Ronaldo: Orang-orang Bersiap dengan Senapan Menunggu Saya Gagal
Dimas Ardi Prasetya | 13 Mei 2019 21:54
Bola.net - - Cristiano Ronaldo menegaskan dirinya bukanlah robot dan mengaku sudah terbiasa menghadapi fakta bahwa banyak orang bersiap dengan senapan menunggu dirinya melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan.
Superstar Juventus ini sudah tampil dalam level tertinggi sejak lebih dari satu dekade. Maka dari itu ia bisa sukses di Manchester United maupun Real Madrid.
Sekarang usianya sudah tergolong uzur untuk pemain bola, 34 tahun. Meski demikian ia tak menunjukkan tanda-tanda mengalami penurunan performa.
Sayangnya kehebatan dan ketenarannya memiliki sisi negatif. Hal itu membuatnya selalu disorot oleh media maupun fans.
Selain itu, ia juga mendapat tekanan dari banyak pihak agar standar performanya tidak sampai menurun. Dengan demikian ia bisa selalu meraih sukses.
Bukan Robot
Ronaldo kemudian ditanya oleh La Repubblica bagaimana rasanya ketika hidupnya selalu diawasi oleh banyak pihak secara detil setiap saat. Ia mengaku hal tersebut sebenarnya sangat tidak nyaman namun ia sudah terbiasa dengan hal tersebut.
"Saya tidak berpikir orang percaya saya robot, tetapi mereka melihat saya sebagai seseorang yang tidak pernah memiliki masalah, tidak pernah bisa sedih, tidak pernah memiliki kekhawatiran. Orang mengidentifikasi kesuksesan, riang, dengan uang: "Bagaimana ia bisa sedih atau mengalami krisis jika ia seorang jutawan?"
“Anda harus mengerti bahwa tidak semua orang sama, mereka masih mengalami hal-hal tertentu. Tapi saya mengerti. Saya tahu bahwa orang-orang berdiri dengan senapan mereka menunggu saya melewatkan penalti atau gagal dalam pertandingan yang menentukan," ujarnya.
"Tetapi itu adalah bagian dari kehidupan dan saya harus siap untuk menerimanya. Dan saya sudah siap selama bertahun-tahun," seru Ronaldo.
Lelah
Ronaldo kemudian ditanya apakah ia lelah dengan tekanan dan sorotan itu. Ia mengakui kadang ia memang lelah menghadapi semua hal tersebut.
“Saya tidak menyangkal bahwa kadang-kadang itu mengganggu saya dan saya lelah karena tampaknya setiap tahun saya harus membuktikan diri saya sangat kuat. Itu sulit," keluhnya.
“Anda juga harus memperhitungkan tekanan tambahan karena harus membuktikan sesuatu kepada orang lain, bukan hanya diri Anda sendiri. Dan kepada orang-orang di sekitar Anda," sambungnya.
"Untuk keluarga Anda, untuk ibu Anda, untuk anak Anda. ‘Cris, besok Anda harus menang’. Anda harus berlatih terus menerus, tetapi tiba saatnya ketika Anda berkata: 'Dengar, tinggalkan diri saya sendiri'," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












