Zenga: Buffon Lebih Kuat Dari Saya
Editor Bolanet | 29 Oktober 2014 21:14
- Mantan penjaga gawang Timnas , Walter Zenga, mengakui bahwa dirinya tak berada dalam level yang sama dengan Gianluigi Buffon.
Komentar itu terlontar sebelum Buffon mencatatkan pencapaian istimewa di Serie A, yakni tampil sebanyak 500 kali di kompetisi tertinggi di Italia tersebut. Prestasi tersebut akan dicapainya ketika tampil kontra , Kamis (30/10) dini hari nanti.
Zenga pun meyakini bahwa kiper gaek 36 tahun itu pantas disebut sebagai kiper terhebat Italia, bahkan dunia.
Kadang kala orang-orang menjuluki saya sebagai kiper terbaik di dunia. Tapi Buffon lebih kuat ketimbang saya, dan saya akan memilih untuk menempatkannya di posisi nomor satu, ujarnya pada Gazzetta dello Sport.
Ditambahkannya, Buffon adalah sosok kiper yang sangat berkualitas dan masih bisa berkarir dalam jangka waktu yang lama.
Secara teknik, dia adalah pemain yang komplit, namun dia juga memiliki kualitas moral yang penting juga. Dia memilikinya sangat banyak. Dia selalu berkorban, dia ikut turun ke Serie B (saat Juve didegradasi karena kasus Calciopoli). Saya tak akan terkejut apabila dia masih bermain di usia 45 tahun. Mungkin tidak untuk Juventus, tapi mungkin di Amerika, cetus mantan kiper Inter Milan ini. [initial]
(foti/dim)
Komentar itu terlontar sebelum Buffon mencatatkan pencapaian istimewa di Serie A, yakni tampil sebanyak 500 kali di kompetisi tertinggi di Italia tersebut. Prestasi tersebut akan dicapainya ketika tampil kontra , Kamis (30/10) dini hari nanti.
Zenga pun meyakini bahwa kiper gaek 36 tahun itu pantas disebut sebagai kiper terhebat Italia, bahkan dunia.
Kadang kala orang-orang menjuluki saya sebagai kiper terbaik di dunia. Tapi Buffon lebih kuat ketimbang saya, dan saya akan memilih untuk menempatkannya di posisi nomor satu, ujarnya pada Gazzetta dello Sport.
Ditambahkannya, Buffon adalah sosok kiper yang sangat berkualitas dan masih bisa berkarir dalam jangka waktu yang lama.
Secara teknik, dia adalah pemain yang komplit, namun dia juga memiliki kualitas moral yang penting juga. Dia memilikinya sangat banyak. Dia selalu berkorban, dia ikut turun ke Serie B (saat Juve didegradasi karena kasus Calciopoli). Saya tak akan terkejut apabila dia masih bermain di usia 45 tahun. Mungkin tidak untuk Juventus, tapi mungkin di Amerika, cetus mantan kiper Inter Milan ini. [initial]
Baca Juga:
500 Caps Serie A, Buffon Kenakan Ban Kapten Spesial
Skuat Lengkap Juventus Tantang Genoa
Buffon: Deal Kontrak Pogba Adalah Pernyataan Ambisi Juve
Sinyal Bahaya Buat La Vecchia Signora
Buffon Segera Perpanjang Kontrak di Juventus
Juventus Mulai Cari Pengganti Buffon
Buffon Pecah Rekor EURO
Buffon Akui Timnas Italia Era Conte Lebih Serius
Dominik Livakovic, Calon Suksesor Buffon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Juni 2026, 21:36
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 5 Juni 2026, 20:49
-
RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
Liga Inggris 5 Juni 2026, 20:28
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













