Ruben Amorim Mulai Bangun Identitas Baru AC Milan, 3 Hal Ini Langsung Terlihat
Gia Yuda Pradana | 21 Juli 2026 22:23
Bola.net - Ruben Amorim langsung memberikan kesan kuat pada pekan pertamanya sebagai pelatih AC Milan. Meski baru menjalani beberapa sesi latihan, pelatih asal Portugal itu mulai memperlihatkan arah permainan dan budaya kerja yang ingin ia bangun.
Ruben Amorim datang ke Milan dengan misi mengembalikan Rossoneri ke Liga Champions. Manajemen berharap kehadirannya mampu membuka lembaran baru setelah musim yang tidak berjalan sesuai target.
Suasana di Milanello pun berubah sejak hari pertama latihan. Pelatih berusia 41 tahun itu tampil penuh energi, membawa optimisme, dan berusaha menciptakan lingkungan yang nyaman bagi seluruh pemain.
Pendekatan tersebut menjadi sinyal awal bahwa perubahan di AC Milan tidak hanya terjadi dari sisi taktik. Amorim juga ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan skuad agar fondasi tim semakin kuat sepanjang musim.
Komunikasi Jadi Prioritas Amorim di Milan
Ruben Amorim memulai pekerjaannya dari hal paling mendasar, yakni komunikasi. Selama latihan ia menggunakan bahasa Inggris, tetapi juga bertekad menguasai bahasa Italia dalam waktu dekat agar lebih dekat dengan para pemain.
Pelatih asal Portugal itu aktif berdiskusi dengan pemain, termasuk berbincang cukup lama bersama Mario Gila pada sesi latihan pertamanya. Ia memilih menjelaskan ide permainan secara langsung sehingga setiap pemain memahami peran masing-masing.
Karakter Amorim yang lugas juga diperkirakan akan menjadi warna baru di AC Milan. Pendekatan tersebut dapat memperkuat hubungan dengan skuad, meski pada saat yang sama membuka ruang munculnya kritik ketika hasil belum sesuai harapan.
Amorim Bangun Nuansa Kekeluargaan di Milan
Selain aspek teknis, Ruben Amorim ingin menghadirkan suasana kekeluargaan di ruang ganti AC Milan. Kesan itu muncul setelah ia mengunjungi Milanello dan berbincang dengan Goncalo Ramos mengenai lingkungan klub.
Manajemen yang dipimpin Gerry Cardinale turut memberikan dukungan sejak awal masa kerja Amorim. Kehadiran petinggi klub menunjukkan adanya keinginan bersama untuk membangun tim yang lebih solid.
Dalam program latihan, Amorim memilih satu sesi setiap hari yang umumnya berlangsung pada pagi hari. Durasi latihan dibuat lebih panjang sehingga pemain tetap mendapatkan intensitas tinggi tanpa harus menjalani dua sesi dalam sehari.
Formasi 3-4-2-1 Jadi Fondasi Amorim di Milan
Di atas lapangan, Ruben Amorim tidak mengubah ciri khasnya. Ia langsung menerapkan formasi 3-4-2-1 yang sebelumnya sukses mengantarkannya meraih berbagai prestasi bersama Sporting CP.
Skema tersebut mengandalkan tiga bek sejajar dengan dua wing-back yang aktif membantu serangan. Di belakang Goncalo Ramos, dua gelandang serang diberi kebebasan menciptakan peluang sekaligus memberikan tekanan kepada lawan.
Model permainan yang diinginkan Amorim mengutamakan intensitas tinggi, transisi vertikal, dan agresivitas saat merebut bola. Identitas itu sudah terlihat sejak latihan perdana dan diperkirakan akan menjadi dasar permainan AC Milan sepanjang musim.
Perjalanan Ruben Amorim di San Siro memang masih sangat panjang. Namun, hanya dalam waktu sepekan, arah proyek baru AC Milan sudah mulai terlihat melalui komunikasi yang terbuka, suasana tim yang lebih hangat, dan filosofi permainan yang jelas.
Sumber: Sempre Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
Liga Italia 5 September 2026, 13:44
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

