Wejangan Khusus Capello buat Rafael Leao: Mau Gacor di Tangan Allegri? Lakukan Ini!
Asad Arifin | 10 Juli 2025 12:32
Bola.net - Musim baru AC Milan telah resmi dimulai di Milanello dengan penuh harapan. Di bawah komando Massimiliano Allegri, Rossoneri bertekad untuk tampil jauh lebih baik dari musim sebelumnya.
Sorotan utama tentu saja tertuju pada bintang mereka, Rafael Leao. Meskipun talentanya tak terbantahkan, performa Leao pada musim 2024-2025 dinilai belum konsisten untuk membawa timnya berprestasi lebih tinggi.
Melihat situasi ini, legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, turut angkat bicara. Pengalamannya yang segudang sebagai mantan pelatih Milan membuatnya punya pandangan yang tajam terhadap skuad Merah-Hitam.
Capello secara khusus memberikan wejangan penting bagi Leao dan juga sang pelatih, Allegri. Saran ini digadang-gadang bisa menjadi kunci untuk membuka potensi terbaik sang pemain Portugal di musim 2025-2026.
Tuntutan Kinerja Level Tinggi
Bagi Capello, pemain dengan talenta sebesar Leao harus memiliki standar yang sangat tinggi. Konsistensi dalam menampilkan performa terbaik adalah sebuah kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi.
"Dari pemain seperti dia, sudah selayaknya kita mengharapkan performa level tinggi secara konsisten," tegas Fabio Capello.
Langkah untuk mencapai level tersebut harus datang dari dalam diri Leao sendiri. Menurut Capello, Allegri memang bertugas menemukan cara untuk memotivasinya, tetapi keinginan untuk berkembang adalah faktor utamanya.
Wajib Asah Kembali Naluri Gol
Salah satu pekerjaan rumah terbesar bagi Leao adalah mempertajam penyelesaian akhirnya. Ia dinilai terlalu sering membuang peluang emas yang berhasil ia ciptakan di depan gawang lawan.
"Allegri harus menemukan cara untuk mengeluarkan kemampuan itu darinya, karena bakatnya tidak perlu dipertanyakan. Sementara itu, dia harus banyak berlatih untuk penyelesaian akhirnya," ujar Capello.
"Dia sering masuk ke posisi menembak, tetapi kemudian gagal. Dia perlu latihan khusus untuk penyelesaian akhir; pada dasarnya, membiasakan diri menembak dari berbagai sudut dengan seseorang yang bisa memberitahunya di mana letak kesalahannya," sambungnya.
Selain itu, perbaikan posisi saat tidak menguasai bola juga menjadi catatan penting. Kemampuan ini krusial agar ia lebih efektif saat tim sedang membangun serangan maupun dalam transisi.
Resep Latihan ala Zlatan Ibrahimovic
Capello tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan solusi konkret yang pernah terbukti berhasil. Ia menyarankan Allegri untuk menerapkan metode latihan tambahan yang pernah ia gunakan pada Zlatan Ibrahimovic.
"Leao perlu meningkatkan kemampuannya di depan gawang. Dengan peluang yang berhasil ia ciptakan, dia harus jauh lebih sedikit gagal. Mereka perlu melakukan apa yang dulu saya lakukan dengan Ibra di akhir sesi latihan," saran Capello.
Metode ini terbukti sangat efektif saat Capello melatih Ibrahimovic di Juventus pada periode 2004-2006. Latihan menembak spesifik yang dilakukan berulang kali setelah sesi latihan reguler berhasil mengubah Ibra menjadi penyerang yang jauh lebih tajam.
Peran Kunci Allegri
Tugas untuk memoles Leao kini berada di pundak Massimiliano Allegri. Capello meyakini bahwa Allegri sangat percaya pada kualitas yang dimiliki oleh penyerang sayap andalannya tersebut.
"Max (Allegri) sangat percaya pada Rafa, karena dia percaya pada pemain berkualitas. Saat ini, dia masih mencoba memotivasinya, tetapi kita harus lihat apa yang akan terjadi nanti," kata Capello.
Membantu tim saat bertahan juga akan menjadi bagian krusial dalam perkembangan Leao musim depan. Dia mencontohkan kesuksesan PSG musim ini karena pengorbanan para pemain depan.
"Para penyerang PSG berlari naik-turun tanpa perlu diminta. Dia harus merasakan keinginan untuk membantu rekan satu timnya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






