Diklaim Liga Terbaik Di Dunia, Javier Tebas: Premier League Tidak Berkelanjutan Soal Finansial!
Editor Bolanet | 13 Januari 2023 10:19
Bola.net - Selama ini banyak yang mengklaim bahwa Premier League sebagai liga terbaik di dunia. Namun hal tersebut nampaknya tidak berlaku bagi Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas.
Wajar saja bila Premier League dianggap sebagai liga terbaik mengingat ketatnya kompetisi di liga terebut. Para tim di luar klub big six Premier League mampu memberikan perlawanan sengit sehingga juara di Inggris sulit diprediksi.
Namun Tebas justru melihat Premier League bukan sebagai liga terbaik dalam sudut pandang finansial. Tebas merasa para tim-tim Premier League terlalu boros dalam membelanjakan uang mereka di bursa transfer.
“Yang saya khawatirkan adalah Premier League, dan saya sudah khawatir selama bertahun-tahun dari sekarang,” terang Tebas dikutip dari The Guardian.
Kehilangan Uang
Meskipun memiliki pendapatan yang besar, tim Premier League juga punya pengeluaran yang besar. Premier League bertanggung jawab atas 49 persen pengeluaran di lima liga top Eropa terhitung sejak tahun 2008.
Tebas mempertanyakan apakah perilaku boros tim Premier League sudah memperhitungkan aspek keberlanjutan secara finansial. Tebas merasa Premier League harus belajar dari Liga Spanyol dan Bundesliga yang telah menerapkan keberlanjutan finansial di setiap timnya.
“Tapi sekarang diubah menjadi kompetisi yang rugi sepanjang tahun. Semua klub kehilangan uang. Tidak ada keberlanjutan di Premier League. Premier League bukanlah model yang berkelanjutan secara finansial,” ujar Tebas.
Menurut Tebas, perilaku tersebut muncul akibat modal besar yang diberikan para pemilik tim Premier League. Tebas juga menambahkan perilaku itu bisa mendistorsi pasar khususnya di Kawasan Eropa.
“Mereka dibiayai oleh pemiliknya tetapi dengan jumlah uang yang sangat besar dan itu mendistorsi pasar. Mereka mendapat lebih banyak pendapatan, oke. Tapi anda kehilangan uang.”
“Anda menyuntikkan satu setengah miliar setiap tahun. Apa artinya? Itu berarti Anda tidak berkelanjutan sama sekali,” tambah Tebas.
Khawatir Merugi
Pernyataan Javier Tebas muncul akibat rasa khawatirnya terhadap para tim Premier League. Pengeluaran besar tim Premier League sangat rentan membuat mereka terkena masalah finansial hingga merugi setiap tahun.
Selain itu, perilaku tersebut juga membuat harga pasar para pemain di Eropa semakin meningkat. Banyak tim Premier League berani mengambil resiko untuk membayar biaya transfer mahal para pemain yang sedang bersinar.
“Anda membutuhkan kesinambungan finansial. Kami bisa bersaing dengan Premier League tanpa masalah sama sekali. Saya tidak khawatir tentang fakta bahwa tim posisi ke-15 di Liga Premier merekrut pemain Spanyol.”
“Saya khawatir tentang fakta bahwa mereka menandatanganinya ketika mereka merugi. Karena kami tidak mengizinkan klub kami melakukan itu,”tambah Tebas.
Liga Spanyol dan Bundesliga Sebagai Contoh
Javier Tebas menampilkan Liga Spanyol dan Bundesliga sebagai contoh yang baik dalam pengelolaan finansial berkelanjutan. Dua liga tersebut dianggap sebagai liga yang bagus dalam mengelola finansial mereka dengan masing-masing kebijakan.
“Hanya dua liga yang berkelanjutan secara ekonomi adalah Bundesliga dan La Liga. Kita perlu berjuang agar kesinambungan finansial juga diterapkan di Premier League,” jelas Tebas.
Barcelona menjadi salah satu contoh tim yang tidak boleh mengeluarkan banyak uang ketika kondisi finansial mereka sedang memburuk. Di awal musim, Barcelona bahkan harus menurunkan gaji pemain hingga membuka tuas ekonomi untuk menyeimbangkan keuangan mereka.
Tebas juga merasa besarnya modal tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi maupun pendapatan tim Premier League. Hal ini terbukti dari tim-tim Liga Spanyol lebih konsisten dalam segi prestasi dan pendapatan dibandingkan Premier League.
Sumber: The Guardian
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 20:17
-
Anthony Gordon Beri Nilai 7,5 untuk Awal Kariernya di Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 18:05
-
Barcelona Pede Jamu Aston Villa, Punya Catatan Apik Kontra Klub Inggris di Kandang
Liga Champions 3 November 2026, 17:25
-
Arsenal Kepincut Bintang Muda Bournemouth Ini, Coba Dibajak di Januari 2027
Liga Inggris 3 November 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



