Review: Salah Bikin Inter Gigit Jari
Editor Bolanet | 2 Maret 2015 02:16
- Inter Milan dipaksa bertekuk lutut di Giuseppe Meazza dengan skor 0-1 saat menjamu di giornata 25 Serie A, Senin (02/03).
Inter bisa dibilang tak beruntung di laga ini. Walau unggul dalam penguasaan bola, plus mendapat banyak peluang, terutama di babak kedua, namun mereka tak berhasil mencetak gol sama sekali. Kebanyakan, peluang mereka digagalkan oleh aksi impresif , kiper La Viola. Sementara itu, satu-satunya gol di laga tersebut diciptakan oleh Mohamed Salah, memanfaatkan kesalahan Samir Handanovic dalam mengantisipasi crossing lawan.
Inter langsung menguasai jalannya laga di menit-menit awal. Mereka bermain dengan tempo cukup cepat dan langsung berupaya menusuk pertahanan Fiorentina.
Akan tetapi, sang tamu yang diasuh oleh Vincenzo Montella tak mudah untuk ditekan. Mereka bisa memberikan perlawanan alot dan bahkan cukup sering menggedor lini belakang Inter. Bahkan, Samir Handanovic dipaksa beberapa kali membuat penyelamatan dalam 17 menit awal jalannya laga.
Inter sempat mendapat peluang emas pada menit ke-34. Sepakan keras Guarin dari jarak sekitar 20 meter tak bisa dijangkau oleh Neto. Sayang, bola hanya membentur tiang gawang.
Babak pertama pun akhirnya berakhir imbang tanpa ada satu golpun yang tercipta.
Inter langsung tampil menggebrak di babak kedua. Mereka langsung berupaya mengancam gawang Neto. Namun, serangan mereka tak cukup tajam untuk bisa membobol gawang kiper asal Brasil tersebut.
Alih-alih mencetak gol, pasukan Roberto Mancini justru kebobolan pada menit ke-55. Umpan silang dari sisi kanan pertahanan Inter gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Handanovic. Bola terlepas dari tangkapannya dan bergulir ke arah Salah. Pemain asal Mesir itu tanpa kesulitan akhirnya bisa menendang bola ke gawang yang tak terkawal. Skor 0-1 untuk keunggulan sang tamu.
Gol itu membuat pasukan Mancini tersengat. Serangan mereka mulai menjadi lebih tajam dan beberapa kali mengancam gawang Neto. Contohnya seperti yang didapat Icardi pada menit ke-72. Ia mendapat ruang tembak luas di dalam kotak penalti setelah mendapat umpan dari Xherdan Shaqiri. Sayang, sepakan pemain Argentina itu melebar saja.
Di menit ke-79, peluang kembali didapat Inter. Kali ini melalui Nemanja Vidic. Bek asal Serbia itu mendapat umpan sepak pojok dari Shaqiri. Namun, bola hanya meleset tipis ke samping gawang. Lalu, di menit ke-84, giliran Rodrigo Palacio yang mendapat kesempatan membobol gawang La Viola. Setelah berhasil melewati Savic, ia tinggal berhadapan dengan Neto. Walau dalam posisi kurang sempurna, ia melepas tembakan yang mudah diantisipasi kiper lawan. Padahal, Mauro Icardi dalam posisi yang lebih baik untuk mencetak gol.
Palacio kembali mendapat peluang emas pada menit 92. Namun, lagi-lagi peluangnya digagalkan oleh Neto. Kiper 25 tahun itu pantas mendapat predikat Man of the Match berkat aksi-aksinya di laga ini.
Hingga berakhirnya waktu tambahan selama enam menit yang diberikan wasit, Inter tak kunjung bisa mencetak gol balasan. Fiorentina pun akhirnya melenggang pulang dengan kemenangan 0-1 di laga ini.
Kemenangan tersebut membuat Fiorentina meraup 42 poin. Namun, mereka tetap tertahan di peringkat lima klasemen. Sementara itu, Inter sendiri juga tetap berada di peringkat delapan dengan poin 35.
Inter bisa dibilang tak beruntung di laga ini. Walau unggul dalam penguasaan bola, plus mendapat banyak peluang, terutama di babak kedua, namun mereka tak berhasil mencetak gol sama sekali. Kebanyakan, peluang mereka digagalkan oleh aksi impresif , kiper La Viola. Sementara itu, satu-satunya gol di laga tersebut diciptakan oleh Mohamed Salah, memanfaatkan kesalahan Samir Handanovic dalam mengantisipasi crossing lawan.
