Selamat! Napoli Sukses Raih Scudetto Serie A 2024/2025
Ari Prayoga | 24 Mei 2025 04:41
Bola.net - Naples kembali berpesta. Langit di atas Stadion Diego Armando Maradona dipenuhi kembang api, dan nyanyian ribuan tifosi menggema hingga ke sudut-sudut kota. Bukan sekadar kemenangan biasa—Napoli baru saja memastikan diri sebagai juara Serie A. Lagi.
Hari itu, Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB, semua mata tertuju ke stadion kebanggaan kota. Laga terakhir musim ini mempertemukan Napoli dengan Cagliari. Satu laga yang menentukan segalanya. Satu laga untuk mengukir sejarah.
Scott McTominay, pria asal Skotlandia yang musim ini menjelma menjadi jantung permainan tim, membuka skor di akhir babak pertama. Gol ke-12-nya musim ini, datang tepat saat tim dan kota membutuhkan keajaiban. Tak lama setelah jeda, giliran Romelu Lukaku yang menambahkan gol kedua. Gol yang seperti mengunci takdir.
Di sisi lain, Inter Milan di saat bersamaan juga menang di Como. Tapi itu tak cukup. Karena takdir Scudetto sudah dipeluk Napoli.
Sejarah Antonio Conte

Musim ini adalah kisah tentang kebangkitan. Musim lalu, Napoli terperosok ke peringkat 10. Harapan tampak buram, dan tim seperti kehilangan arah setelah euforia gelar 2023 di bawah Luciano Spalletti perlahan memudar. Tapi kemudian datanglah Antonio Conte.
Conte bukan sembarang pelatih. Dia datang bukan hanya membawa pengalaman, tapi juga mentalitas juara. Dan seperti dongeng yang ditulis ulang, ia membangkitkan tim ini—menyusun ulang fondasi yang goyah dan membangun kembali kepercayaan diri pemain satu per satu.
Kini, pria berusia 55 tahun itu mencatat sejarah sebagai pelatih pertama yang berhasil membawa tiga klub berbeda menjuarai Serie A: Juventus, Inter Milan, dan Napoli. Tinta emas tertoreh, bukan hanya untuknya, tapi untuk seluruh kota Naples.
Era Kejayaan Napoli

Dan tentu saja, untuk Napoli sendiri, ini bukan sekadar gelar keempat sepanjang sejarah klub. Ini adalah babak baru.
Setelah era keemasan bersama Diego Maradona di tahun 1987 dan 1990, dan kejayaan dua musim lalu bersama Osimhen dan Kvaratskhelia, kini Conte dan pasukannya menulis kisah mereka sendiri.
Sebuah kisah tentang harapan, tentang jatuh dan bangkit. Tentang sebuah kota yang tak pernah berhenti bermimpi. Dan musim ini, mimpi itu hidup kembali—lebih terang, lebih lantang, lebih megah.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59







