Sanksi Otomatis 10 Laga Untuk Rasisme di Italia
Editor Bolanet | 5 Juni 2013 05:50
- FIGC menerapkan peraturan baru unuk memerangi rasisme di Italia. Sekarang, hukuman untuk aksi tidak terpuji tersebut adalah sanksi otomatis 10 laga.
Sanksi perorangan ini dua kali lipat lebih berat daripada yang dipakai pada musim sebelumnya.
Jika pelakunya adalah suporter, maka hukuman bagi klub yang bersangkutan adalah penutupan satu sektor atau lebih dari stadion untuk laga kandang. AS Roma pernah merasakannya, yaitu ketika Curva Sud stadion Olimpico ditutup satu laga akibat tindakan rasis para suporternya terhadap Mario Balotelli bulan Mei lalu.
Apabila pelanggaran serupa terulang untuk kedua kalinya, maka klub yang bersangkutan akan dikenai denda sebesar €50.000 dan diharuskan bermain tanpa penonton.
Jika terjadi lagi, sanksi lebih berat sudah menunggu. Klub akan dipaksa bermain tanpa penonton lebih dari satu laga, dinyatakan kalah, dikurangi poinnya, bahkan didiskualifikasi dari kompetisi.
Setiap kali wasit sampai terpaksa menghentikan atau menunda suatu pertandingan akibat adanya rasisme atau tindakan diskriminasi di tengah jalan, maka tim lawan akan otomatis dianggap sebagai pemenang. [initial]
Balotelli Jadi Korban Rasisme Tifosi Juventus
Sanksi perorangan ini dua kali lipat lebih berat daripada yang dipakai pada musim sebelumnya.
Jika pelakunya adalah suporter, maka hukuman bagi klub yang bersangkutan adalah penutupan satu sektor atau lebih dari stadion untuk laga kandang. AS Roma pernah merasakannya, yaitu ketika Curva Sud stadion Olimpico ditutup satu laga akibat tindakan rasis para suporternya terhadap Mario Balotelli bulan Mei lalu.
Apabila pelanggaran serupa terulang untuk kedua kalinya, maka klub yang bersangkutan akan dikenai denda sebesar €50.000 dan diharuskan bermain tanpa penonton.
Jika terjadi lagi, sanksi lebih berat sudah menunggu. Klub akan dipaksa bermain tanpa penonton lebih dari satu laga, dinyatakan kalah, dikurangi poinnya, bahkan didiskualifikasi dari kompetisi.
Setiap kali wasit sampai terpaksa menghentikan atau menunda suatu pertandingan akibat adanya rasisme atau tindakan diskriminasi di tengah jalan, maka tim lawan akan otomatis dianggap sebagai pemenang. [initial]
Balotelli Jadi Korban Rasisme Tifosi Juventus
UEFA Putuskan Sanksi Minimal 10 Laga Untuk Rasisme
Curva Sud Olimpico Ditutup Satu Laga
FA: Rasisme, Minimal Lima Pertandingan
Prandelli Minta Balotelli Tenang Sikapi Rasisme
Suporter Rasis, Roma Didenda €50 Ribu
Pelecehan Anti-Semit Benayoun Ditangani Kepolisian
Suporter Berulah, Juve Kena Denda (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
-
Tersisa 6 Pemain Serie A di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juli 2026, 00:19
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














