Jenis-Jenis Bahan Makanan yang Dapat Memperkuat Imunitas Tubuh
Anindhya Danartikanya | 3 Mei 2020 17:10
Bola.net - Kita harus menjaga kekebalan tubuh dalam level terbaik, karena dengan sistem kekebalan tubuh kuat, kita akan terhindar dari potensi terkena berbagai macam penyakit. Tanpa sistem kekebalan yang baik, akan memengaruhi kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Selain dapat memiliki risiko terkena berbagai penyakit, kekebalan yang menurun dapat membuat tubuh menjadi kurang berenergi. Tugas sistem kekebalan tubuh adalah menyaring sel-sel yang tidak berguna dan membersihkannya dari dalam tubuh, sehingga tubuh tetap terjaga kesehatannya.
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan agar sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat, seperti menjaga pola makan dan rutin melakukan aktivitas fisik. Pola hidup seseorang sangat berkaitan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Makin sehat pola hidup yang dilakukan, akan makin kuat juga sistem kekebalan tubuhnya.
Di sisi lain, Anda bisa membangun sistem kekebalan tubuh yang kuat dengan mengonsumsi jenis makanan yang tepat. Beberapa jenis makanan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh jika dikonsumsi secara rutin adalah bawang dan beri.
Berikut rangkuman dari Healthline, enam jenis makanan yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Jeruk
Banyak orang yang mengonsumsi vitamin C ketika mengalami gejala flu atau demam. Hal itu karena vitamin C dapat membangun sistem kekebalan tubuh sehingga menghilangkan potensi terkena berbagai macam penyakit.
Jeruk mengandung banyak vitamin C. Vitamin ini juga dipercaya dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang dapat membantu tubuh melawan infeksi.
Tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C dengan sendirinya sehingga perlu asupan vitamin C dari bahan makanan yang dikonsumsi. Anda bisa mendapatkannya dengan memakan buah jeruk secara rutin.
Paprika Merah
Jeruk dikenal memiliki kandungan vitamin C yang cukup banyak, namun faktanya paprika merah memiliki lebih banyak kandungan vitamin C daripada jeruk.
Selain itu paprika juga mengandung beta karoten yang cukup tinggi. Selain dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengonsumsi paprika dapat menjaga kesehatan mata.
Brokoli
Brokoli adalah satu di antara jenis sayuran yang sangat menyehatkan karena memiliki kandungan nutrisi tinggi, sehingga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Brokoli mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan juga serat, yang dapat membantu memberi energi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Bawang Putih
Bawang putih sering ditemukan di berbagai masakan karena dapat memberikan tambahan rasa pada masakan itu. Selain menjadi penambah rasa masakan, bawang putih baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
Menurut berbagai penelitian, bawang putih dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan memperlambat pengerasan pembulu darah.
Jahe
Jahe merupakan satu di antara rempah-rempah yang sering dijadikan sebagai obat tradisional karena memiliki berbagai khasiat yang dapat menyehatkan tubuh.
Jahe dikenal banyak kalangan dapat mengurangi peradangan, yang dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan. Jahe juga mengandung vitamin C dan magnesium, yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Teh Hijau
Baik teh hijau maupun teh hitam memiliki kandungan flavonoid, senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh. Namun, teh hijau lebih unggul karena memiliki kandungan epigallocatechin gallate (EGCG), yang merupakan senyawa antioksidan kuat lainnya.
EGCG telah terbukti dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dengan cukup signifikan. Minumlah teh hijau secara rutin agar kekuatan sistem kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Rheza Aditya Gradianto/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 1 Mei 2020
Video: 6 Jenis Masker Beserta Fungsinya untuk Cegah Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