Inter langsung menguasai jalannya laga di menit-menit awal. Mereka bermain dengan tempo cukup cepat dan langsung berupaya menusuk pertahanan Fiorentina.
Akan tetapi, sang tamu yang diasuh oleh Vincenzo Montella tak mudah untuk ditekan. Mereka bisa memberikan perlawanan alot dan bahkan cukup sering menggedor lini belakang Inter. Bahkan, Samir Handanovic dipaksa beberapa kali membuat penyelamatan dalam 17 menit awal jalannya laga.
Inter sempat mendapat peluang emas pada menit ke-34. Sepakan keras Guarin dari jarak sekitar 20 meter tak bisa dijangkau oleh Neto. Sayang, bola hanya membentur tiang gawang.
Babak pertama pun akhirnya berakhir imbang tanpa ada satu golpun yang tercipta.
Inter langsung tampil menggebrak di babak kedua. Mereka langsung berupaya mengancam gawang Neto. Namun, serangan mereka tak cukup tajam untuk bisa membobol gawang kiper asal Brasil tersebut.
Alih-alih mencetak gol, pasukan Roberto Mancini justru kebobolan pada menit ke-55. Umpan silang dari sisi kanan pertahanan Inter gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Handanovic. Bola terlepas dari tangkapannya dan bergulir ke arah Salah. Pemain asal Mesir itu tanpa kesulitan akhirnya bisa menendang bola ke gawang yang tak terkawal. Skor 0-1 untuk keunggulan sang tamu.
Gol itu membuat pasukan Mancini tersengat. Serangan mereka mulai menjadi lebih tajam dan beberapa kali mengancam gawang Neto. Contohnya seperti yang didapat Icardi pada menit ke-72. Ia mendapat ruang tembak luas di dalam kotak penalti setelah mendapat umpan dari Xherdan Shaqiri. Sayang, sepakan pemain Argentina itu melebar saja.
Di menit ke-79, peluang kembali didapat Inter. Kali ini melalui Nemanja Vidic. Bek asal Serbia itu mendapat umpan sepak pojok dari Shaqiri. Namun, bola hanya meleset tipis ke samping gawang. Lalu, di menit ke-84, giliran Rodrigo Palacio yang mendapat kesempatan membobol gawang La Viola. Setelah berhasil melewati Savic, ia tinggal berhadapan dengan Neto. Walau dalam posisi kurang sempurna, ia melepas tembakan yang mudah diantisipasi kiper lawan. Padahal, Mauro Icardi dalam posisi yang lebih baik untuk mencetak gol.
Palacio kembali mendapat peluang emas pada menit 92. Namun, lagi-lagi peluangnya digagalkan oleh Neto. Kiper 25 tahun itu pantas mendapat predikat Man of the Match berkat aksi-aksinya di laga ini.
Hingga berakhirnya waktu tambahan selama enam menit yang diberikan wasit, Inter tak kunjung bisa mencetak gol balasan. Fiorentina pun akhirnya melenggang pulang dengan kemenangan 0-1 di laga ini.
Kemenangan tersebut membuat Fiorentina meraup 42 poin. Namun, mereka tetap tertahan di peringkat lima klasemen. Sementara itu, Inter sendiri juga tetap berada di peringkat delapan dengan poin 35.
Susunan Pemain:
Inter Milan (4-3-1-2): Handanovic; Campagnaro, Vidic, Juan Jesus, Santon (D'Ambrosio 78'); Brozovic, Medel, Guarin; Kovacic (Palacio 73'), Podolski (Shaqiri 66'), Icardi.
Fiorentina (4-3-3): Neto; Tomovic, Savic, Rodriguez, Pasqual; Kurtic, Badelj, Aquilani (Vargas 81'); Diamanti (Joaquin 72'), Babacar (Salah 43'), Ilicic.
Statistik Pertandingan Inter Milan - Fiorentina:
Penguasaan bola: 60% - 40%
Shots (on goal): 12 (5) - 8 (4)
Corner: 5 - 1
Pelanggaran: 15 - 12
Offside: 4 - 3
Kartu kuning: 3 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Sebelum Gabung Juventus, Nick Woltemade Hampir Gabung Barcelona?
Liga Italia 3 September 2026, 22:02
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Lautaro Martinez Benarkan Minat Barcelona, tetapi Ia Bertahan di Inter Milan
Liga Italia 3 September 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
Liga Italia 5 September 2026, 13:44
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

