
Bola.net - PB Akuatik Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakornas) di Hotel Aryaduta Jakarta pada Sabtu (28/2/2026). Dari forum tersebut, sejumlah keputusan strategis lahir, termasuk wacana pembentukan asosiasi baru untuk cabang polo air.
Asosiasi tersebut nantinya tetap berada di bawah naungan PB Akuatik Indonesia sebagai induk organisasi. Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Bakrie, menyebut langkah ini muncul karena polo air dinilai memiliki potensi industri yang menjanjikan.
"Dan yang menarik juga, di dalam Akuatik Indonesia ini bukan saja renang. Ada polo air, ada juga renang indah, ada loncat indah, open water swimming," ujar Anindya Bakrie saat ditemui di sela acara.
"Nah, salah satu usulannya adalah untuk dikaji bagaimana polo air bisa menjadi asosiasi, tapi tetap di bawah federasi kita, Akuatik Indonesia. Kenapa? Karena ini olahraga beregu, sudah bisa dibilang sepak bolanya air," jelas Anindya Bakrie.
Polo Air Butuh Perhatian Khusus

Anindya Bakrie merasa polo air butuh perhatian khusus. Apalagi, potensi prestasi dari olahraga tersebut cukup besar. Misalnya mereka mampu meraih medali emas pada ajang SEA Games 2019 yang digelar di Filipina.
"Jadi dibutuhkan perhatian khusus dan juga penanganan khusus daripada model untuk memastikan keberlanjutannya berjalan, termasuk dari sisi pembiayaan, pelatihan, dan lain-lain. Dan juga kita punya prestasi juga tidak jelek, bagus malah. Kita pernah meraih emas ya di Filipina," katanya.
"Terakhir berturut-turut kita dapat medali perak. Nah, ini tentu menjadi suatu kajian yang serius ya," sambung pria berusia 51 tahun itu.
Pembentukan Liga Polo Air

Anindya Bakrie kemudian menjelaskan pihaknya segera mengkaji pembentukan Asosiasi Polo Air Indonesia, termasuk membentuk liga polo air yang bisa menghasilkan atlet berkualitas dan memancing penonton hadir langsung di arena.
"Kami akan kaji, tapi memang niatnya itu sudah terdengar sejak setahun atau dua tahun terakhir. Dan saya rasa masuk akal, karena dalam Akuatik Indonesia ini olahraganya banyak. Kalau di World Aquatics itu renang, tapi kalau di Akuatik Indonesia itu bukan hanya renang, tapi juga loncat indah, renang indah, polo air, open water swimming," jelas Anindya.
"Sehingga untuk penanganan khusus, apalagi ini satu-satunya yang bisa dibilang olahraga tim beregu, tentunya di luar dari artistik yang beregu ya, tapi dalam arti kata sebenarnya dalam pertandingan ya. Jadi saya rasa itu suatu hal yang bagus, kita akan kaji."
"Dan arahnya memang seperti itu, ini hanya bentuknya yang pas supaya juga tidak merubah AD/ART yang mana. Namun, kami mengacu juga ya seperti kalau di PSSI ada futsal, nah ini juga mungkin bisa ada polo air. Dan juga dengan liganya kita juga akan giatkan liga polo air," tandasnya.
Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 28/02/2026
Baca Juga:
- Rakernas Akuatik Indonesia 2026: Mengemas Olahraga dalam Modernitas Digital, dari Podcast Edukatif hingga Siaran Langsung Dunia
- Rakernas Akuatik Indonesia 2026: Visi Strategis Anindya Bakrie, Menjaga Prestasi dan Estafet Regenerasi
- Jadwal Lengkap Pertandingan Tim Akuatik Indonesia Sepanjang 2026
- Pengprov Akuatik Indonesia DIY Resmi Dilantik, Anindya Bakrie Tekankan Kolaborasi dan Prestasi
- Panen 13 Medali di SEA Games 2025, Tim Renang Indonesia Masih Punya PR Besar
- Akuatik Indonesia Bangkit! Jason Donovan Sabet 2 Emas, Richard Sam Bera Puji Generasi Baru Merah Putih
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 10:00Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 07:00Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 07:00Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
BERITA LAINNYA
-
lain lain 10 Juli 2026 09:21Dari Lapangan Sampai Nongkrong, Ini Cara Tetap Segar Setelah Main Bola
-
lain lain 9 Juli 2026 08:59YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
SOROT
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:51Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:19Kronologi Penemuan Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Kuningan
-
Liputan6 18 Juli 2026 00:54Gempa M 7,4 Meksiko Picu Peringatan Tsunami, Air Laut Naik 0,5 Meter
-
Liputan6 17 Juli 2026 23:02Ekonom Sebut Ekonomi Indonesia Masih Tumbuh, Tapi Waspada Risiko Fiskal
-
Liputan6 17 Juli 2026 22:15Hotman Beberkan 5 Alasan Eks Jampidsus Febrie Tak Layak Jadi Tersangka
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5291960/original/050115400_1753237541-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/725476/original/ilustrasi_pistol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3342296/original/095357800_1609984155-gempa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300179/original/038297600_1784304434-IMG_2114.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1983524/original/003453600_1520762707-AP18068588494177.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292892/original/019035300_1783663723-jam7.jpg)
