Terungkap, Alasan Raiola Enggan Bawa Haaland ke Juventus
Yaumil Azis | 31 Desember 2019 23:30
Bola.net - Sebelum resmi ke Borussia Dortmund, Erling Braut Haaland sempat dikabarkan dekat dengan Juventus. Tapi Mino Raiola enggan membawanya ke Turin kendati punya hubungan yang cukup baik dengan juara bertahan Serie A tersebut.
Ya, Haaland membuat publik terkejut dengan memutuskan untuk pindah ke Dortmund. Padahal ia berulang kali disebut bakalan bergabung dengan salah satu dari dua klub raksasa Eropa, yakni Manchester United dan Juventus.
Bahkan menurut kabar terakhir, pria berkebangsaan Norwegia tersebut sudah mencapai kesepakatan dengan Bianconeri. Jelas saja jika kabar tersebut langsung berubah menjadi sekadar rumor belaka.
Salah satu alasan mengapa Juventus diyakini bisa mendapatkan tanda tangan Haaland adalah Raiola. Namun ternyata, pria asal Italia itulah yang menghalangi Haaland mendarat di Allianz Stadium.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tak Mampu Menilai Talenta
Raiola punya alasan tersendiri. Berkaca dari pengalaman, ia merasa bahwa tim Italia tidak mengetahui cara untuk menilai talenta dari seorang pemain muda.
"Orang Italia tidak tahu cara untuk menilai talenta mereka sendiri, apalagi yang lainnya," ucap Raiola saat berbincang dengan media terkemuka Italia, La Repubblica, baru-baru ini.
"Saya pernah bertemu dengan pengamat Italia yang menangisi soal keajaiban bila mereka melihat seorang pemain bagus yang lahir pada tahun 2001. Lalu saya bilang ke dia: 'Apa yang akan anda lakukan jika tidak membiarkannya bermain'," lanjutnya.
Sedih karena Kasus Kean?
Perlu diketahui bahwa salah satu klien Raiola adalah Moise Kean. Penyerang berusia 19 tahun itu dikenal sebagai salah satu wonderkid Italia pada saat ini dan merupakan pemain binaan tim muda Juventus.
Sayangnya, Massimiliano Allegri selaku pelatih Juventus pada musim lalu enggan memberinya kesempatan tampil yang lebih banyak kendati sang pemain sudah mencetak gol-gol penting. Bahkan, Kean dilepas ke Everton pada musim panas kemarin.
"Sedih karena Kean? Belum. Saya tidak akan membawanya ke Premier League jika dia tidak bisa berbahasa Inggris secara sempurna, karena sangat jarang bagi anak Italia yang bisa beradaptasi di luar negeri," tambahnya.
"Mari bertanya kepada diri sendiri, mengapa Spanyol dan Prancis terus mengekspor pemainnya dan kami tidak. Jika saya membiarkan dia berada di Juventus, mereka akan membuatnya bermain di Serie C," tutupnya.
(Calciomercato.com)
Baca Juga:
- Juventus Capai Kesepakatan dengan Dejan Kulusevski, Begini Detail Kontraknya
- Hadiri Globe Soccer Awards, Harga Cincin dan Jam Tangan Mewah Ronaldo Ini Bikin Melongo
- Gaya Rambut baru Cristiano Ronaldo Jadi Bahan Ledekan Netizen
- Inilah Prestasi Ronaldo yang Mungkin Tak Bisa Dicapai Messi
- Jauh Ungguli Messi, Penghasilan Ronaldo dari Instagram Capai Rp11 Miliar Per Unggahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

