Satu Hal yang tak Disukai Sarri dari Kemenangan Juventus Atas Roma, Apa Itu?
Yaumil Azis | 13 Januari 2020 09:38
Bola.net - Juventus berhasil menuai kemenangan penting atas AS Roma dalam laga lanjutan Serie A, Senin (13/1/2020) dini hari tadi. Namun sang pelatih, Maurizio Sarri, masih belum puas dengan penampilan anak asuhnya.
Kemenangan tersebut membuat Juventus naik ke puncak klasemen Serie A dengan koleksi 48 poin. Unggul dua angka dari penghuni peringkat dua sekaligus rival bebuyutannya, Inter Milan.
Sebagai informasi, Juventus menang dengan skor 2-1. Mereka tidak gentar kendati bermain di markas kebanggaan Roma, Stadio Olimpico, bahkan unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Merih Demiral dan Cristiano Ronaldo.
AS Roma membalas melalui gol Diego Perotti di babak kedua, dan juga melepaskan 22 tembakan di sepanjang permainan. Namun pada akhirnya, mereka tetap tak mampu menjebol gawang Juventus yang dikawal Wojciech Szczesny.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Hal yang Tidak Disukai Sarri
Kemenangan tersebut terbilang cukup penting. Berkat itu, mereka berhasil merengkuh titel juara paruh musim. Tetapi Sarri merasa belum puas dan mengkritik penampilan anak asuhnya terutama di babak kedua.
"Apa yang saya tidak suka adalah kami mencoba untuk duduk dan mempertahankan keunggulan ketimbang menambahnya, karena tiga kali kami punya serangan balik tiga-lawan-satu dan tidak menuntaskannya," ujar Sarri kepada Sky Sport Italia.
"Kami bermain apik cukup lama, jadi saya senang dengan hasilnya, namun kami mencoba untuk membuat operan di wilayah kami ketimbang mendorong ke depan," lanjutnya.
"Ada resiko dalam permainan operan kami, namun apa yang harus kami lakukan adalah mengoper bola untuk bisa maju ke depan, bukan mempertahankannya tanpa alasan," tambah eks pelatih Chelsea tersebut.
Memilih Bertahan Lebih ke Depan
Bertahan, dengan melakukan operan di wilayah sendiri, menurut Sarri justru lebih berbahaya ketimbang melakukan operan di wilayah lawan. Dan Sarri merasa harus segera memperbaiki masalah tersebut secepatnya.
"Kami bermain terlalu dalam menjelang akhir dan itu jadi bahaya yang tak bisa terhindarkan. Saya lebih memilih untuk bertahan 30 meter lebih ke depan, jadi saya juga mencoba untuk merombak sistem untuk mengubah itu," pungkasnya.
Sarri tidak punya waktu lama untuk membenahi masalah Juventus, sebab mereka akan kembali bermain pada hari Kamis (16/1/2020) nanti. Klub berjuluk Bianconeri tersebut akan berhadapan dengan Udinese di ajang Coppa Italia.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
