Digelar di Bali, 68th IPSF World Congress Dihadiri Peserta dari 30 Negara di Dunia
Stella Maris | 8 Agustus 2023 17:02
Bola.net - International Pharmaceutical Students Federation (IPSF) World Congress merupakan acara yang dihadirkan IPSF dan digelar rutin setiap tahun. Tahun lalu, IPSF World Congress diselenggarakan di Mesir. Tahun ini, 68th IPSF World Congress digelar International Conference Center Bali (ICCB), Kuta-Badung pada 1-14 Agustus 2023.
IPSF sebenarnya merupakan organisasi advokasi internasional terkemuka yang didirikan sejak 1949 oleh delapan asosiasi mahasiswa farmasi di London, Inggris. Hingga saat ini, IPSF mewakili lebih dari 500 ribu mahasiswa farmasi dan ilmu farmasi di lebih dari 100 negara di seluruh dunia.
IPSF World Congress ini pun menjadi salah satu tujuan dari organisasi IPSF bagi mahasiswa farmasi di seluruh dunia, agar dapat mengusulkan perbaikan-perbaikan yang diperlukan dengan tujuan untuk mencapai kesatuan pendidikan kefarmasian.
HMF 'AP' IB Jadi Host 68th IPSF World Congress
Tahun ini, Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF) 'Ars Praeparandi' ITB berhasil membawa Bali menjadi tuan rumah 68th IPSF World Congress. Shafanisa Fadhila selaku Vice Chairperson 68th IPSF World Congress mengatakan bahwa kongres ini merupakan acara rutin tahunan yang dihadiri delegasi IPSF dari berbagai negara. Dalam pelaksanaan World Congress 2023 ini, HMF 'AP' ITB juga bekerja sama dengan HIMAFARMA Udayana.
Perempuan yang akrab disapa Dhila ini menjelaskan kalau IPSF terbagi menjadi lima kelompok eksistensi regional, yaitu African Regional Office (AfRO), Asia Pacific Regional Office (APRO), Eastern Mediterranean Regional Office (EMRO), European Regional Office (EuRO), dan Pan American Regional Office (PARO). Adapun sebagai Ketua 68th IPSF World Congress adalah Immanuel Giustino.
Dari lima kelompok tersebut, ada sekitar 160 peserta yang merupakan delegasi dari 30 negara di dunia yang hadir dalam 68th IPSF World Congress, seperti Indonesia, Austria, Croatia, Egypt, Germany, Japan, Morocco, Nigeria, Portugal, Romania, Slovakia, PSA Taiwan, Tunisia, Inggris, Algeria, Canada, Czech Republic, France, Ghana, Iran, Malaysia, Netherlands, Philippines, Korea Selatan, Singapore, Slovenia, Thailand, Turkey, USA, serta Irlandia.
"Delegasi dari setiap kampus pun berbeda-beda. Ada yang hanya satu atau dua ada juga yang mencapai 20 orang. Dari Indonesia secara nasional ada ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia), lalu HMF 'AP' ITB, BEM FF UI, BEM KMFA UGM, BEMF USD, dan BEM FF UNAIR," ujar Dhila, pada Selasa (8/8).
Dari Kulik Topik Seputar Pendidikan Farmasi Hingga Perkenalkan Budaya Indonesia
Tujuan dan sasaran IPSF bukan sekadar mempromosikan pertukaran ide dan gagasan di bidang kesehatan masyarakat antar mahasiswa farmasi internasional saja. Lebih dari itu, IPSF juga mendorong pembentukan dan pengembangan organisasi dan pendidikan farmasi, dengan menjawab isu-isu dalam pendidikan farmasi dan pengembangan tenaga kerja.
Tahun ini, 68th IPSF World Congress mengangkat tema Envision the Evolution of Life’s Quality as Forthcoming Pharmacists. Dhila mengatakan lewat tema tersebut, diharapkan para peserta yang hadir dalam kongres ini dapat memanfaatkan teknologi masa kini dan terus berkembang mengikuti perkembangan zaman.
"Maka dari itu, di 68th IPSF World Congress ini ada beberapa acara yang dilakukan para peserta, seperti simposium ilmiah, workshop, training programs, dan kompetisi," ujar Dhila.
Dalam workshop Problem Solving and Thinking Tools misalnya mengundang speakers Director of Professional Development Department, Salma Yasyifa yang juga internship di Paragon Technology And Innovation, dan penerima Wardah Scholarship Program. Dalam 68th IPSF World Congress ini, Paragon Corp menjadi sponsor utama.
Selain itu ada juga Aromatherapy for Daily Stress Management Workshop, Improving Health in Pharmaceutical Care & Well-being for Gen Z Symposium, dan kompetisi Clinical Skill Event (CSE) berskala internasional. Nah, selain memperdalam ilmu farmasi dan sejumlah kompetisi atau lomba yang mengasah kemampuan farmasis, 68th IPSF World Congress juga memperkenalkan budaya Indonesia.
