Sejumlah Langkah yang Bisa Membuat AC Milan Semakin Terpuruk
Aga Deta | 4 Februari 2020 16:27
Bola.net - AC Milan dikabarkan bakal kembali melakukan pergantian pelatih. Rossoneri kabarnya ingin merekrut mantan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick.
Menurut kabar yang beredar, Rangnick telah setuju merapat ke San Siro pada musim panas mendatang. AC Milan tengah berusaha mencari titik lemah mereka.
Manuver AC Milan bisa dimengerti. Sebagai salah satu klub terbesar dan tertua di Italia, AC Milan kini tengah terpuruk.
Skuat yang kini ditukangi Stefan Pioli itu bercokol di posisi delapan klasemen sementara Serie A. Hingga pekan ke-22, Milan hanya mampu mengumpulkan 22 poin.
Jangankan bersaing dengan Juventus yang masih kukuh di puncak klasemen, menembus tiga besar saja rasanya sulit bagi Milan. Hal itu tentu tak lepas dari berbagai manuver yang dilakukan belakangan ini.
Manuver yang dilakukan tidak bisa dibilang sukses. Sebaliknya, keputusan manajemen itu justru bisa jadi blunder yang membuat AC Milan semakin terpuruk.
Apa saja manuver tersebut? Berikut ini rangkumnya.
1. Tidak Sabar Menunggu Sentuhan Emas Pelatih
AC Milan menjadi satu-satunya klub Italia yang hobi gonta-ganti pelatih. Pada pertengahan Juni 2019, Marco Giampaolo resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Milan menggantikan Gennaro Gattuso.
Namun manajemen tak sabar menunggu sentuhan ajaib mantan pelatih Sampdoria itu. Imbasnya, Giampaolo harus didepak dari kursi kepelatihan pada awal Oktober 2019.
Ya, pelatih asal Swiss itu hanya tiga bulan saja menangani AC Milan sebelum digantikan Stefano Pioli. Namun manajemen kembali menunjukkan ketidaksabaran.
Berdasarkan rumor yang mencuat, Stefano Pioli juga bakal dipecat dan digantikan oleh Ralf Rangnick pada musim panas 2020.
2. Membiarkan Pemain Bintang Pergi
Tak dapat dipungkiri, AC Milan kini dihuni oleh pemain yang tidak terlalu kompetitif. Ricardo Rodriguez malah dipinjamkan ke PSV Eindhoven pada medio 2019. Dan kini, Rossoneri hanya memiliki Ante Rebic sebagai pemain yang paling punya nama.
Sementara di sisi lain, jersey dengan nomor punggung 10 milik AC Milan diberikan kepada pemain yang tidak begitu diunggulkan, yakni Hakan Calhanoglu. Padahal, nomor punggung 10 dipercaya sebagai nomor keramat di dunia sepak bola.
Nomor ini biasanya diberikan kepada pemain yang dianggap paling mumpuni atau berperan vital di sebuah klub. Jika Hakan Calhanoglu saja menjadi pemain andalan, sudah bisa diprediksi bagaimana komposisi pemain AC Milan saat ini.
3. Mencoba-Coba yang Tidak Perlu
Di saat sejumlah klub Eropa berlomba-lomba mendatangkan pemain muda, AC Milan justru sebaliknya. Alih-alih membidik pemain yang lebih segar, Rossoneri justru memanggil kembali mantan pemainnya, Zlatan Ibrahimovic.
Manuver tersebut semakin terlihat tidak serius saat Zlatan hanya diikat kontrak selama enam bulan. Apa yang bisa dilakukan seorang pemain dalam waktu enam bulan?
Jangankan pemain, pelatih kelas dunia sekali pun sulit untuk membentuk skuat tangguh dalam waktu sesingkat itu.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 4 Februari 2020
Baca Juga:
- Klasemen EPL Jika Hanya Dihitung Laga pada 2020, MU di Zona Degradasi
- Sederet Rekor Unik Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Atlet Paling Populer di Media Sosial
- Jurgen Klopp Beberkan Keistimewaan Para Pemain Liverpool, Sadio Mane Disebut Seperti Michael Jordan
- Fans Liverpool Ingin Steven Gerrard Kembali dan Angkat Trofi Premier League
- Reaksi Netizen Soal Aksi 'Goyang Lidah' Shakira: Dibilang Mirip SpongeBob
- 3 Aksi Kocak Jose Mourinho Saat Tottenham Pecundangi Manchester City
- Meme-Meme Kocak soal Chelsea yang Menang Banding Tapi Tak Beli Pemain di Januari
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


