Suso Cetak Gol Indah vs MU, Pelatih Milan: Dia Kelas Dunia
Gia Yuda Pradana | 4 Agustus 2019 14:47
Bola.net - AC Milan kalah adu penalti melawan Manchester United (MU) dalam lanjutan turnamen pramusim International Champions Cup 2019 di Cardiff, Sabtu (03/8/2019). Meski kalah, Marco Giampaolo tak sepenuhnya kecewa.
Pelatih baru Milan itu cukup puas dengan pencapaian pasukannya, terutama Suso. Menurutnya, penyerang Spanyol yang mencetak gol indah dari luar kotak penalti MU itu adalah pemain kelas dunia yang harus dipertahankan.
"Kami masih kurang memperhatikan detail-detail kecil, tapi kami akan mengatasinya seiring waktu," kata Giampaolo setelah laga melawan MU, seperti dikutip Football Italia.
"Tim ini sudah mulai mengerti apa yang ingin saya implementasikan dan telah bermain dengan mentalitas yang bagus. Yang saya suka adalah mereka semua punya tujuan yang sama. Perhatian terhadap detail-detail kecil adalah bagian dari pekerjaan, tapi para pemain sudah mulai mengerti musik seperti apa yang ingin saya mainkan."
Giampaolo percaya Milan masih bisa jadi lebih baik lagi. Untuk itu, salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga agar Suso tetap berseragam Rossoneri.
Suso Harus Dipertahankan
Menurut Giampaolo, Milan memiliki permain-pemain bagus dan berkualitas. Mereka, terutama Suso, harus dipertahankan.
"Suso adalah pemain kelas dunia," lanjut Giampaolo.
"Saya sudah bilang itu pada dia dan klub. Suso bukan masalah bagi kami. Kami harus mempertahankan pemain-pemain terbaik kami."
Kegagalan Penalti Daniel Maldini
Melawan MU, Hakan Calhanoglu adalah salah satu pemain yang paling diandalkan oleh Giampaolo.
"Calhanoglu adalah pemain universal. Saya memasangnya di tengah karena [Lucas] Biglia mengalami masalah tendon dan saya tak ingin mengambil risiko. Saya sangat menyukai Lucas,"terang Giampaolo.
Milan kalah adu penalti 4-5 melawan MU. Kekalahan ini didapatkan setelah Daniel Maldini gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo Milan.
Tentang kegagalan penalti Maldini itu, Giampolo mengatakan: "Tidak masalah. Dialah yang harus menendang penalti itu, karena dia adalah penendang kelima kami."
"Sayangnya, dia gagal. Namun, itu akan berguna baginya. Pemain-pemain sepertinya butuh pertandingan untuk berkembang. Jika tidak diberi kesempatan, mereka takkan berkembang," pungkas pelatih AC Milan tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
















