'Serie A Lebih Disiplin, Premier League Lebih Menghibur'
Editor Bolanet | 7 Maret 2014 11:03
- Nama bek muda , Shkodran Mustafi muncul sebagai salah satu kejutan saat namanya dipanggil oleh Pelatih , Joachim Loew dalam laga persahabatan kontra . Meskipun tidak dimainkan, namun pemanggilan tersebut sendiri sudah menjadi sebuah bentuk pengakuan terhadap kualitas pemain berusia 21 tahun tersebut.
Terkait pemanggilan tersebut, Mustafi mengakui bahwa gaya permainan Serie A telah banyak membantu karirnya untuk berkembang. Pria yang juga pernah merumput di Inggris bersama ini lantas menjelaskan perbedaan yang dirasakannya antara sepakbola Italia dan Inggris.
Bermain di Serie A saya dituntut untuk selalu disiplin dan berkonsentrasi, karena kesalahan sekecil apapun berharga sangat mahal di sini, ungkap pemain keturunan Albania ini kepada DFB.
Sedangkan sepakbola Inggris jauh lebih berorientasi hiburan terhadap suporter yang menyaksikan pertandingan.
Mustafi direkrut Il Samp dari tim U-21 The Toffees pada tahun 2012 silam setelah hanya sempat tampil satu kali untuk skuat utama Everton. Dalam dua musim ia tumbuh menjadi salah satu pemain penting di Luigi Ferraris dan menjadi pilihan utama di sektor bek tengah. (dfb/mri)
Terkait pemanggilan tersebut, Mustafi mengakui bahwa gaya permainan Serie A telah banyak membantu karirnya untuk berkembang. Pria yang juga pernah merumput di Inggris bersama ini lantas menjelaskan perbedaan yang dirasakannya antara sepakbola Italia dan Inggris.
Bermain di Serie A saya dituntut untuk selalu disiplin dan berkonsentrasi, karena kesalahan sekecil apapun berharga sangat mahal di sini, ungkap pemain keturunan Albania ini kepada DFB.
Sedangkan sepakbola Inggris jauh lebih berorientasi hiburan terhadap suporter yang menyaksikan pertandingan.
Mustafi direkrut Il Samp dari tim U-21 The Toffees pada tahun 2012 silam setelah hanya sempat tampil satu kali untuk skuat utama Everton. Dalam dua musim ia tumbuh menjadi salah satu pemain penting di Luigi Ferraris dan menjadi pilihan utama di sektor bek tengah. (dfb/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




