Spalletti Heran Direktur Verona Marah-marah: Pemain Mereka Dikit-dikit Jatuh!
Afdholud Dzikry | 4 Mei 2026 08:01
Bola.net - Hasil imbang 1-1 antara Juventus dan Hellas Verona bukan hanya soal angka di papan skor. Pada menit-menit akhir pertandingan, suasana justru memanas di pinggir lapangan, melibatkan pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dan Direktur Verona, Sean Sogliano.
Sogliano akhirnya diusir wasit setelah melancarkan protes keras dari area bangku cadangan. Bahkan sebelum Spalletti berbicara kepada media, ia lebih dulu menyampaikan kritik tajam dalam wawancara, yang membuat suasana konferensi pers terasa kurang nyaman.
Menanggapi situasi tersebut, Spalletti terlihat tidak terlalu memedulikannya. Ia justru menilai kubu Verona banyak memainkan drama sepanjang pertandingan, sesuatu yang menurutnya ikut memengaruhi jalannya laga di lapangan.
Alih-alih meredam situasi, Spalletti membalas dengan sindiran yang cukup tajam. Ia menyoroti perilaku pemain Verona yang dianggap sengaja mengulur waktu, dan menilai cara tersebut sudah melewati batas dalam konteks pertandingan profesional.
Sindiran Spalletti untuk Direktur Verona

Saat dimintai komentar soal protes Sogliano, Spalletti mengaku tidak memahami inti keluhan tersebut. Ia merasa Juventus justru lebih mampu menahan diri, meski pemain Verona kerap terjatuh dan menghentikan alur permainan.
Pelatih asal Italia itu juga menilai taktik buang waktu yang dilakukan Verona cukup mengganggu ritme timnya. Meski demikian, ia memilih merespons dengan pernyataan ketimbang emosi, karena menurutnya kejadian di lapangan sudah berbicara dengan sendirinya.
"Saya tidak mengerti apa yang dibicarakan oleh direktur tersebut. Saya akan pergi dan melihat apa yang dia keluhkan, tapi saya benar-benar tidak memahaminya," ungkap Luciano Spalletti.
"Dia sedikit misterius, tapi kami tidak pernah berdiri dari bangku cadangan untuk mengeluh kapan pun pemainnya tergeletak selama 30 detik setelah setiap pelanggaran. Mereka mencoba menghabiskan setiap detik yang tersedia saat lemparan ke dalam, itu agak berlebihan," kecamnya.
Fokus Terganggu Drama Lapangan

Ketegangan di luar lapangan tampaknya berdampak langsung pada permainan Juventus. Para pemain terlihat ikut terseret emosi, dan beberapa di antaranya, termasuk Francisco Conceicao, menunjukkan reaksi kecewa saat ditarik keluar.
Situasi tersebut membuat Juventus kesulitan menjaga ketenangan saat menciptakan peluang. Mereka terlihat terburu-buru dalam penyelesaian akhir, sementara Verona terus memainkan tempo dengan cara yang memancing frustrasi.
"Kami tidak beruntung, dan dengan sedikit lebih banyak ketajaman kami bisa saja membalikkan keadaan, bahkan jika Anda tidak selalu bisa mengendalikan segalanya," ujar Spalletti menyesali hasil laga.
"Apa yang bisa kita lakukan adalah tetap berpikiran jernih di momen-momen penting, dan kita tidak melakukannya hari ini," sambungnya lagi.
Tekanan Zona Liga Champions
Hasil imbang ini memberikan tekanan tambahan bagi Juventus dalam persaingan empat besar. Meski secara permainan mereka mendominasi, hasil akhir justru merugikan ambisi klub musim ini. Spalletti mengakui bahwa tekanan untuk menang membuat timnya sedikit kehilangan kendali emosi.
Tensi di lapangan meningkat drastis setelah gol penyeimbang dari Dusan Vlahovic tercipta. Para pemain Juventus berusaha keras mencari gol kemenangan namun selalu terbentur pertahanan gerendel lawan. Hal inilah yang memicu ledakan emosi di pinggir lapangan antara staf kedua tim.
"Ketegangan meningkat setelah itu, Anda memiliki ketakutan untuk tidak berhasil, ketika semua orang memberi tahu Anda bahwa ini adalah pertandingan yang mudah dan Anda menemukan bahwa itu tidak mudah sama sekali," ungkap Spalletti.
"Kami harus selalu mengevaluasi apa yang terjadi, menganalisis berbagai hal, dan kemudian mencoba meningkatkan kemampuan untuk pertandingan berikutnya," pungkas Spalletti menutup wawancara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



