Sacchi Heran Mengapa Milan Permasalahkan Gol Tevez
Editor Bolanet | 10 Februari 2015 16:16
- Eks pelatih AC Milan, Arrigo Sacchi memberikan pendapatnya mengenai perang komentar antara kubu Rossoneri melawan . Usai saling berhadapan di Juventus Stadium akhir pekan lalu, kedua klub memang terlibat perang komentar secara terbuka.
Hal tersebut diawali oleh klaim dari CEO Milan, Adriano Galliani yang mempermasalahkan proses terjadinya gol pertama Juve dalam laga yang dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 3-1 tersebut. Posisi sang pencetak gol, Carlos Tevez saat menerima umpan dari Alvaro Morata memicu pedebatan karena dianggap offside.
Galliani dan Milan lantas menyebut bahwa tayangan ulang televisi yang memperlihatkan posisi Tevez onside merupakan hasil rekayasa dari pihak Juve untuk menipu penonton layar kaca. Klaim ini lantas dibalas oleh Juve yang menyebut bahwa Galliani telah menuduhkan hal yang tidak pantas.
Sacchi menganggap bahwa kontroversi semacam ini benar-benar hal yang tidak perlu, karena bagaimanapun juga hal ini tak mengubah fakta bahwa Juve memang tampil superior atas Milan sepanjang laga.
Saya adalah sahabat dari Galliani dan juga (Silvio) Berlusconi, namun saya tetap tak setujud engan sikap Milan. Mereka memang layak kalah karena Juve adalah tim yang lebih baik dalam laga tersebut, ungkap Sacchi seperti dilansir Tele Radio Stereo.
Seandainya saja Milan menunjukkan perlawanan yang lebih baik, mungkin saya bisa memahami mengapa mereka begitu membesar-besarkan kontroversi gol offside tersebut.[initial]
(trs/mri)
Hal tersebut diawali oleh klaim dari CEO Milan, Adriano Galliani yang mempermasalahkan proses terjadinya gol pertama Juve dalam laga yang dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 3-1 tersebut. Posisi sang pencetak gol, Carlos Tevez saat menerima umpan dari Alvaro Morata memicu pedebatan karena dianggap offside.
Galliani dan Milan lantas menyebut bahwa tayangan ulang televisi yang memperlihatkan posisi Tevez onside merupakan hasil rekayasa dari pihak Juve untuk menipu penonton layar kaca. Klaim ini lantas dibalas oleh Juve yang menyebut bahwa Galliani telah menuduhkan hal yang tidak pantas.
Sacchi menganggap bahwa kontroversi semacam ini benar-benar hal yang tidak perlu, karena bagaimanapun juga hal ini tak mengubah fakta bahwa Juve memang tampil superior atas Milan sepanjang laga.
Saya adalah sahabat dari Galliani dan juga (Silvio) Berlusconi, namun saya tetap tak setujud engan sikap Milan. Mereka memang layak kalah karena Juve adalah tim yang lebih baik dalam laga tersebut, ungkap Sacchi seperti dilansir Tele Radio Stereo.
Seandainya saja Milan menunjukkan perlawanan yang lebih baik, mungkin saya bisa memahami mengapa mereka begitu membesar-besarkan kontroversi gol offside tersebut.[initial]
Baca Juga
Maldini: Pelatih Terbaik Dunia Pun Sulit Selamatkan Milan
'Sikap Mexes Perburuk Citra Milan di Mata Dunia'
Eks Juve: Mexes Bertingkah Seperti Preman Caracas
Legenda Milan Minta Inzaghi Berhenti Pasang Menez Sebagai Striker
'Dulu, Tim Lawan Takut Dibantai Milan Saat Tampil di San Siro'
Prati: Milan Kini Terlihat Enggan Untuk Menang
Boban: Milan Tim Medioker Yang Tak Bersemangat
Montolivo: Target Milan Lolos Liga Champions Tidak Realistis
Gattuso: Seedorf Masih Murka Pada Milan
Cerci Akui Tolak Inter Demi Milan
Mexes: Serang Mauri, Saya Bukan Ayah Yang Patut Dicontoh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














