Tentang Rasisme, Paulo Dybala Ajak Pesepak Bola Ambil Peran
Richard Andreas | 10 Juni 2020 05:00
Bola.net - Rasisme jadi salah satu isu panas di dunia sebulan terakhir. Sebab itu, sepak bola sebagai salah satu instrumen perubahan seharusnya bisa membantu memperbaiki keadaan.
Bermula dari kasus George Floyd di Amerika Serikat, demonstrasi besar-besaran mengecam tindakan rasisme terjadi di seluruh dunia. Singkatnya, demonstrasi itu menuntut pemulihan hak-hak kulit hitam yang sejauh ini dikerdilkan oleh kulit putih.
Memang isu ini isu lawas, peradaban sudah jauh berkembang. Namun, sepertinya rasisme masih jadi masalah besar di Eropa, Amerika Serikat, dan beberapa daerah lain, hanya tidak terlihat.
Kasus rasisme pun berulang kali menodai sepak bola. Bintang Juventus, Paulo Dybala, mengklaim bahwa rasisme sering terjadi di Serie A.
Apa kata Dybala? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Menyelaraskan Sudut Pandang
Kasus rasisme di Serie A terbilang tinggi, sudah ada banyak pemain berkulit hitam yang jadi korban. Dybala tahu betapa sulitnya bagi para korban untuk menghadapi diskriminasi itu, karena itulah dia merasa para pemain harus mengambil sikap.
"Terkadang sulit memosisikan diri Anda di posisi orang lain yang menderita perlakuan rasisme, sebab Anda tidak benar-benar jadi korban, sebab Anda tidak pernah merasakannya," buka Dybala kepada CNN.
"Namun, Anda tahu apa yang terjadi sebab Anda punya rekan setim yang jadi korban rasisme tidak hanya karena warna kulit mereka."
"Tapi juga karena asal negara mereka, yang dipandang buruk oleh orang lain," imbuhnya.
Pemain Harus Beraksi
Sayangnya, beberapa kasus rasisme di Serie A cenderung lolos tanpa hukuman berat. Karena itulah Dybala berharap para pemain mau mengambil tindakan. Sebab justru para pemainlah yang paling memahami posisi rekan-rekannya.
"Banyak stadion di Italia yang melakukan aksi rasisme pada sejumlah pemain. Hal ini pernah terjadi pada Mario Balotelli, juga pernah terjadi pada Pjanic. Dan saya kira hjukuman di Italia harus lebih berat," lanjut Dybala.
"Jika tidak, berarti para pemainlah yang harus mengambil sikap supaya masalah ini tidak terus terjadi. Kita bicara soal salah satu kompetisi terbesar di dunia, ada jutaan orang yanbg menonton."
"Karena itulah jika mereka yang menonton mendapati aksi rasisme dan tidak ada tindakan yang diambil, bakal lebih banyak orang yang berani dan melakukannya," tandasnya.
Sumber: CNN
Baca ini juga ya!
- MU Terdepan untuk Transfer Federico Chiesa
- Juventus Rayu Arthur Melo dengan Gaji Selangit
- Georgina Rodriguez Memikat dengan Busana Seksi, Ketat, dan Terbuka
- Rindu Aksi Cristiano Ronaldo? Yuk Simak Jadwal Lengkap Juventus di Serie A 2019/2020
- Sepatu Rugby, Rahasia di Balik Kecepatan Lari Cristiano Ronaldo yang Super
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Como: Pulisic Meragukan, Magis Luka Modric Jadi Tumpuan
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:21
-
Pengakuan Dosa Pasca Derby d'Italia: Bos Juventus Minta Maaf
Liga Italia 18 Februari 2026, 12:11
-
Kalah 5-2 dari Galatasaray, Juventus Yakin Bakal Comeback di Turin
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:57
-
Galatasaray Permalukan Juventus, Okan Buruk: Hari yang Mantap!
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:46
-
Sejarah Kelam Juventus Terulang
Liga Champions 18 Februari 2026, 09:35
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Wolves vs Arsenal - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Olympiacos vs Leverkusen - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Bodo/Glimt vs Inter - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Milan vs Como - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 Februari 2026, 19:45
-
Tempat Menonton AC Milan vs Como: Live Streaming Serie A di ANTV dan Vidio
Liga Italia 18 Februari 2026, 19:39
-
Tempat Menonton Wolves vs Arsenal: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 18 Februari 2026, 19:19
-
Jelang Milan vs Como, Fabregas Puji Mental Rossoneri dan Singgung Realita Scudetto
Liga Italia 18 Februari 2026, 18:57
-
Shin Guards Bikin Kagok Pemain Bola Tapi Perlu, Coba Takar Risikonya
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 18:46
-
Liverpool Injak Rem Dalam Perburuan Penyerang Aston Villa Ini
Liga Inggris 18 Februari 2026, 18:40
-
Proliga 2026: Laga Hidup Mati di Sentul untuk Bandung BJB Tandamata
Voli 18 Februari 2026, 18:24
-
Live Streaming Qarabag FK vs Newcastle - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48



