Review: Udinese Permalukan Inter di Meazza
Editor Bolanet | 8 Desember 2014 04:45
- Inter Milan harus menelan malu setelah ditundukkan dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza pada giornata 14 Serie A, Senin (08/12) dini hari WIB.
Nerazzuri sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat Mauro Icardi. Namun Udinese berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Bruno Fernandes dan Cyril Thereau.
Inter mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu sejak awal pertandingan. Inter nampak bermain ngotot untuk mengejar gol cepat sementara Udinese bermain lebih sabar dalam membangun serangan.
Meski Inter lebih banyak menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir kedua tim sama-sama buruk. Nerazzuri silih berganti mengancam melalui Mateo Kovacic, Rodrigo Palacio, Gary Medel, Fredy Guarin dan Juan Jesus namun masih belum berhasil mengubah papan skor.
Sementara itu Udinese yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik sempat beberapa kali merepotkan lini belakang Inter. Peluang dari Silvan Widmer, Thomas Heurtaux, Antonio Di Natale dan juga masih gagal berbuah gol.
Di penghujung babak pertama atau lebih tepatnya di menit 44 Inter baru berhasil memecah kebuntuan. Mendapatkan umpan terobosan dari Guarin, sepakan Mauro Icardi merobek gawang kiper Orestis Karneziz. Gol dari Icardi itu sekaligus menutup babak pertama dengan kedudukan 1-0 untuk tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti Inter masih tetap mengendalikan permainan. Serangan demi serangan mereka lancarkan ke jantung pertahanan Udinese.
Namun justru tim tamu yang berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 60. Sepakan melengkung Bruno Fernandes dari luar kotak penalti masuk ke gawang Inter dan hanya membuat kiper Samir Handanovic tertegun.
Setelah kedudukan kembali imbang semakin bernafsu mencari gol tambahan. Namun rapatnya barisan pertahanan Udinese membuat barisan depan Inter frustrasi menciptakan peluang.
Justru Inter membuat blunder di menit 71. Backpass Palacio yang buruk berhasil dicuri Cyril Thereau dan kemudian pemain yang bersangkutan mendribel bola melewati Handanovic dan menceploskan bola ke gawang yang kosong. Udinese seketika berbalik unggul 2-1.
Dalam keadaan tertinggal Inter kembali melancarkan serangan. Namun mereka selalu kesulitan membongkar pertahanan Udinese. Serangan demi serangan selalu berhasil dipatahkan lini belakang Udinese yang bermain disiplin.
Inter akhirnya tak mampu mengejar ketertinggalan mereka. Saat wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk keunggulan Udinese masih tetap bertahan dan pasukan Andrea Stramaccioni membawa pulang tiga poin.
Hasil ini merupakan kekalahan pertama yang diraih Roberto Mancini di kandang sendiri dan Inter semakin terbenam di posisi 12 dengan torehan 17 poin dari 14 laga. Sedangkan Udinese berada di posisi delapan dengan 21 poin.
Statistik Inter Milan - Udinese:
Nerazzuri sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu lewat Mauro Icardi. Namun Udinese berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Bruno Fernandes dan Cyril Thereau.
Inter mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu sejak awal pertandingan. Inter nampak bermain ngotot untuk mengejar gol cepat sementara Udinese bermain lebih sabar dalam membangun serangan.
Meski Inter lebih banyak menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir kedua tim sama-sama buruk. Nerazzuri silih berganti mengancam melalui Mateo Kovacic, Rodrigo Palacio, Gary Medel, Fredy Guarin dan Juan Jesus namun masih belum berhasil mengubah papan skor.
Sementara itu Udinese yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik sempat beberapa kali merepotkan lini belakang Inter. Peluang dari Silvan Widmer, Thomas Heurtaux, Antonio Di Natale dan juga masih gagal berbuah gol.
Di penghujung babak pertama atau lebih tepatnya di menit 44 Inter baru berhasil memecah kebuntuan. Mendapatkan umpan terobosan dari Guarin, sepakan Mauro Icardi merobek gawang kiper Orestis Karneziz. Gol dari Icardi itu sekaligus menutup babak pertama dengan kedudukan 1-0 untuk tuan rumah.
Keluar dari kamar ganti Inter masih tetap mengendalikan permainan. Serangan demi serangan mereka lancarkan ke jantung pertahanan Udinese.
Namun justru tim tamu yang berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 60. Sepakan melengkung Bruno Fernandes dari luar kotak penalti masuk ke gawang Inter dan hanya membuat kiper Samir Handanovic tertegun.
Setelah kedudukan kembali imbang semakin bernafsu mencari gol tambahan. Namun rapatnya barisan pertahanan Udinese membuat barisan depan Inter frustrasi menciptakan peluang.
Justru Inter membuat blunder di menit 71. Backpass Palacio yang buruk berhasil dicuri Cyril Thereau dan kemudian pemain yang bersangkutan mendribel bola melewati Handanovic dan menceploskan bola ke gawang yang kosong. Udinese seketika berbalik unggul 2-1.
Dalam keadaan tertinggal Inter kembali melancarkan serangan. Namun mereka selalu kesulitan membongkar pertahanan Udinese. Serangan demi serangan selalu berhasil dipatahkan lini belakang Udinese yang bermain disiplin.
Inter akhirnya tak mampu mengejar ketertinggalan mereka. Saat wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 untuk keunggulan Udinese masih tetap bertahan dan pasukan Andrea Stramaccioni membawa pulang tiga poin.
Hasil ini merupakan kekalahan pertama yang diraih Roberto Mancini di kandang sendiri dan Inter semakin terbenam di posisi 12 dengan torehan 17 poin dari 14 laga. Sedangkan Udinese berada di posisi delapan dengan 21 poin.
Statistik Inter Milan - Udinese:
Penguasaan bola: 65% - 35%
Shot (on goal): 16 (2) - 16 (6)
Corner: 9 - 4
Pelanggaran: 11 - 8
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Inter Milan (4-3-1-2): Handanovic; Nagatomo, Ranocchia, Juan Jesus, Dodo (Bonazzoli 89'); Guarin, Medel (D'Ambrosio 90'), Kuzmanovic; Kovacic; Icardi (Osvaldo 67'), Palacio.
Udinese (4-2-3-1): Karnezis; Widmer, Heurtaux, Danilo, Pasquale; Agyemang-Badu, Allan (Pinzi 81'); Guilherme, Bruno Fernandes, Piris; Di Natale (Thereau 64'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










