Review: Seri Lawan Milan, Roma Gagal Perpendek Jarak
Editor Bolanet | 17 Desember 2013 04:45
- Bertandang ke San Siro untuk menantang AC Milan, AS Roma membawa pulang satu poin setelah hanya bermain imbang dengan skor 2-2 (17/12).
Kedua gol Roma dicetak oleh Mattia Destro (13') dan Kevin Strootman (51'). Sedangkan Milan membalas melalui Cristian Zapata (29') dan satu gol lagi sumbangan Sulley Muntari (77').
Bagi Roma, ada catatan menarik dalam pertandingan ini. Yaitu mereka baru pertama kalinya kebobolan lebih dari satu gol sepanjang musim ini.
Roma datang ke Milan dengan misi memperpendek selisih poin dengan sang capolista, . Dan demi target tersebut, hanya kemenangan yang diincar Giallorossi atas Rossoneri.
Dan usaha tersebut berjalan mulus di awal laga. Tampil langsung menggebrak, Roma berhasil unggul terlebih dulu melalui gol yang dicetak Destro di menit ke 13. Mendapatkan umpan matang dari Strootman, Destro berhasil menceploskan bola ke gawang tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Milan mencoba bangkit. Mereka menyusun serangan demi mengejar ketertinggalan. Dan akhirnya usaha tersebut berhasil ketika laga memasuki menit ke 29. Zapata yang berdiri pada posisi menguntungkan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Dengan kedudukan 1-1, jalannya pertandingan semakin menarik. Milan yang tak mau malu di depan publiknya sendiri tampil menyerang. Tantangan itu pun dijawab Roma dengan permainan terbuka. Beberapa peluang sempat diciptakan oleh kedua tim. Namun hingga turun minum, kedudukan sama kuat tak berubah.
Memasuki babak kedua, Milan langsung melakukan pergantian pemain di posisi kiper. Christian Abbiati yang mengalami cedera ditarik keluar dan digantikan Gabriel. Dengan komposisi ini mereka kembali yakin bisa memberikan yang terbaik bagi suporternya.
Namun, alih-alih mencetak gol, Milan justru mengalami nasib sial. Gabriel melakukan pelanggaran di kotak penalti kepada Gervinho. Wasit pun menunjuk titik putih. Strootman yang menjadi algojo tak mau menyia-nyiakan penalti tersebut dan membawa Roma unggul.
Tertinggal satu gol membuat Rossoneri semakin giat menyerang. Namun, pertahanan Roma cukup disiplin pada pertandingan ini dan membuat tuan rumah tak mampu mencuri gol mesti menguasai jalannya pertandingan.
Di sisi lain, Roma mulai mengendurkan serangan dan mengandalkan counter attack. Permainan tersebut cukup membuat Milan kesulitan memburu ketertinggalan. Di satu sisi mereka harus mencetak gol, di sisi lain mereka juga harus mampu menahan serangan balik cepat Giallorossi.
Berkat usaha yang tak pernah menyerah, Milan akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui gol dari Muntari. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti tak dapat dihalau oleh De Sanctis. Kedudukan kembali imbang 2-2.
Berhasil menyamakan kedudukan, Milan semakin yakin menjalani laga. Mereka menguasai penuh permainan dengan mengurung Roma. Tim tamu tampak terdesak dengan kondisi ini. Keinginan untuk keluar dari tekanan selalu gagal di kaki para pemain tuan rumah. Bahkan, memasuki 10 menit terakhir, Rossoneri kerap mengancam gawang tim tamu. Mario Balotelli juga melewatkan kesempatan emas. Berhadapan dengan kiper, tendangan Balo hanya melebar ke sisi kiri gawang Milan.
Dan hingga peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan berakhir tak ada lagi gol tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor sama kuat, 2-2.
Susunan line-up kedua tim:
AC Milan (4-3-2-1): Abbiati (Gabriel 45'); Emanuelson, Bonera, Zapata, Sciglio; De Jong, Muntari, Poli; Kaka, Montolivo; Balotelli.
