
Bola.net - Massimiliano Mirabelli nampaknya masih belum bisa move on dari AC Milan pada era asuhannya dulu. Ia mengaku bahwa dirinya pernah berusaha untuk mendatangkan Pierre-Emerick Aubameyang dari Borussia Dortmund.
Saat ini, Aubameyang merupakan pemain andalan Arsenal. Performa terbaiknya bisa dilihat pada musim kemarin, di mana ia menyumbang 31 gol dan delapan assist dari 51 penanpilan. Berkat itu, the Gunners bisa menjadi finalis Liga Europa.
Sementara itu, permasalahan AC Milan di era kepemimpinan Mirabelli dan Marco Fassone selalu terletak di lini depan. Beberapa penyerang rekrutan mereka, seperti Andre Silva dan Nikola Kalinic, hanya membuat Rossoneri tampak membuang-buang uang.
Karena itulah, Milan tak kunjung bangkit setelah terakhir kali juara Serie A pada tahun 2011 lalu. Sejak kepergian Zlatan Ibrahimovic, praktis mereka tak pernah memiliki penyerang yang bisa diandalkan untuk menjebol gawang lawan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sangat Dekat dengan Aubameyang
Tentu saja Mirabelli sudah melakukan segalanya untuk memperbaiki kelemahan Milan dalam urusan mencetak gol. Salah satunya adalah dengan berupaya dengan menghadirkan Aubameyang yang diketahui pernah memperkuat Rossoneri saat masih muda.
"Kami sudah sangat dekat dengan Aubameyang, lalu hal ini [Bonucci] muncul. Faktanya tim sedang membutuhkan kepastian di lini serang. [Alvaro] Morata adalah alternatif dari Aubameyang," kenang Mirabelli soal tahun 2017 lalu kepada Tele Radio Stereo.
"Ide kami sudah jelas, lalu membuat keputusan final yang salah. Dalam dua tahun terakhir mereka masih berbicara soal organisasi, kami telah melihat bencana datang dalam 15 bulan," lanjutnya.
Gagal karena Leonardo Bonucci
Penyebab utama gagalnya Milan mendapatkan Aubameyang ternyata adalah pembelian Leonardo Bonucci dari Juventus. Padahal pada waktu itu Rossoneri sudah mencapai kesepakatan dengan sang pemain berikut klubnya.
"Kami sudah sangat dekat, kami telah mencapai kesepakatan dengan sang pemain dan hampir dengan Borussia. Negosiasi dengan Bonucci telah menggusur kami, jadi kami tak lagi punya hak untuk potensi secara ekonomi," tandasnya.
Jika Mirabelli masih sulit untuk move on, tidak demikian dengan Milan. Mereka telah mendapatkan sosok penyerang tajam yang bisa dijadikan andalan pada musim depan, yakni Krzysztof Piatek. Pria berumur 24 tahun itu mencetak sembilan gol dalam kurun waktu enam bulan saja.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 04:16Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Man City dan Chelsea, Kini Barcelona jadi Peminat Terdepan Andrea Cambiaso, Berapa Harganya?
Dusan Vlahovic Tinggalkan Juventus, Chiellini Isyaratkan Karier Baru di Luar Italia
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Dusan Vlahovic Pergi Gratis, Juventus Jajaki Alexander Sorloth jadi Pengganti
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

