Sampdoria: Rossoneri Bukan Hanya El Shaarawy
Editor Bolanet | 13 Januari 2013 03:30
- Pelatih , Delio Rossi menegaskan jika timnya tidak hanya akan fokus mematikan gerak Stephan El Shaarawy, saat menjamu AC Milan di Luigi Ferraris, (13/1).
El Shaarawy memang tampil penuh kontribusi bagi Rossoneri sejak awal musim ini. Mewakili era regenerasi di kubu Milan, pemain 20 tahun itu sudah membantu skuad Massimiliano Allegri dengan 14 golnya dari 19 pertandingan Serie A.
Akan tetapi hal itu bukan lantas menjadi kunci Rossi untuk menghentikan laju sang tamu. Menurutnya Milan masih punya banyak pemain lain, yang sanggup mendukung pergerakan El Shaarawy.
Ketika anda menghadapi tim seperti Milan, maka tidak cukup hanya dengan menghentikan satu elemen. Jika kami menghentikan El Shaarawy, maka masih ada atau Bojan Krkic, tegas Rossi.
Selain itu, Rossi juga menambahkan jika Milan merupakan tim yang memiliki kelas di atas tim besutannya. Hal itu ia nilai dari begitu terjaganya mental pemain Milan, serta terbiasa memainkan laga dengan jadwal yang padat.
Saya pikir Milan tidak akan kelelahan usai laga Coppa Italia kontra , karena mereka adalah tim yang terbiasa bermain tiga hari sekali. Ini bukan masalah fisik, tetapi masalah mental dan mereka terbiasa bermain pada tengah pekan. (sw/atg)
El Shaarawy memang tampil penuh kontribusi bagi Rossoneri sejak awal musim ini. Mewakili era regenerasi di kubu Milan, pemain 20 tahun itu sudah membantu skuad Massimiliano Allegri dengan 14 golnya dari 19 pertandingan Serie A.
Akan tetapi hal itu bukan lantas menjadi kunci Rossi untuk menghentikan laju sang tamu. Menurutnya Milan masih punya banyak pemain lain, yang sanggup mendukung pergerakan El Shaarawy.
Ketika anda menghadapi tim seperti Milan, maka tidak cukup hanya dengan menghentikan satu elemen. Jika kami menghentikan El Shaarawy, maka masih ada atau Bojan Krkic, tegas Rossi.
Selain itu, Rossi juga menambahkan jika Milan merupakan tim yang memiliki kelas di atas tim besutannya. Hal itu ia nilai dari begitu terjaganya mental pemain Milan, serta terbiasa memainkan laga dengan jadwal yang padat.
Saya pikir Milan tidak akan kelelahan usai laga Coppa Italia kontra , karena mereka adalah tim yang terbiasa bermain tiga hari sekali. Ini bukan masalah fisik, tetapi masalah mental dan mereka terbiasa bermain pada tengah pekan. (sw/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















