Terungkap! Massimiliano Allegri Pergi karena Dikhianati Juventus
Yaumil Azis | 24 Juni 2019 01:30
Bola.net - Masih banyak keraguan di balik pernyataan Massimiliano Allegri perihal alasannya hengkang dari Juventus. Sang mentor, Giovanni Galeone, mengungkapkan alasan sebenarnya yang terlontar langsung dari pria berumur 51 tahun tersebut.
Pada bulan Mei lalu, Allegri mengaku bahwa dirinya dan Juventus sudah tak bisa berjalan bersama lagi. Keputusan untuk angkat kaki dari Allianz Stadium pun sampai didiskusikan secara serius bersama sosok berpengaruh seperti Andrea Agnelli dan Pavel Nedved.
"Kami saling mengungkapkan ide kami tentang apa yang terbaik untuk masa depan Juventus. Setelahnya, klub mengevaluasi hal tersebut dan memutuskan bahwa pilihan terbaik adalah saya tidak menjadi pelatih Juventus musim depan," ujar Allegri kala itu, dikutip dari Football Italia.
Alasan tersebut dianggap masih kabur, sehingga publik pun mulai berspekulasi. Diyakini bahwa dirinya hengkang karena bermasalah dengan para penggemar yang terus mengkritisinya walaupun sudah mempersembahkan 11 gelar dalam lima tahun terakhir.
Kritikan yang paling keras datang setelah Juventus disingkirkan oleh Ajax di babak perempat final Liga Champions. Banyak yang merasa bahwa skema mantan pelatih AC Milan tersebut sudah usang dan mudah terbaca oleh lawan.
Namun ternyata, fans bukanlah alasan utama Allegri memutuskan hengkang dari Turin. Galeone akhirnya tahu penyebabnya setelah dirinya duduk satu meja bersama Allegri dan pelatih anyar AC Milan, Marco Giampaolo.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Allegri Hengkang
Galeone berujar kepada Il Fatto Quotidiano bahwa Allegri merasa dikhianati oleh Juventus, terutama sang presiden, Andrea Agnelli. Tetapi, mantan pelatih Pescara itu tidak menjelaskan latar belakang kekecewaan Allegri.
"Allegri sangat kecewa dan merasa dikhianati oleh Juventus," tutur Galeone. "Dia merasa sangat dikecewakan oleh sang presiden, Andrea Agnelli," sambungnya.
"Dia belum menyelesaikannya, tapi saya telah menyarankan dirinya untuk meninggalkan Juventus sejak bertahun-tahun lalu. Saya punya masalah dengan Juve sejak 1958. Mereka arogan, dan bertingkah seolah telah memiliki segalanya," lanjutnya.
Posisi Allegri di Juventus lalu digantikan oleh Maurizio Sarri, yang sebelumnya berhasil meraih trofi Liga Europa bersama Chelsea. Meskipun demikian, pencapaian itu tidak mengurangi rasa sangsi Galeone terhadapnya.
"Dia sedikit rusuh dan tidak punya persiapan dalam beberapa situasi tertentu. Saat saya membaca beberapa pernyataannya tahun lalu, saya mempertimbangkan apakah itu tepat [untuk dikatakan]," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
-
Resmi! Juventus Daratkan Bintang Timnas Turki ini ke Turin!
Liga Italia 17 Juli 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












