Tassotti: Terlalu Banyak Sosok Inter di Manajemen Lama Milan
Yaumil Azis | 23 Agustus 2018 16:00
- Legenda AC Milan, Mauro Tassotti, merasa optimis dengan masa depan klub di tangan sosok-sosok baru di tubuh direksi Milan. Ia merasa kegagalan bekas timnya itu disebabkan oleh manajemen yang banyak diisi oleh wajah bernuansa rival sekota.
Setelah pergantian kepemilikan, dari Yonghong Li ke Elliot Management, Milan langsung melakukan pembenahan total. Figur penting seperti Massimiliano Mirabelli dan Marco Fassone didepak dan digantikan Leonardo serta Paolo Scaroni.
Tak butuh waktu lama, Leonardo langsung melakukan manuver penting dengan mendatangkan Gonzalo Higuain dan Mattia Caldara dari Juventus. Tidak hanya itu, ia juga berhasil memboyong Tiemoue Bakayoko dari Chelsea dengan status pinjaman.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Tassotti soal Milan.
Senang dengan Kehadiran Maldini

Leonardo juga mendatangkan Paolo Maldini untuk mendampinginya berurusan dengan jual beli pemain. Dan terbukti, kehadiran legenda tersebut membuat Rossoneri dengan mudah mendatangkan beberapa penggawa penting.
Bagi Tassotti, tidak memasukkan nama Maldini ke dalam manajemen merupakan sebuah tindakan kriminal. Dan ia senang bisa melihatnya kini bersanding dengan jajaran direksi yang baru.
Sebuah tindakan kriminal tidak melibatkan Paolo di Milan. Syaa pikir cukup konyol dia tidak kembali lebih cepat, namun ternyata dia tidak yakin dengan proyek sebelumnya, ujar Tassotti kepada Gazzetta dello Sport.
Saya tidak menyalahkannya, dulu ada seorang presiden [Yonghong Li] yang jarang melihat ke depan dan tidak membantu banyak dalam keraguan finansial, lanjutnya.
Terlalu Banyak Orang Inter

Tassotti juga beranggapan bahwa salah satu kegagalan AC Milan adalah kehadiran beberapa sosok yang diyakininya merupakan orang dari klub rival, Inter Milan. Dan dirinya pun kini semakin bersyukur semua figur tersebut telah ditendang keluar.
Lalu selanjutnya, bagaimana cara saya mengatakan ini? Terlalu banyak orang yang datang dari Inter. Sekarang klub telah membuat pergerakan yang bagus dan akhirnya ada kejelasan, tambahnya.
Sementara itu, Leonardo cukup handal untuk mengerjakan banyak hal. Dia adalah orang penting dalam dunia serta komunikasi, tutupnya.
Sebagai informasi, Mirabelli dulunya sempat menjabat sebagai pengintai bakat di Inter dan bertanggung jawab membawa nama-nama seperti Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic. Fassone pun sempat menjadi bagian dari Nerazzurri serta juara Serie A, Juventus.
Saksikan Juga Video Ini

Ketinggalan aksi-aksi menarik dalam pertandingan bulu tangkis tunggal Putri antara Korea Selatan vs Indonesia di Asian Games 2018? Saksikan cuplikannya melaluai tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














