Review: Tundukkan Lazio, Napoli Dekati Roma
Editor Bolanet | 3 Desember 2013 05:03
- berhasil memperpendek jarak dengan AS Roma setelah menggebuk tuan rumah Lazio dengan skor 4-2 (3/12).
Gol kemenangan Napoli diciptakan oleh Gonzalo Higuain (24', 72'), Goran Pandev (50') dan Jose Callejon (90+1'). Lazio hanya mampu membalas satu gol berkat gol bunuh diri Valon Behrami (26', ) dan Balde Diao Keita (88').
Dengan hasil tersebut, kini Napoli hanya terpaut tiga angka dari peringkat kedua, Roma. Mereka kini mengumpulkan 31 poin sedangkan Roma 34.
Napoli datang ke Olimpico Roma dengan misi membawa pulang tiga angka. Hal tersebut ditunjukkan dengan gaya permainan terbuka yang diusung Partenopei di awal-awal laga. Permainan menyerang itu ternyata tak membuat tuan rumah mundur. Mereka justru meladeni tamunya dengan serangan silih berganti.
Beruntung bagi Napoli, penantian mereka tak perlu memakan waktu yang lama. Di menit ke 24, Higuain sukses membawa timnya unggul. Berawal dari duel lini tengah, Inler berhasil melepaskan umpan dan langsung diselesaikan oleh mantan pemain Real Madrid tersebut.
Namun ternyata, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Dua menit berselang, Lazio menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Satu gol didapat Biancoceleste setelah Behrami melakukan gol bunuh diri. Berniat menjauhkan bola, umpan silang Candreva justru dibelokkan oleh Behrami menuju gawangnya sendiri.
Dengan skor sama kuat, jalannya pertandingan semakin menarik. Namun hingga babak pertama berakhir, tak ada tambahan gol tercipta.
Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung melancarkan serangan. Hernanes nyaris saja membuat Lazio unggul. Sayang sepakan melengkungnya masih melebar.
Tak mau kalah, Napoli balas menyerang Lazio. Kali ini, Partenopei lebih beruntung. Di menit ke 50, Pandev sukses menjebol gawang . Dengan sedikit memutar badan, tendangannya tak meluncur membobol gawang tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Lazio meningkatkan intensitas serangan. Namun pemain Napoli bermain disiplin dan tak membiarkan tuan rumah mendekati garis pertahanan. Alih-alih menyamakan kedudukan, tuan rumah justru kembali kebobolan. Lagi-lagi Pandev menjadi aktor dalam terjadinya gol ini. Ia melepaskan umpan terobosan yang tak mampu dibendung Cana dan diselesaikan oleh Higuain.
Unggul dua gol, Napoli mulai fokus mempertahankan keunggulan. Serangan mereka mulai mengendur. Sebaliknya, Lazio yang tau mau malu di depan publiknya sendiri semakin garang melakukan serangan. Akhirnya, usaha mereka menemui titik terang. Di menit ke 88, Keita berhasil membobol gawang Napoli. Sayang, keceriaan tersebut tak bertahan lama. Di masa injury time, Callejon berhasil mencetak gol dan menggenapkan keunggulan timnya menjadi empat gol.
Keadaan tersebut berlanjut hingga masa injury time. Dan sampai peluit panjang dibunyikan, kedudukan tak berubah. Lazio harus menelan kekalahan atas tamunya 2-4.
Susunan line-up kedua tim:
Lazio (4-1-4-1): Marchetti; Radu, Cana, Ciani, Konko; Biglia (Onazi 82');Candreva, Gonzalez (Floccari 62'), Hernanes, Lulic (Keita 70'); Perea.
Napoli (4-2-3-1): Reina; Armero, Britos, Albiol, Maggio; Inler, Behrami; Insigne, Pandev (Dzemaili 74'), Callejon (Bariti 90+3'); Higuain (Mertens 85'). (bola/gag)
Gol kemenangan Napoli diciptakan oleh Gonzalo Higuain (24', 72'), Goran Pandev (50') dan Jose Callejon (90+1'). Lazio hanya mampu membalas satu gol berkat gol bunuh diri Valon Behrami (26', ) dan Balde Diao Keita (88').
