Sarri: Napoli Pecat Saya Melalui Televisi!
Yaumil Azis | 7 September 2018 09:02
- Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, punya kenangan buruk saat berpisah dengan klub yang membesarkan namanya, Napoli. Pria asal Italia tersebut mengungkapkan bahwa dirinya tahu bahwa sudah tidak menjadi nahkoda Il Partenopei melalui televisi.
Sarri membuat Napoli menjadi salah satu tim berbahaya selama dua tahun terakhir, namun baru menarik perhatian publik pada musim kemarin. Mantan klub Diego Maradona itu menjelma menjadi musuh berat Juventus di Serie A.
Di bawah asuhannya, Napoli bahkan sempat menempati puncak klasemen cukup lama. Sayangnya karena inkonsistensi, Marek Hamsik dkk harus mendapatkan ganjaran berupa ditikung Juventus jelang kompetisi berakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Maurizio Sarri.
Tahu Dipercat dari Televisi
Performa Napoli pada saat itu rupanya tidak memuaskan sang presiden, Aurelio De Laurentiis, yang kemudian memecat Sarri. Pemutusan kerja sama itu pun dilakukan bersamaan dengan pengumuman pelatih barunya, Carlo Ancelotti.
Sarri mengaku bahwa dirinya tidak mendapatkan pemberitahuan apapun dari pihak klub soal pemutusan kerja sama itu. Malahan, pria berumur 59 tahun tersebut mengaku tahu bahwa dirinya sudah tidak melatih Napoli dari televisi.
Itu benar, saya baru tahu sudah tidak lagi menjadi pelatih Napoli setelah melihatnya di televisi, ujar Sarri kepada surat kabar Il Mattino.
Saya sedikit ragu, wajar, tetapi ada klausul di dalam kontrak dan itu bukanlah sesuatu yang harus saya pertanyakan. Sekarang saya harap Ancelotti bisa mencapai apa yang saya dulu hampir raih, lanjutnya.
Tetap Bersyukur
Sebelum resmi jadi pelatih Chelsea, Sarri sempat beradu mulut dengan De Laurentiis. Walaupun demikian, sosok yang juga pernah melatih Empoli tersebut mengaku tetap bersyukur karena sang presiden memberinya kesempatan untuk menunjukkan kualitasnya.
Bersyukur, karena dia memberi saya kesempatan untuk menjadi pelatih Napoli. Saya sangat suka dengan anaknya [Edoardo De Laurentiis], tutupnya.
Kini, Sarri dihadapkan dengan tugas untuk membawa Chelsea kembali meraih kejayaannya usai menjalani musim buruk. Kiprahnya pun bisa dibilang tidak buruk, sebab The Blues berhasil menyapu bersih empat pertandingan Premier League yang lalu.
Saksikan Juga Video Ini
Beragam bentuk dukungan diberikan oleh para suporter Indonesia agar atlet Indonesia bisa meraih hasil maksimal di Asian Games 2018 kemarin. Apakah Bolaneters ikut memeriahkan? Lihat pada tautan video di bawah ini ya!
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
Liga Italia 21 April 2026, 07:29
-
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Liga Inggris 21 April 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
Tim Nasional 21 April 2026, 17:20
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Situasi Sudah Genting! Chelsea Mungkin Tidak Main di UCL Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2026, 16:15
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












