tetap konsisten melancarkan serangan demi serangan. Bahkan Gervinho kembali merobek gawang Nerazzuri di menit ke 35 namun wasit menyatakan pemain asal Pantai Gading itu sudah terlebih dahulu dalam keadaan offside.
Meski hanya bisa bermain bertahan, Inter akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 36. Bola hasil tandukan Andrea Ranocchia bersarang di gawang Morgan de Sanctis setelah memanfaatkan sepak pojok Zdravko Kuzmanovic.
Selepas itu baik Roma dan Inter sama-sama saling jual beli serangan namun kedua tim tak ada yang berhasil menambah gol. Skor imbang 1-1 masih tetap bertahan hingga turun minum.
Keluar dari kamar ganti, pelatih Rudi Garcia masih tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap menyerang. Hasilnya Roma kembali membobol gawang Inter saat babak kedua baru berjalan dua menit. Jose Holebas melakukan solo run kemudian berhasil mengecoh Ranocchia dan Juan Jesus sebelum sepakan kerasnya menaklukkan Handanovic.
Tiga belas menit berselang Inter kembali berhasil menyamakan kedudukan. Kali ini mantan pemain Roma Pablo Osvaldo yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke 57.
Namun tak membutuhkan waktu lama bagi Roma untuk kembali memimpin. Miralem Pjanic mencetak gol pada menit ke 60 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Inter.
Sepuluh menit jelang pertandingan usai, Roma sudah mulai mengendurkan serangan. Situasi ini dimanfaatkan Inter untuk keluar menyerang. Meski begitu justru Roma yang berhasil menambah gol. Pjanic kembali merobek gawang Inter di masa injury time dan menutup laga dengan skor 4-2 untuk keunggulan Roma.
Kemenangan ini tetap membuat Roma kokoh di posisi dua klasemen Serie A dengan torehan 31 poin dari 13 laga. Sedangkan hasil ini merupakan kekalahan pertama Inter di era kepelatihan Roberto Mancini dan mereka terbenam di posisi 11 dengan koleksi 17 poin.
Statistik AS Roma - Inter Milan:
Pesta gol Roma masing-masing dipersembahkan oleh , Jose Holebas dan dua gol dari Miralem Pjanic. Sementara itu Inter cuma mampu mencetak gol lewat Andrea Ranocchia dan Pablo Osvaldo.
Roma sudah mengambil inisiatif menyerang sejak pertandingan dimulai. Mereka ingin memanfaatkan laga kandang ini dengan sebaik-baiknya.
Pertandingan baru berjalan tiga menit Roma sudah mengancam gawang Inter. Sepakan keras Francesco Totti hanya mengarah ke samping gawang Samir Handanovic.
Setelah berulang kali menekan, Roma akhirnya berhasil menjebol gawang Inter di menit ke 21 lewat usaha Gervinho. Berawal dari kerja sama dan Adam Ljajic dari sayap kanan, Ljajic kemudian mengirim umpan silang ke depan gawang dan langsung diselesaikan Gevinho.
Unggul satu gol tak membuat Roma puas. Mereka masih tetap konsisten melancarkan serangan demi serangan. Bahkan Gervinho kembali merobek gawang Nerazzuri di menit ke 35 namun wasit menyatakan pemain asal Pantai Gading itu sudah terlebih dahulu dalam keadaan offside.
Meski hanya bisa bermain bertahan, Inter akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 36. Bola hasil tandukan Andrea Ranocchia bersarang di gawang Morgan de Sanctis setelah memanfaatkan sepak pojok Zdravko Kuzmanovic.
Selepas itu baik Roma dan Inter sama-sama saling jual beli serangan namun kedua tim tak ada yang berhasil menambah gol. Skor imbang 1-1 masih tetap bertahan hingga turun minum.
Keluar dari kamar ganti, pelatih Rudi Garcia masih tetap menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap menyerang. Hasilnya Roma kembali membobol gawang Inter saat babak kedua baru berjalan dua menit. Jose Holebas melakukan solo run kemudian berhasil mengecoh Ranocchia dan Juan Jesus sebelum sepakan kerasnya menaklukkan Handanovic.
Tiga belas menit berselang Inter kembali berhasil menyamakan kedudukan. Kali ini mantan pemain Roma Pablo Osvaldo yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke 57.
Namun tak membutuhkan waktu lama bagi Roma untuk kembali memimpin. Miralem Pjanic mencetak gol pada menit ke 60 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Inter.
Sepuluh menit jelang pertandingan usai, Roma sudah mulai mengendurkan serangan. Situasi ini dimanfaatkan Inter untuk keluar menyerang. Meski begitu justru Roma yang berhasil menambah gol. Pjanic kembali merobek gawang Inter di masa injury time dan menutup laga dengan skor 4-2 untuk keunggulan Roma.
Kemenangan ini tetap membuat Roma kokoh di posisi dua klasemen Serie A dengan torehan 31 poin dari 13 laga. Sedangkan hasil ini merupakan kekalahan pertama Inter di era kepelatihan Roberto Mancini dan mereka terbenam di posisi 11 dengan koleksi 17 poin.
Statistik AS Roma - Inter Milan:
Penguasaan bola: 52% - 48%
Shot (on goal): 18 (6) - 10 (4)
Corner: 7 - 14
Pelanggaran: 11 - 14
Kartu kuning: 1 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Manolas, Astori, Holebas; Pjanic, Keita (De Rossi 64'), Nainggolan; Gervinho, Totti (Iturbe 85'), Ljajic (Florenzi 63').
Inter (4-3-1-2): Handanovic; Campagnaro, Ranocchia, Juan Jesus, Dodo (Icardi 82'); M'Vila (Kovacic 67'), Medel (Obi 82'), Kuzmanovic; Guarin; Palacio, Osvaldo. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






