Target Milan Musim 2019-20: Haram Finis di Papan tengah
Dimas Ardi Prasetya | 3 September 2019 21:49
Bola.net - Zvonimir Boban mengatakan klub sebesar AC Milan tak layak berada di papan tengah klasemen dan mengisyaratkan Rossoneri harus finis di zona empat besar.
Milan memulai era baru pada musim ini setelah ditinggalkan Gennaro Gattuso. Sekarang Rossoneri berada di bawah kendali pelatih baru, Marco Giampaolo.
Pelatih berusia 52 tahun itu dicomot ke San Siro oleh Boban dan juga Paolo Maldini. Kedua legenda Milan ini kemudian juga mendatangkan sejumlah pemain baru untuk membantu Giampaolo musim ini.
Total ada enam pemain baru yang didatangkan oleh Boban dan Maldini di bursa transfer musim panas kemarin. Di antaranya Raefael Leao, Ismael Bennacer dan Ante Rebic.
Target Milan
Sejak beberapa musim terakhir, Milan berharap untuk bisa kembali ke zona papan atas. Sebab mereka ingin segera kembali ke Liga Champions.
Target itu penting untuk dipenuhi. Sebab dengan demikian mereka akan terbantu secara finansial. Target itu pun tak berubah pada musim ini.
“Milan akan tumbuh dan kembali ke tempat mereka seharusnya. Akan tetapi ini adalah sebuah proses," ujarnya pada Sky Sports Italia.
"Milan adalah klub besar yang tidak bisa menerima hanyut di tengah-tengah papan klasemen. Kita harus memiliki ambisi, tetapi kita juga membutuhkan waktu,” seru Boban.
Cukup Ideal
Dalam beberapa musim terakhir, Milan terus mendatangkan pemain-pemain muda. Demikian juga pada bursa transfer musim panas kemarin.
Boban mengatakan harusnya ada tambahan satu atau dua pemain senior di skuat yang ada saat ini. Meski demikian, ia merasa komposisi yang ada saat ini cukup ideal dan ia yakin seiring waktu Milan akan tampil lebih solid.
“Strategi klub adalah berinvestasi pada pemain muda, tetapi harus juga ada pemain dengan pengalaman dan kekuatan. Beberapa di antaranya sudah kami miliki di skuat," tutur Boban.
“Kami memiliki campuran [pemain] yang bagus. Mungkin akan lebih baik jika kami memiliki kepala yang lebih tua, tetapi tim ini akan membaik," tutupnya.
AC Milan memulai kompetisi dengan tidak ideal setelah dikalahkan Udinese. Mereka kemudian menang atas Brescia di giornata kedua Serie A, namun performanya masih kurang memuaskan.
(Sky Sports Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












