Striker Mematikan, Filippo Inzaghi Berkorban untuk AC Milan
Gia Yuda Pradana | 21 Juni 2023 10:14
Bola.net - Adriano Galliani, ketua komisaris (chairman) Monza, mengungkap pengorbanan Filippo Inzaghi untuk AC Milan. Pelatih Reggina (klub Serie B) tersebut rela mendapat gaji lebih kecil.
Pippo Inzaghi, panggilannya, pernah bermain untuk tim-tim besar Italia. Sebagai pemain, Pippo pernah bermain untuk Parma, Atalanta, Juventus, dan AC Milan.
Kepindahannya ke kubu Rossoneri menjadi momen pengorbanan dirinya. Ia menerima pemotongan gaji besar-besaran.
Bagaimana pengorbanan yang dilakukan Filippo Inzaghi? Simak komentar lengkap Galliani di bawah ini, Bolaneters.
Pemotongan Gaji yang Besar

Pippo baru-baru ini merilis buku otobiografi barunya. Saat menjadi pemain, mantan striker tersebut ingin meninggalkan Juventus ke Milan.
Pada perilisan bukunya, Galliani datang bersama tokoh sepak bola lainnya. Ia adalah sosok tangan kanan dari Silvio Berlusconi di Milan selama lebih dari 30 tahun, dan bertanggung jawab atas kepindahan Pippo pada 2001 lalu.
Filippo Inzaghi akhirnya pensiun sebagai pesepak bola usai menjadi bagian Il Diavolo pada rentang waktu 2001-2012. Sebelumnya, ia adalah penggawa Juventus (1997-2001).
"Ada 10 juta yang memisahkan kami dengan Juventus," aku Galliani.
"Saat itu, Inzaghi merelakan 10 juta itu hanya agar dia bisa datang ke Milan. Dia mendapatkan lebih sedikit bersama kami daripada yang akan dia dapatkan di Turin," ungkapnya
"Akan tetapi, di sisi lain, dia beruntung bersama kami untuk memenangkan Piala Dunia, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub," sambungnya.
Striker Mematikan

Filippo Inzaghi menjadi striker yang lumayan subur di level klub dan timnas. Giallini juga mengakui Pippo sebagai striker yang memiliki insting mematikan.
Pippo mencetak 126 gol dalam 300 pertandingan kompetitif untuk Rossoneri. Bersama Timnas Italia, Dia juga mencetak 25 gol dalam 57 penampilan.
Tentunya, Ia mempersembahkan beberapa trofi bergengsi. Pippo mengangkat Piala Dunia 2006 bersama tim asuhan Marcello Lippi, Liga Champions bersama Milan, dll.
"Saya selalu menyukai Pippo karena mungkin ada pemain yang lebih berbakat secara teknis, tetapi tidak ada yang memiliki insting mencetak gol seperti dia," pungkasnya.
Sumber: Football Italia
Penulis: Raka Darmawan (Peserta program Magang Merdeka 2023)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Bahagia Lihat Mykhailo Mudryk Kembali Bermain
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 11:00
-
Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
Liga Italia 6 Agustus 2026, 10:00
-
Manchester United Buka Peluang Pinjamkan Joshua Zirkzee ke Juventus
Liga Italia 5 Agustus 2026, 17:49
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, John Herdman Tak Salahkan Wasit
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 16:31
-
Barcelona Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri Setelah Proposal Awal Ditolak
Liga Spanyol 8 Agustus 2026, 15:46
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Gagal Dapatkan Vinicius Junior, Arsenal Disarankan Rekrut Marcus Rashford
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 14:12
-
Napoli Incar Benoit Badiashile, Chelsea Buka Jalan untuk Sang Bek
Liga Italia 8 Agustus 2026, 13:43
-
Arsenal Belum Bisa Umumkan Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle, Ada Apa?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 13:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59












