Pahami Arti Endemi, Epidemi, dan Pandemi dalam Hadapi Covid-19
Anindhya Danartikanya | 26 Maret 2020 08:17
Bola.net - WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Seiring dengan itu, istilah-istilah terutama dari dunia kesehatan, mulai bermunculan. Ada yang sudah akrab, ada pula yang mungkin masih terasa asing dalam kehidupan sehari-hari.
Pada awal kemunculan, kata 'virus' paling kerap diperbincangkan. Utamanya menyoal virus Corona. Setelah virus Corona merebak, kata 'wabah' mulai muncul, dan selanjutnya ada kata 'pandemi'.
Bersamaan dengan pandemi, masyarakat dikenalkan dengan kata ODP, PDP, hingga istilah yang mungkin baru, seperti work from home, social distancing, dan physical distancing. Secara khusus, kata wabah, endemi, epidemi, dan pandemi, termasuk bagian epidemiologi, yakni ilmu tentang penyebaran penyakit menular pada manusia dan faktor yang dapat memengaruhi penyebaran itu.
Pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografis yang luas. WHO menggunakan kata 'wabah' dalam kasus virus Corona, sebelumnya akhirnya 'meningkatkan statusnya' menjadi pandemi.
Hal itu setelah melihat fakta bahwa virus Corona sudah menjangkiti banyak orang di berbagai negara dalam waktu hampir bersamaan. Secara garis besar, pandemi merupakan tingkatan tertinggi, lantaran sebelum menjadi pandemi, harus lebih dulu melewati tahapan endemi (wabah) dan epidemi.
Berikut penjelasan istilah-istilah epidemiologi tersebut, dari berbagai sumber.
Arti Kata
Endemi
Penyakit yang berjangkit di suatu daerah atau pada suatu golongan masyarakat; hawar.
Hawar: penyakit yang serentak menyerang penduduk di daerah tertentu (seperti malaria, kolera).
Epidemi
Penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu; wabah.
Wabah: penyakit menular yang berjangkit dengan cepat, menyerang sejumlah besar orang di daerah yang luas (seperti wabah cacar, disentri, kolera).
Pandemi
Wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.
endemi < epidemi < pandemi
Fase Pandemi
Fase 1
Pada fase ini, tak ada virus yang beredar di antara hewan dapat menyebabkan infeksi pada manusia.
Fase 2
Fase 2 ditandai dengan adanya virus yang beredar di antara hewan yang diketahui dapat menyebabkan infeksi pada manusia sehingga dianggap sebagai potensi ancaman pandemi.
Fase 3
Dalam fase 3, virus yang disebabkan dari hewan atau hewan-manusia menyebabkan beberapa kasus secara sporadis atau menjangkiti sekelompok kecil orang. Namun, belum cukup untuk menetapkannya sebagai wabah di masyarakat. Penularan dari manusia ke manusia pun masih terbatas.
Fase 4
Pada fase ini, penularan virus dari manusia ke manusia atau dari hewan ke manusia makin banyak sehingga menyebabkan terjadinya wabah. Ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap risiko pandemi.
Fase 5
Pada fase ini, penyebaran virus dari manusia ke manusia telah terjadi setidaknya pada dua negara di satu wilayah WHO. Sebagian besar negara tak akan terpengaruh pada tahap ini, namun ini menjadi sinyal yang kuat bahwa pandemi sudah dekat dan implementasi dari langkah-langkah mitigasi yang direncanakan makin singkat.
Fase 6
Fase 6 merupakan fase yang ditandai dengan wabah makin meluas ke berbagai negara di wilayah WHO. Fase ini juga menunjukkan bahwa pandemi global sedang berlangsung.
Fase pandemi bisa berubah-ubah dan tidak semua kasus mencapai 6 fase. Tetapi, penyakit yang telah ditetapkan sebagai pandemi perlu tindakan cepat untuk mencegah penyebaran dan keparahan yang bisa memakan korban jiwa dengan jumlah besar.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 25 Maret 2020
Video: Cara Membuat Hand Sanitizer dari BPOM
Baca Juga:
- Kenali dan Waspadai! 3 Gejala Baru Orang Terinfeksi Virus Corona
- Jangan Sampai Terpapar Virus Corona, Berpikir Positif Jadi Kunci
- Jaga Imunitas, Lakukan 2 Latihan Ini Saat Karantina Covid-19
- 10 Langkah Pencegahan Penularan Virus Corona Berdasar Kemenkes
- Pahami Perbedaan Batuk Biasa dan Batuk Gejala Infeksi Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












