Untuk Kedua Kalinya, Jose Mourinho Menolak 'Penghargaan' Tapiro d'Oro
Yaumil Azis | 11 November 2021 04:57
Bola.net - Penghargaan satir Tapiro d'Oro kembali diberikan kepada Jose Mourinho. Sayangnya, pelatih AS Roma tersebut masih belum tertarik untuk menerimanya.
Tapiro d'Oro, atau Tapir Emas, adalah 'penghargaan' yang diberikan oleh program televisi dari Mediaset bernama Striscia la notizia. Piagam emas tersebut diberikan kepada figur besar atau politisi yang dipermalukan.
Mengingat pemberian piagam ini ditujukan sebagai candaan, beberapa figur tidak sungkan untuk menerimanya di depan kamera. Tapi tidak sedikit dari mereka yang berusaha untuk menghindar hingga koresponden acara, Valerio Staffelli, harus mengejarnya.
Tahun lalu, gelar Tapiro d'Oro jatuh ke tangan Andrea Pirlo yang kerap dituding sebagai penyebab sederet hasil buruk Juventus. Kali ini penghargaan tersebut berpindah tangan ke Jose Mourinho.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Menolak Tapiro d'Oro (Lagi)
Ini bukan kali pertama Mourinho menerima gelar tersebut. Pada tahun 2009 lalu, ia juga dianugerahi penghargaan yang sama ketika masih melatih Inter Milan. Namun Mourinho tak menggubris dan berlalu begitu saja.
Hal serupa juga dilakukan Mourinho pada tahun ini. Staffelli diketahui sudah tiba di tempat latihan Giallorossi, jauh-jauh untuk memberikan trofi Tapiro d'Oro dan harus pulang dengan rasa kecewa.
Mourinho bersikap dingin terhadap Staffelli. Pria berdarah Portugal tersebut sama sekali tidak mengindahkan kehadiran sang presenter, berjalan menuju mobil tanpa memberikan komentar apapun lalu pergi.
Roma sedang Terpuruk
Bukan hal yang mengherankan kalau Mourinho mendapatkan Tapiro d'Oro. Ia datang dengan harapan bisa membawa Roma kembali berjaya di berbagai kompetisi. Namun yang terjadi belakangan ini jauh dari ekspektasi.
Kekalahan di tangan klub Norwegia, Bodo/Glimt, dalam ajang UEFA Conference League adalah momen terburuk Mourinho selama menukangi Giallorossi. Tidak tanggung-tanggung, mereka dibantai dengan skor 1-6 pada laga tersebut.
Teranyar, Roma dipaksa bertekuk lutut oleh Venezia yang baru promosi ke Serie A dengan skor 2-3. Secara keseluruhan, Roma hanya mampu memperoleh satu kemenangan dari lima laga terakhirnya di semua kompetisi.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Jose Mourinho Hancurkan Ruang Ganti AS Roma: Lucu di Awal Musim, Kini Penuh Kecurigaan
- Jose Mourinho Bidik Striker Bodo/Glimt yang Sering 'Ngerjain' AS Roma
- Roma Kalah, Lawan Dapat Penalti, Mourinho Protes Wasit Lagi
- AS Roma Tumbang di Tangan Tim Promosi, Jose Mourinho Berusaha Jaga Omongan
- Timnya Beda, tapi Mourinho Masih Sama: Suka Protes Wasit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












