Wabah Virus Corona Bisa Paksa Klub Besar Menjiplak Metode Transfer NBA
Yaumil Azis | 28 Maret 2020 06:52
Bola.net - Wabah virus Corona sedang melanda hampir seluruh negara dan juga berdampak kepada industri sepak bola. Direktur Juventus, Fabio Paratici, meyakini bahwa akan ada habit NBA yang bakalan ditiru oleh sejumlah klub besar.
Virus Corona sukses membuat sejumlah kompetisi besar di berbagai belahan negara Eropa lumpuh. Langkah menunda keberlangsungan kompetisi dimulai oleh penyelenggara Serie A pada awal bulan Maret ini.
Kompetisi lain seperti Premier League, La Liga, dan juga Bundesliga menyusul satu persatu. Praktis, tidak ada pentas yang bisa disaksikan penikmat sepak bola kecuali Liga Bulgaria.
Namun masalah lainnya tidak sampai di situ. Klub-klub juga dilanda problematika besar karena alur keluar-masuk uang bisa mematikan finansial klub.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pertukaran Pemain Lebih Sering Terjadi
Masalah lainnya adalah bursa transfer musim panas yang akan segera dibuka. Direktur Inter Milan, Giuseppe Marotta, memprediksi bahwa harga para pasaran pemain bisa jatuh secara masif karena permasalahan ini.
"Di luar dari tanggal yang belum ditentukan, saya pikir ini akan menjadi bursa transfer yang buruk sehingga proses pertukaran pemain bakalan jadi lebih sering terjadi," ujar Marotta kepada Tuttosport.
"Kami akan meihat penurunan harga yang cukup drastis karena masalah ini terjadi secara global. Akan menjadi hal yang penting bagi klub untuk bisa memanfaatkan sumber daya dari tim akademi," lanjutnya.
Bisa Menjiplak NBA
Hal serupa juga dikatakan oleh direktur Juventus yang merupakan mantan rekan Marotta, Fabio Paratici. Ia meyakini kalau proses pertukaran seperti yang terjadi di kompetisi NBA bakalan menjadi lumrah di sepak bola.
"Akan ada banyak kesepakatan pertukaan, sebuah situasi yang akan membawa sepak bola menjadi lebih mirip dengan NBA," ungkapnya, juga kepada Tuttosport.
"Sepertinya beberapa klub, contohnya di Jerman, bisa mendapatkan keuntungan dari situasi krisis ini meski [Jerman] memiliki dasar ekonomi yang lebih stabil ketimbang lainnya," pungkasnya.
Seperti yang diketahui, pentas NBA tidak melibatkan biaya transfer antar pebasket dari satu klub ke klub lainnya. Mereka hanya bertukar pemain atau melalui skema bebas transfer.
(Football Italia)
Baca juga:
Masih Ingat Patung Wajah Ronaldo yang Tidak Mirip Itu? Begini Nasibnya Sekarang
Sempat Kesulitan Bernapas, Bagaimana Kondisi Paulo Dybala Saat Ini?
Juventus Hidupkan Minat untuk Marcelo
Menteri Olahraga Italia Pesimistis Serie A Bisa Digulirkan di Bulan Mei
Gabriel Jesus Tinggalkan Man City untuk Gabung Juventus? Begini Jawaban Agennya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Bek AC Milan Ini Segera Tinggalkan San Siro untuk Main di Inggris!
Liga Italia 17 Juli 2026, 08:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










