Ibrahimovic dan Pemain Bola yang Memulai Karier dari Jalanan
Aga Deta | 30 Oktober 2019 10:21
Bola.net - Ada jalan yang panjang untuk menjadi pesepak bola yang terkenal. Bakat saja ternyata tidak cukup, karena harus dibarengi dengan tekad kuat dan kerja keras.
Banyak pemain memulai kariernya dari akademi klub. Lionel Messi Contohnya.
La Pulga merupakan produk akademi Barcelona, La Masia. Ia menjalani laga debut bersama Barcelona pada 16 Oktober 2004 sebagai pemain pengganti saat Barcelona melawan Espanyol.
Karier Messi kemudian melesat dan menjadi satu di antara pesepak bola tersukses di dunia. Ia berhasil memperoleh lima kali trofi Ballon d'Or.
Namun, tidak semua pemain dapat masuk akademi klub. Bukan dari keluarga kaya menjadi satu di antara faktor pesepak bola tak bisa gabung akademi klub.
Mereka justru mengasah kemampuan sepak bola dari jalanan yang berdebu. Dilansir Bola.com, berikut tujuh pesepak bola yang memulai karier dari jalanan.
Victor Moses

Victor Moses memulai karier sepak bola dari jalanan. Saat berusia 11 tahun ia telah menjadi yatim piatu.
Moses lahir di Nigeria, namun menjalani kehidupan di London Selatan setelah kedua orang tuanya meninggal karena penembakan.
Kemampuan Moses mengolah si kulit bundar terlacak oleh pemandu bakat saat bermain di kompetisi lokal bertajuk Tandrdge League. Ia kemudian diboyong Cristal Palace.
Saat ini pemain Chelsea tersebut sedang dipinjamkan ke Fenerbahce.
Juan Cuadrado

Juan Cuadrado merupakan winger Juventus. Ia tampil menawan saat bermain bersama Fiorentina sebelum bergabung dengan Chelsea, lalu Si Nyonya Tua.
Juan Cuadrado tumbuh di daerah yang keras dan tingkat kriminal yang tinggi. Ia menjadi saksi saat sang ayah tertembak.
Ia sempat bermain sepak bola di jalanan tanpa menggunakan sepatu yang membuat tim lokal, Independiente Madellin menaruh minat kepadanya.
Ronaldo Nazario da Lima

Ronaldo Nazario da Lima memulai karier sepak bola di jalanan yang kotor di dekat kota Rio de Jeneiro. Ia bermain bola tanpa alas kaki.
Pada 1993 seorang pemandu bakat membujuknya untuk bergabung ke tim Crizeiro. Ronaldo kemudian menjadi pesepak bola tersohor dunia yang pernah membela Real Madrid dan Barcelona.
Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic memulai karier sepak bola dari jalanan di Swedia. Ia tinggal di distrik Rosengard, Malmo, yang terkenal keras.
Ayah ibra adalah pemabuk berat dan ibunya memiliki watak yang keras. Ibra lantas mengembangkakan bakatnya sendiri. Setelah bermain di jalanan Rosengard, ia akhirnya tampil bersama tim lokal.
Kini, Zlatan Ibrahimovic menjadi satu di antara pesohor lapangan hijau yang terkenal dengan ciri khasnya. Ia kini memperkuat LA Galaxy.
Alexis Sanchez

Alexis Sanchez memiliki masa kecil yang pahit. Ia sempat menjadi tukang sapu hingga tukang cuci mobil.
Bahkan Sanchez bermain di jalanan dengan bola yang terbuat dari gumpalan kain. Dengan bakat yang dimiliki membuatnya dilirik oleh tim lokal hingga bisa bermain di CD Cobreloa. Kini Sanchez memperkuat tim besar Italia, Inter Milan.
Neymar Jr

Seperti pemain bola brasil lainnya, Neymar tidak memulai sepak bola dari lapangan hijau. Neymar mengasah skill di jalanan atau tanah lapang berdebu di kota kelahirannya, Mogi das Cruzes, Brasil.
Neymar kemudian bermain untuk tim lokal amatir. Bakat Neymar ternyata menarik perhatian berbagai pelatih di Brasil. Neymar lalu bergabung ke Santos kemudian hengkang ke Barcelona.
Kini, Neymar bermain bersama Paris Saint-Germain setelah memutuskan pindah dari tim catalan pada 2017. Neymar masih tercatat sebagai pesepak bola paling mahal di dunia.
Dani Alves

Dani Alves berlatar belakang keluarga petani. Ia sering mencuri waktu untuk bermain bola setelah bercocok tanam pada pagi hari.
Setelah bermain bersama tetangganya di jalanan, Alves berhasil menumbuhkan bakatnya di tim lokal. Ia berhasil meraih kesuksesan saat berposisi bek kanan.
Alves pernah memperkuat Sevilla, Barcelona, Juventus, Paris Saint-Germain sebelum kembali ke tanah kelahirannya. Dani Alves merupakan pemain dengan raihan trofi terbanyak di dunia. Ia telah mengoleksi 40 trofi sepanjang kariernya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 29 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2026 Jadi Panggung John Herdman Seleksi Pemain untuk FIFA ASEAN Cup
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




