Setahun Setelah Dipecat, Thiago Motta Masih Masuk Payroll Juventus

Afdholud Dzikry | 2 Juni 2026 15:57
Setahun Setelah Dipecat, Thiago Motta Masih Masuk Payroll Juventus
Thiago Motta saat masih melatih Juventus. (c) dok.JuventusFC

Bola.net - Manajemen Juventus bersiap mengakhiri seluruh kewajiban finansial kepada Thiago Motta melalui skema pesangon yang mulai berlaku per 1 Juni. Langkah ini menandai berakhirnya hubungan kontraktual antara klub dan mantan pelatih mereka.

Sejumlah laporan media Italia menyebut Juventus akan segera menutup seluruh urusan administrasi dengan Motta. Dengan keputusan ini, klub tidak lagi memiliki kewajiban membayar gaji bulanan kepada sang pelatih.

Advertisement

Penyelesaian tersebut dimungkinkan berkat klausul khusus dalam kontraknya. Juventus memilih membayar kompensasi sekaligus untuk menyelesaikan sisa komitmen finansial yang masih berjalan.

Selama beberapa bulan terakhir, situasi ini cukup menyita perhatian karena Motta masih tercatat menerima gaji meski sudah diberhentikan sejak paruh kedua musim 2024-25.

Kini, proses panjang itu akhirnya mendekati akhir. Bagi Juventus, langkah ini sekaligus membantu merapikan struktur pengeluaran klub menjelang musim baru.

1 dari 2 halaman

Skema Pesangon dan Efisiensi Finansial

Opsi pemutusan kontrak resmi mulai berlaku pada awal Juni. La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Juventus dan Motta telah menyiapkan mekanisme penyelesaian yang dianggap lebih efisien bagi kedua pihak.

Klub akan membayarkan kompensasi dalam satu kali pembayaran kepada pelatih berdarah Brasil-Italia tersebut. Nilainya disebut lebih rendah dibanding total sisa gaji yang seharusnya diterima hingga kontraknya berakhir.

Sebelumnya, Motta menerima gaji sekitar 3,5 juta euro per musim. Dengan kesepakatan ini, kontrak yang semula berlaku hingga musim panas 2027 akan berakhir lebih cepat.

Penyelesaian tersebut juga membantu Juventus menyederhanakan struktur pengeluaran untuk sektor kepelatihan. Ke depan, Luciano Spalletti akan menjadi satu-satunya pelatih kepala yang tercatat dalam anggaran klub.

2 dari 2 halaman

Kegagalan Proyek di Juventus

Saat didatangkan pada awal musim 2024-25, Motta membawa harapan besar. Juventus menunjuknya sebagai penerus Massimiliano Allegri setelah keberhasilannya membawa Bologna menembus empat besar Serie A.

Namun, proyek itu tidak berjalan sesuai rencana. Masa kerjanya berakhir lebih cepat sebelum menyelesaikan satu musim penuh, dan posisi tersebut kemudian diambil alih oleh Igor Tudor ketika kompetisi memasuki fase akhir.

Setelah berpisah dengan Juventus, Motta memilih menjauh dari dunia kepelatihan untuk sementara waktu. Meski tidak lagi menangani tim, ia tetap menerima hak finansialnya sesuai kontrak yang masih berlaku.

Sementara itu, perjalanan Tudor juga tidak berlangsung lama. Ia akhirnya meninggalkan Juventus pada Januari lalu setelah menerima tawaran dari Tottenham. Kini, dengan selesainya urusan kontrak Motta, Juventus perlahan menutup satu lagi babak perubahan yang cukup panjang di ruang kepelatihan mereka.

LATEST UPDATE