'Sekolah Prancis', Stefano Pioli Puji Mike Maignan Sekaligus Sindir Donnarumma?
Asad Arifin | 23 Agustus 2021 13:43
Bola.net - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, memakai kata 'sekolah Prancis' untuk memuji Mike Maignan yang meninggalkan Lille dan memilih bermain di Serie A. Pioli juga menyinggung Gianluigi Donnarumma pada kesempatan itu.
Milan harus mengubah komposisi penjaga gawangnya pada musim 2021/2022. Gigio Donnarumma dan Milan tidak mencapai kata sepakat ihwal kontrak baru. Negosiasi kedua pihak sejatinya sudah terjadi cukup lama.
Setelah Donnarumma dipastikan hengkang, Milan bergerak cepat untuk mendapatkan penggantinya. Milan membeli Mike Maignan dari Lille. Milan mendatangkan kiper yang membawa Lille menjadi juara Ligue 1 musim 2020/2021.
Sekolah Prancis
Pioli nampak rela melepas Donnarumma yang pindah ke PSG. Pioli kini sudah punya Maignan. Pioli pun memuji keputusan Maignan yang menerima tantangan baru dengan pindah ke Serie A setelah apa yang diraih di Prancis bersama Lille.
"Saya berterima kasih kepada semua pemain yang membantu kami, tentu saja Gigio juga," ucap Pioli.
"Saya sangat senang dengan Maignan, anak yang ingin tahu dan bersedia, dia ingin belajar dan memahami hal-hal yang kami lakukan di sini, dibandingkan dengan sekolah Prancis. Dia kiper yang sangat kuat," katanya.
Kata 'sekolah Prancis' yang dipakai Pioli bisa jadi sekaligus menyindir keputusan Donnarumma. Dia mendapat banyak kritik atas keputusannya, bukan karena meninggalkan Milan, tetapi pindah ke PSG padahal punya banyak pilihan lainnya.
Menanti Dampak Giroud
Selain Mike Maignan, aksi Olivier Giroud juga sangat dinantikan Pioli. Giroud tampil bagus di laga pramusim. Lantaran Zlatan Ibrahimovic masih cedera, pemain asal Prancis diprediksi akan langsung masuk starting XI.
"Olivier adalah seorang profesional yang hebat, seseorang dengan level dan kedalaman yang tinggi, sangat cerdas dan membantu. Dia tahu bagaimana bergerak, dia sangat cocok karena dia ingin bekerja dan belajar, dan memberikan pengalamannya kepada tim," kata Pioli.
"Kami memainkan pertandingan uji coba tingkat tinggi, seperti Nice, Valencia, dan Real Madrid. Olivier bisa bermain sendiri dalam menyerang atau dengan striker lain. Kami terus berkembang dan masih berkembang," katanya.
Sumber: Football Italia
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
8 Perubahan! Perkiraan Starting XI Terkuat AC Milan di Pekan ke-1 Serie A 2021/2022
Peran Gelandang Juventus: Ramsey jadi Deep-lying Playmaker, Locatelli jadi Mezzala
Penjelasan Allegri Soal Mengapa Ronaldo Cadangan: Kami Sudah Bicara, Dia yang Minta
Sampdoria vs AC Milan, 5 Alasan I Rossoneri Layak Dijagokan sebagai Pemenang
Aneh! Jose Mourinho Sebut AS Roma Justru Bermain Buruk Ketika Situasi 11 Lawan 10
Misteri Cristiano Ronaldo: Mengapa Cadangan? Minta Sendiri atau Soal Teknis?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