Dengan hasil tersebut, kini Napoli hanya terpaut tiga angka dari peringkat kedua, Roma. Mereka kini mengumpulkan 31 poin sedangkan Roma 34.
Napoli datang ke Olimpico Roma dengan misi membawa pulang tiga angka. Hal tersebut ditunjukkan dengan gaya permainan terbuka yang diusung Partenopei di awal-awal laga. Permainan menyerang itu ternyata tak membuat tuan rumah mundur. Mereka justru meladeni tamunya dengan serangan silih berganti.
Beruntung bagi Napoli, penantian mereka tak perlu memakan waktu yang lama. Di menit ke 24, Higuain sukses membawa timnya unggul. Berawal dari duel lini tengah, Inler berhasil melepaskan umpan dan langsung diselesaikan oleh mantan pemain Real Madrid tersebut.
Namun ternyata, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Dua menit berselang, Lazio menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Satu gol didapat Biancoceleste setelah Behrami melakukan gol bunuh diri. Berniat menjauhkan bola, umpan silang Candreva justru dibelokkan oleh Behrami menuju gawangnya sendiri.
Dengan skor sama kuat, jalannya pertandingan semakin menarik. Namun hingga babak pertama berakhir, tak ada tambahan gol tercipta.
Memasuki babak kedua, tuan rumah langsung melancarkan serangan. Hernanes nyaris saja membuat Lazio unggul. Sayang sepakan melengkungnya masih melebar.
Tak mau kalah, Napoli balas menyerang Lazio. Kali ini, Partenopei lebih beruntung. Di menit ke 50, Pandev sukses menjebol gawang . Dengan sedikit memutar badan, tendangannya tak meluncur membobol gawang tuan rumah.
Tertinggal satu gol, Lazio meningkatkan intensitas serangan. Namun pemain Napoli bermain disiplin dan tak membiarkan tuan rumah mendekati garis pertahanan. Alih-alih menyamakan kedudukan, tuan rumah justru kembali kebobolan. Lagi-lagi Pandev menjadi aktor dalam terjadinya gol ini. Ia melepaskan umpan terobosan yang tak mampu dibendung Cana dan diselesaikan oleh Higuain.
Unggul dua gol, Napoli mulai fokus mempertahankan keunggulan. Serangan mereka mulai mengendur. Sebaliknya, Lazio yang tau mau malu di depan publiknya sendiri semakin garang melakukan serangan. Akhirnya, usaha mereka menemui titik terang. Di menit ke 88, Keita berhasil membobol gawang Napoli. Sayang, keceriaan tersebut tak bertahan lama. Di masa injury time, Callejon berhasil mencetak gol dan menggenapkan keunggulan timnya menjadi empat gol.
Keadaan tersebut berlanjut hingga masa injury time. Dan sampai peluit panjang dibunyikan, kedudukan tak berubah. Lazio harus menelan kekalahan atas tamunya 2-4.
Susunan line-up kedua tim:
Lazio (4-1-4-1): Marchetti; Radu, Cana, Ciani, Konko; Biglia (Onazi 82');Candreva, Gonzalez (Floccari 62'), Hernanes, Lulic (Keita 70'); Perea.
Napoli (4-2-3-1): Reina; Armero, Britos, Albiol, Maggio; Inler, Behrami; Insigne, Pandev (Dzemaili 74'), Callejon (Bariti 90+3'); Higuain (Mertens 85'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luka Modric Mulai Kesulitan di Sistem Ruben Amorim
Liga Italia 15 September 2026, 05:05
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 15 September 2026, 05:01
-
Chelsea Kejar Lagi Pemain Timnas Prancis ini di Januari 2027
Liga Inggris 13 September 2026, 20:00
-
Christian Pulisic Bantu AC Milan Bangkit di Markas Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 12:44
-
Ruben Amorim Ungkap Masalah AC Milan dan Luka Modric Usai Imbang Lawan Lazio
Liga Italia 13 September 2026, 11:24
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Madrid: Giuliano Simeone
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:32
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