"Kami ada beberapa social event seperti Indonesian Night, International Night, Talent Show, dan Gala Night. Di Indonesian Night misalnya, kami memperkenalkan budaya Indonesia, mulai dari makanan sampai tari-tarian," ujar Dhila.
Gubernur Bali Wayan Koster Dukung Gelaran 68th IPSF World Congress
Dalam kongres internasional ini, Gubernur Bali Wayan Koster turut hadir. Kehadiran Wayan bukan hanya mendukung pendidikan farmasi yang terorganisir dalam skala regional dan internasional saja.
Wayan juga memperkenalkan Usada Bali sebagai kekuatan sistem pengobatan tradisional Bali yang bersumber dari alam. Wayan memperkenalkan Usada Bali kepada dunia internasional sebagai salah satu pilihan pengobatan yang sehat, natural, dan berkelanjutan.
"Saya kira ke depan dunia akan melakukan transformasi dari pengobatan konvensional mendekat ke pengobatan yang bersumber ke alam, yang sehat, natural, dan berkelanjutan. ini adalah pola baru dalam kehidupan masyarakat dunia. Saya hadir secara khusus karena saya senang karena yang hadir adalah para mahasiswa. Bali dipilih sebagai acara yang sangat penting karena itu saya dengan bangga dan merasa terhormat atas kehadiran para peserta," kata Wayan dalam sambutannya pada Minggu (6/8).
Digelar di International Conference Center Bali
International Conference Center Bali (ICCB) merupakan pusat konferensi modern yang menjadi tempat sempurna untuk mengadakan sejumlah acara, salah satunya adalah 68th IPSF World Congress. Dhila mengatakan, ICCB dipilih sebagai tempat diselenggarakannya 68th IPSF World Congress karena lokasi yang strategis.
"ICCB dekat dengan dua hotel, sehingga kami nggak kesulitan untuk mencari akomodasi bagi panitia dan peserta. Kami nggak perlu menyediakan transportasi tambahan karena jarak dari hotel ke ICCB dapat ditempuh dengan berjalan kaki kurang dari lima menit. Lokasinya juga dengan bandara dan Pantai Kuta," ujar Dhila.
Selain itu, kapasitas ruangan untuk Main Hall yang besar dan cukup untuk menampung para peserta dan panitia. ICCB yang terletak di jantung Kuta ini, juga memiliki tiga ruangan lain yang dapat digunakan selama 68th IPSF World Congress berlangsung, seperti Seed Room, Garden Room, dan Green Room.
"Fasilitasnya bagus dan bersih, lalu untuk para staf di ICCB sangat ramah, helpful. Jika kami ada permintaan mendadak, mereka sangat adaptif dan fleksibel. Jadi kami sangat-sangat terbantu," katanya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
KapanLagi Club dan Big Padel Club Satukan Komunitas Lewat Padel Bareng
Lain Lain 29 Juni 2026, 12:01
LATEST UPDATE
-
Kata Luke Shaw: MU Juara Premier League 2026/2027? Kenapa Tidak?
Liga Inggris 1 September 2026, 23:51
-
Harry Maguire Dukung Marcus Rashford Bersinar Lagi di Manchester United
Liga Inggris 1 September 2026, 23:38
-
Chelsea Tolak Pinangan Liverpool untuk Transfer Malo Gusto
Liga Inggris 1 September 2026, 23:34
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Bakal Merantau ke Spanyol
Liga Spanyol 1 September 2026, 23:23
-
Bukannya Beli Bek Kiri Baru, MU Bakal Beli Gelandang Baru di Deadline Day?
Liga Inggris 1 September 2026, 23:14
-
Here We Go! Manchester City Jadikan Enzo Fernandez Pemain Termahal di Inggris!
Liga Inggris 1 September 2026, 23:06
-
Paul Scholes Desak Manchester United Serius Kejar Lewis Hall
Liga Inggris 1 September 2026, 21:43
-
Inilah Skuad Timnas Voli Putra dan Putri Indonesia untuk Asian Games 2026
Voli 1 September 2026, 21:33
-
Real Madrid 'Terjebak' Situasi Sulit untuk Menjual Ferland Mendy
Liga Spanyol 1 September 2026, 21:14
-
Resmi! Barcelona Tuntaskan Transfer Gabriel Jesus dari Arsenal
Liga Spanyol 1 September 2026, 20:11
-
Kabar Terbaru Jorge Salinas: Jadi Gabung Manchester United?
Liga Inggris 1 September 2026, 20:02
-
No Arsenal, No Barcelona! Julian Alvarez Terima Nasib Bertahan di Atletico!
Liga Spanyol 1 September 2026, 19:52
-
Aston Villa Tutup Pintu Bagi Manchester United untuk Daratkan Ian Maatsen
Liga Inggris 1 September 2026, 19:42
-
Chelsea Ingin Manu Kone Jadi Penerus Enzo Fernandez, AS Roma: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 1 September 2026, 19:33
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