AS Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan (Burdisso 45'), Dodo; Bradley, De Rossi, Strootman; Destro (Totti 64'), Ljajic (Florenzi 77'), Gervinho. (bola/gag)
Kedua gol Roma dicetak oleh Mattia Destro (13') dan Kevin Strootman (51'). Sedangkan Milan membalas melalui Cristian Zapata (29') dan satu gol lagi sumbangan Sulley Muntari (77').
Bagi Roma, ada catatan menarik dalam pertandingan ini. Yaitu mereka baru pertama kalinya kebobolan lebih dari satu gol sepanjang musim ini.
Roma datang ke Milan dengan misi memperpendek selisih poin dengan sang capolista, . Dan demi target tersebut, hanya kemenangan yang diincar Giallorossi atas Rossoneri.
Dan usaha tersebut berjalan mulus di awal laga. Tampil langsung menggebrak, Roma berhasil unggul terlebih dulu melalui gol yang dicetak Destro di menit ke 13. Mendapatkan umpan matang dari Strootman, Destro berhasil menceploskan bola ke gawang tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Milan mencoba bangkit. Mereka menyusun serangan demi mengejar ketertinggalan. Dan akhirnya usaha tersebut berhasil ketika laga memasuki menit ke 29. Zapata yang berdiri pada posisi menguntungkan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Dengan kedudukan 1-1, jalannya pertandingan semakin menarik. Milan yang tak mau malu di depan publiknya sendiri tampil menyerang. Tantangan itu pun dijawab Roma dengan permainan terbuka. Beberapa peluang sempat diciptakan oleh kedua tim. Namun hingga turun minum, kedudukan sama kuat tak berubah.
Memasuki babak kedua, Milan langsung melakukan pergantian pemain di posisi kiper. Christian Abbiati yang mengalami cedera ditarik keluar dan digantikan Gabriel. Dengan komposisi ini mereka kembali yakin bisa memberikan yang terbaik bagi suporternya.
Namun, alih-alih mencetak gol, Milan justru mengalami nasib sial. Gabriel melakukan pelanggaran di kotak penalti kepada Gervinho. Wasit pun menunjuk titik putih. Strootman yang menjadi algojo tak mau menyia-nyiakan penalti tersebut dan membawa Roma unggul.
Tertinggal satu gol membuat Rossoneri semakin giat menyerang. Namun, pertahanan Roma cukup disiplin pada pertandingan ini dan membuat tuan rumah tak mampu mencuri gol mesti menguasai jalannya pertandingan.
Di sisi lain, Roma mulai mengendurkan serangan dan mengandalkan counter attack. Permainan tersebut cukup membuat Milan kesulitan memburu ketertinggalan. Di satu sisi mereka harus mencetak gol, di sisi lain mereka juga harus mampu menahan serangan balik cepat Giallorossi.
Berkat usaha yang tak pernah menyerah, Milan akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui gol dari Muntari. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti tak dapat dihalau oleh De Sanctis. Kedudukan kembali imbang 2-2.
Berhasil menyamakan kedudukan, Milan semakin yakin menjalani laga. Mereka menguasai penuh permainan dengan mengurung Roma. Tim tamu tampak terdesak dengan kondisi ini. Keinginan untuk keluar dari tekanan selalu gagal di kaki para pemain tuan rumah. Bahkan, memasuki 10 menit terakhir, Rossoneri kerap mengancam gawang tim tamu. Mario Balotelli juga melewatkan kesempatan emas. Berhadapan dengan kiper, tendangan Balo hanya melebar ke sisi kiri gawang Milan.
Dan hingga peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan berakhir tak ada lagi gol tercipta. Pertandingan berakhir dengan skor sama kuat, 2-2.
Susunan line-up kedua tim:
AC Milan (4-3-2-1): Abbiati (Gabriel 45'); Emanuelson, Bonera, Zapata, Sciglio; De Jong, Muntari, Poli; Kaka, Montolivo; Balotelli.
AS Roma (4-3-3): De Sanctis; Maicon, Benatia, Castan (Burdisso 45'), Dodo; Bradley, De Rossi, Strootman; Destro (Totti 64'), Ljajic (Florenzi 77'), Gervinho. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




