Simbol Juventus, Aneh Melihat Conte di Inter Milan
Aga Deta | 14 Juni 2019 08:48
Bola.net - Antonio Conte sudah resmi diangkat sebagai pelatih Inter Milan. Mantan pemain Inter Youri Djorkaeff ikut memberikan pendapatnya terkait penunjukan Conte.
Djorkaeff secara terang-terangan mengaku aneh melihat sosok Conte ada di kursi panas pelatih Inter Milan. Penyebabnya, berkaitan dengan tim rival; Juventus.
"Conte pelatih hebat, tapi aneh melihatnya di Inter karena dia dan citranya mewakili simbol Juventus. Saya harap dia akan membawa tim kepada kesuksesan, namun kami menunggu dan akan lihat. Inter telah kehilangan konsistensi untuk bertarung melawan Juventus," ujarnya.
Penilaian Djorkaeff mungkin tak salah. Pasalnya, selama membesut Juve pada durasi 2011-2014, Conte mampu menghadirkan tiga scudetto plus dua titel Supercoppa. Citra kesuksesan bersama Nyonya Tua itu belum pudar hingga sekarang.
Ingin Rusak Dominasi Juventus
Djorkaeff menambahkan, dalam sepak bola Italia, Juventus sekarang ini berada di level berbeda, namun selalu ada cara untuk menjaga keseimbangan alias tak terus menerus terjadi dominasi.
Hal senada juga diucapkan Conte. Demi profesionalisme, Conte melupakan cerita indah bersama Nyonya Tua, dan berjanji membawa Inter Milan mendobrak dominasi Juve, setidaknya dalam delapan musim terakhir di Serie A.
"Selama delapan tahun, tak ada yang menantang Juve, Inter ingin mengubah ini," kata Conte.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut meneken kontrak berdurasi tiga tahun, dengan nilai mencapai 9 juta euro (Rp 143 miliar) plus bonus.
Antoni Conte menggantikan Luciano Spalletti yang mengantar Inter Milan lolos ke Liga Champions dalam musim beruntun. Namun, prestasi Spalletti itu tak membuat petinggi klub puas.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Chivu Tegaskan Inter Milan Tahu Cara Hadapi Arsenal
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:49
-
3 Pemain Arsenal Absen Lawan Inter Milan, Siapa Saja?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 14:40
-
Rekor Sempurna Arsenal Jadi Motivasi Hadapi Inter di Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:23
-
Inter Milan vs Arsenal: Ketika 'Pedang Italia' Berhadapan dengan 'Perisai Inggris'
Liga Champions 20 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






