Tidak Perlu Berharap Allegri Dipecat, Sebab Juventus Tak Ingin Melakukannya
Asad Arifin | 15 April 2022 14:43
Bola.net - Berkali-kali tagar #AllegriOut dikumandangkan, dan jadi suara pendukung Juventus yang ingin melihat Massimiliano Allegri didepak dari kursi kepelatihan. Sayang, keinginan mereka takkan terwujud dalam waktu dekat.
Allegri ditunjuk sebagai pelatih baru pada musim panas lalu. Ia kembali untuk menggantikan Andrea Pirlo yang dicap gagal lantaran gagal mempersembahkan gelar juara Serie A kepada Bianconeri.
Dengan prestasi 11 trofi selama lima musim periode kepelatihan pertama, tidak heran kalau publik punya ekspektasi tinggi terhadap Juventus musim ini. Paling tidak, mereka bisa memberikan perlawanan.
Sayang, alih-alih perlawanan, Juventus tertinggal dari rival-rival bebuyutannya seperti Inter Milan dan AC Milan dalam perebutan Scudetto. Target realistis buat mereka saat ini hanyalah mengamankan tempat di empat besar.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
#AllegriOut yang Sia-sia
Tapi alasan fans Juventus kecewa terhadap Allegri bukan cuma prestasi, tapi juga kegagalan menghadirkan performa ciamik dalam pertandingan. Mereka seringkali dikesalkan oleh permainan bertahan ketika Juventus sedang unggul satu gol dari lawannya.
Pendekatan ini berulang kali dikeluhkan fans, bahkan pada beberapa musim terakhir periode pertama Allegri menjabat. Ekspektasi mereka melambung tinggi ketika Dusan Vlahovic didatangkan, dan dihempaskan begitu saja oleh Allegri.
Tidak heran kalau tagar #AllegriOut kerap berseliweran di media sosial belakangan ini, utamanya ketika Juventus meraih hasil yang mengecewakan. Namun harapan mereka takkan terkabul karena klub enggan memecat Allegri.
Jika dilogikakan, sudah sewajarnya Allegri mengalami nasib serupa seperti Pirlo. Sebab Juventus pun ternyata tidak bisa meraih trofi Serie A musim ini. Namun pihak klub melihat ada yang berbeda dari skuat sejak Allegri datang.
Ada Perbedaan dari Musim Sebelumnya
Perbedaan pertama terkait hasil. Juventus, musim ini, sempat terpuruk. Mereka kemudian bangkit dan mencatatkan 16 laga tanpa terkalahkan sampai dipaksa bertekuk lutut oleh Inter dua pekan lalu.
Sementara itu, performa Juventus di bawah asuhan Pirlo musim lalu menunjukkan grafik inkonsistensi. Juventus bisa mendapatkan hasil apik di satu momen, menurun, lalu kemudian meningkat lagi.
Berikutnya adalah terkait kedisiplinan. Allegri berhasil menghadirkan kedisiplinan di ruang ganti. Itu dilaporkan tak terlihat ketika Pirlo menjabat. Dua perbedaan ini membuat Juventus yakin mempertahankan Allegri.
Sebagai tambahan, memecat Allegri hanya akan memberikan kerugian secara finansial buat Bianconeri. Sebab mereka sudah terlanjur mengikat kontrak pria berumur 54 tahun itu dengan durasi empat tahun dan bayaran tujuh juta euro per musim.
(Tuttosport via Football Italia)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











