Zamparini: Cavani Bukan Seorang Striker
Editor Bolanet | 20 Juli 2012 22:42
- Maurizio Zamparini dikenal sebagai pemilik klub yang gila, terutama oleh banyak pelatih. Hobinya dalam gonta-ganti pelatih sudah sangat melegenda. Zamparini tak pernah sungkan memecat seorang pelatih meski sang pelatih baru beberapa minggu ditunjuk.
Kegilaan Zamparini yang lain adalah ia tak pernah takut menjual pemain-pemain terbaiknya asal tawaran yang datang memuaskan dirinya. Dan kini, Zamparini menyatakan bahwa ia tak pernah menyesali semua keputusannya.
Saya tak pernah menyesali semua yang telah saya lakukan, semua itu adalah pengalaman. Di sepakbola, kesalahan sangat mudah untuk dibuat. Saya adalah orang yang mudah terbawa emosi, jadi itu juga tak banyak membantu, ujar Zamparini kepada Sky Sports 24.
Kadang saya terbangun dan melihat diri saya di cermin. Namun saya tak pernah ingin meninggalkan sepakbola, saya tak pernah menangis di sepakbola.
Zamparini lalu mengingat kembali beberapa pengalamannya selama memimpin . Dia menunjukkan beberapa hal yang dianggapnya terhebat.
Saya menangis setelah menjual Javier Pastore, tapi itu adalah tangis bahagia. pelatih terbaik saya di Palermo adalah Francesco Guidolin. Kemenangan terindah saya adalah ketika mengalahkan di Masa Luciano Moggi dan Antonio Giraudo, mereka sangat kuat.
Kiper terbaik saya adalah Salvatore Sirigu, sedangkan penyerang terbaik saya adalah Luca Toni, , dan Fabrizio Miccoli. Edinson Cavani sebetulnya bagus, tapi banyak yang bilang kalau dia bukanlah seorang penyerang.
Mengenai harapannya di musim depan, Zamparini mengutarakan bahwa dia berharap Palermo bisa finis di peringkat atas Serie A. Zamparini juga tak ingin pensiun dari dunia sepakbola.
Kami memiliki tim yang punya banyak kemampuan, saya harap kami bisa finis di posisi atas. Lalu saya hanya akan berhenti jika saya mati, pungkas Zamparini. (foti/hsw)
Kegilaan Zamparini yang lain adalah ia tak pernah takut menjual pemain-pemain terbaiknya asal tawaran yang datang memuaskan dirinya. Dan kini, Zamparini menyatakan bahwa ia tak pernah menyesali semua keputusannya.
Saya tak pernah menyesali semua yang telah saya lakukan, semua itu adalah pengalaman. Di sepakbola, kesalahan sangat mudah untuk dibuat. Saya adalah orang yang mudah terbawa emosi, jadi itu juga tak banyak membantu, ujar Zamparini kepada Sky Sports 24.
Kadang saya terbangun dan melihat diri saya di cermin. Namun saya tak pernah ingin meninggalkan sepakbola, saya tak pernah menangis di sepakbola.
Zamparini lalu mengingat kembali beberapa pengalamannya selama memimpin . Dia menunjukkan beberapa hal yang dianggapnya terhebat.
Saya menangis setelah menjual Javier Pastore, tapi itu adalah tangis bahagia. pelatih terbaik saya di Palermo adalah Francesco Guidolin. Kemenangan terindah saya adalah ketika mengalahkan di Masa Luciano Moggi dan Antonio Giraudo, mereka sangat kuat.
Kiper terbaik saya adalah Salvatore Sirigu, sedangkan penyerang terbaik saya adalah Luca Toni, , dan Fabrizio Miccoli. Edinson Cavani sebetulnya bagus, tapi banyak yang bilang kalau dia bukanlah seorang penyerang.
Mengenai harapannya di musim depan, Zamparini mengutarakan bahwa dia berharap Palermo bisa finis di peringkat atas Serie A. Zamparini juga tak ingin pensiun dari dunia sepakbola.
Kami memiliki tim yang punya banyak kemampuan, saya harap kami bisa finis di posisi atas. Lalu saya hanya akan berhenti jika saya mati, pungkas Zamparini. (foti/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emil Audero: Dari Como yang Kurang Memuaskan ke Palermo yang Lebih Menjanjikan?
Liga Italia 5 Februari 2025, 16:50
-
Berapa Gaji Emil Audero di Serie B Bersama Palermo?
Liga Italia 5 Februari 2025, 11:31
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










