Suso Beber Alasan Giampaolo Gagal di AC Milan
Dimas Ardi Prasetya | 29 April 2020 23:20
Bola.net - Gelandang asal Spanyol Suso membahas sejumlah pelatihnya di AC Milan dan sekaligus membeberkan apa yang membuat Marco Giampaolo gagal di San Siro meski ia merupakan juru taktik yang hebat.
Suso membela Milan sejak tahun 2015. Ia diboyong setelah kontrak pemain kidal tersebut bersama Liverpool berakhir.
Suso sempat dipinjamkan ke Genoa. Namun setelah itu ia mampu menjadikan dirinya sebagai pilar utama Milan.
Ia menjadi salah satu sumber kreativitas serangan Rossoneri. Ia pun selalu jadi andalan tiap pelatih yang membesut Milan.
Montella, Gattuso, dan Mihajlovic
Selama di AC Milan, Suso pernah dilatih oleh beberapa allenatore. Di antaranya adalah Vincenzo Montella, Gennaro Gattuso, dan Sinisa Mihajlovic.
Suso kemudian membeberkan karakteristik masing-masing pelatih itu. “Vincenzo Montella membantu saya tumbuh, ia tidak banyak bicara dan membiarkan kami melanjutkannya, pelatih yang sangat saya sukai," ujarnya pada Sky Sport Italia.
"Saya juga memiliki mas yang baik dengan Gennaro Gattuso, yang sangat berbeda dengan Montella, karena ia pertama-tama adalah sosok manusia dan yang kedua baru sebagai kedua, jadi ia bisa bergaul dengan semua orang," tuturnya.
“Bahkan jika saya tidak bermain banyak, saya akui Sinisa Mihajlovic selalu sangat langsung dan jujur kepada saya," sambung Suso.
Alasan Giampaolo Gagal
Marco Giampaolo direkrut oleh AC Milan pada musim panas 2019 lalu. Ia dicomot dari Sampdoria.
Giampaolo mengusung taktik baru di Milan. Ia memakai skema dua penyerang. Rossoneri sendiri sebelumnya memakai skema tiga penyerang.
Namun Giampolo kesulitan untuk membawa Milan tampil sesuai ekspektasinya sendiri dan ekspektasi klub maupun fans. Pada akhirnya ia didepak setelah dua bulan berada di San Siro dan digantikan oleh Stefano Pioli.
“Marco Giampaolo, dalam hal menjadi seorang ahli taktik, nilainya 10 dari 10. Masalahnya adalah bahwa kami bermain sepanjang musim panas dalam satu cara dan kemudian setelah dua pertandingan buruk dengan Cesena dan Udinese, kami mengubah seluruh sistem. Ketika Anda memulai seperti itu, itu tidak pernah positif," terang Suso.
Alasan Balik ke Spanyol
Suso saat ini memperkuat Sevilla dengan status pinjaman. Ia bisa memperkuat klub tersebut secara permanen musim depan karena mereka punya opsi untuk membelinya di akhir musim nanti.
Suso kemudian membeberkan apa alasannya pindah ke Sevilla. Ia mengisyaratkan dirinya tidak cocok dengan skema yang diatur oleh Stefano Pioli.
"Segalanya tidak berjalan baik dengan Pioli dalam beberapa bulan terakhir, jadi saya memiliki kesempatan untuk kembali ke Spanyol dan saya mengambilnya," tandas Suso.
Selama di AC Milan, Suso telah tampil sebanyak 153 kali di semua ajang kompetisi. Ia mengemas 24 gol dan mengkreasikan 36 assist.
(sky sport italia)
Baca Juga:
Balotelli Bisa Saja Gabung Juventus, Tapi Kenapa Akhirnya Pilih Milan?
Cerita Suso yang Pernah Nyaris Membelot dari Milan ke Inter
Kaka, Neymar, dan Deretan 'Samba' Terganas di Liga Champions
Milan vs Barcelona 2006, Assist Brilian Ronaldinho dan Laga Terakhir Trio Diavolo
Memori Derby della Madonnina: Inter 0-6 Milan
Sebuah Kisah Klasik AC Milan: 5 Penyebab Tenggelamnya I Rossoneri
Ketika AC Milan Menghipnotis dan Menghancurkan Juventus 7-1
10 Pemain Legendaris dalam Sejarah Panjang AC Milan
Ketika Alessandro Nesta Dirayu Gabung Real Madrid, Apa Jawabnya?
Kesabaran Ante Rebic Berbuah Manis
AC Milan Bidik Kiper Milik Sporting Lisbon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Benfica Raih Kemenangan Perdana atas AC Milan
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 08:09
-
Rating Pemain AC Milan Usai Dibungkam Benfica 0-2: Masalah di Lini Belakang
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 06:53
-
Man of the Match Milan vs Benfica: Anatoliy Trubin
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 05:43
-
Hasil Milan vs Benfica: Rossoneri Awali Perjalanan di Liga Europa dengan Kekalahan
Liga Eropa UEFA 17 September 2026, 05:05
-
Link Streaming Milan vs Benfica di Liga Europa, 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 16 September 2026, 23:34
LATEST UPDATE
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:02
-
Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 16:18
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Bali United 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:15
-
Link Live Streaming PSM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:12
-
Link Live Streaming Persebaya vs Garudayaksa di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 15:04
-
Prediksi Marseille vs PSG 21 September 2026
Liga Eropa Lain 19 September 2026, 14:14
-
Prediksi Milan vs Lecce 21 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 13:05
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 11:17
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 10:25
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 10:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
