Torino vs Inter 2-2, Cristian Chivu Ogah Komentari Skandal Wasit: Saya Dibayar untuk Melatih!
Afdholud Dzikry | 27 April 2026 09:24
Bola.net - Inter Milan harus puas membawa pulang satu poin saat bertamu ke markas Torino dalam lanjutan Liga Italia yang berakhir dengan skor 2-2. Hasil ini terasa mengecewakan karena Nerazzurri sempat unggul dua gol lebih dulu sebelum akhirnya disamakan.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, memberikan penjelasan terkait kegagalan timnya menjaga keunggulan tersebut. Ia menyoroti adanya penurunan performa yang cukup terlihat pada babak kedua.
Chivu mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab atas hasil yang tidak maksimal ini. Ia merasa tidak mengambil keputusan yang tepat ketika tim berada dalam posisi unggul.
Di sisi lain, ia tetap memberikan apresiasi kepada Torino yang menunjukkan semangat juang hingga akhir pertandingan. Tim tuan rumah mampu memanfaatkan momentum untuk menyamakan kedudukan di menit-menit penutup.
Enggan Komentari Wasit

Di tengah memanasnya isu penyelidikan terhadap wasit atau kasus wasit Rocchi yang melibatkan Inter, Cristian Chivu memilih bersikap profesional. Ia tidak ingin mencari kambing hitam di luar lapangan atas kegagalan timnya meraih poin penuh.
Menurutnya, tugas seorang pelatih hanyalah memberikan instruksi taktis dan motivasi terbaik bagi para pemainnya.
Chivu menegaskan bahwa fokusnya tetap tertuju pada performa teknis anak asuhnya di setiap pertandingan. Ia menolak memberikan komentar yang bisa memperkeruh suasana terkait polemik perangkat pertandingan yang sedang terjadi. Sang pelatih ingin menjaga ketenangan di dalam ruang ganti agar target juara tetap terjaga.
"Saya berbicara tentang sepak bola. Saya adalah seorang pelatih dan saya dibayar untuk mempersiapkan tim menjalani pertandingan dengan cara terbaik serta menularkan ketenangan dan motivasi yang tepat," tegas Cristian Chivu.
Penyesalan Chivu

Inter sebenarnya sempat menguasai jalannya pertandingan saat unggul 2-0. Namun, situasi berubah setelah Torino meningkatkan tekanan di fase akhir laga.
Chivu menilai ada keputusan taktik yang tidak berjalan sesuai rencana ketika timnya sudah unggul. Ia melihat para pemain kehilangan kontrol saat lawan bermain dengan energi yang lebih besar.
"Pada kedudukan 2-0, saya tidak melakukan pekerjaan saya dengan baik dan saya bertanggung jawab. Namun, itu tidak mengubah banyak hal, kami hanya kurang tiga poin untuk memenangkan Scudetto," ujar Chivu dengan jujur.
"Ada rasa menyesal karena kami sempat memegang kendali pertandingan. Kami justru menerima serangan balik dari Torino saat mereka menaruh energi lebih banyak di akhir laga," tambahnya lagi.
Badai Cedera Menghantui Skuad
Selain faktor taktik, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian utama dalam pertandingan ini. Beberapa pemain kunci diketahui tidak berada dalam kondisi terbaiknya.
Padatnya jadwal membuat sejumlah pemain harus tampil meski belum sepenuhnya pulih. Hal ini membuat rotasi menjadi penting untuk menjaga keseimbangan tim.
"Calhanoglu dan Dumfries sedang tidak enak badan, perjalanan Lautaro masih panjang, dan Bastoni tidak dalam performa puncaknya. Tidak pernah mudah bermain di lapangan seperti ini pada periode musim tertentu," jelas Chivu mengenai kebugaran timnya.
"Anda harus mengatakan yang sebenarnya kepada para pemain dengan konsisten. Saya beruntung karena kelompok ini mau mengikuti instruksi dan kami telah menjalani musim yang sangat penting," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



