Pemblokiran Situs Bajakan di Singapura Lindungi Konsumen dan Cegah Potensi Kerugian Lebih Luas
Asad Arifin | 17 Februari 2025 14:26
Bola.net - Koalisi Anti Pembajakan (CAP) dari Asosiasi Industri Video Asia menyampaikan terima kasih kepada Pengadilan Singapura atas perintah terbaru mereka untuk memblokir situs-situs pembajakan. CAP mencatat kerugian yang diakibatkan oleh situs-situs tersebut kepada konsumen, serta potensi kerugian yang lebih luas dari layanan pembajakan.
Perintah Pengadilan Tinggi Singapura ini memblokir 22 situs streaming ilegal dan 70 domain terkait atas distribusi konten streaming ilegal di Singapura. Perintah ini merupakan lanjutan dari perintah serupa yang diperoleh Liga Primer Inggris di Singapura pada November 2024.
Upaya ini merupakan bagian dari tindakan yang telah dilakukan oleh pemohon, yaitu BBC Studios, Liga Primer Inggris, Deutsche FuSball Liga (DFL), dan LALIGA, dalam beberapa tahun terakhir untuk memblokir ratusan situs streaming ilegal serta ratusan domain terkait lainnya. Situs-situs ini menyediakan akses ke berbagai konten yang paling banyak dicari di Singapura, termasuk siaran olahraga langsung, drama, dan hiburan.
"Saat ini sudah banyak bukti yang menunjukkan kaitan antara layanan pembajakan dan kerugian konsumen, termasuk risiko infeksi malware, pencurian identitas, dan virus," kata ujar General Manager CAP, Matt Cheetham.
Perintah ini juga merupakan bagian dari upaya yang lebih besar oleh CAP dan para anggotanya untuk memerangi pembajakan di Singapura, yang mencakup penelitian mendalam tentang tren pembajakan serta kerugian yang ditimbulkan, baik bagi konsumen maupun potensi dampak lebih luas dari layanan pembajakan yang pada dasarnya merupakan kegiatan ilegal yang dijalankan oleh para pelaku kejahatan.
"Sebuah studi pada 2024 menunjukkan bahwa konsumen yang mengakses situs-situs pembajakan di Singapura hampir empat kali lebih mungkin terpapar dibandingkan dengan situs arus utama, dan memblokir akses ke layanan pembajakan merupakan langkah yang tepat untuk mencegah bahaya seperti ini," katanya.
"Studi terbaru juga mengungkapkan bahwa layanan pembajakan dapat membawa risiko yang lebih besar, dengan perangkat streaming ilegal (ISD) yang ternyata mengandung aplikasi berbahaya dan malware yang sudah terinstal untuk mencuri data pribadi. Perangkat tersebut bisa diretas dari jarak jauh dan berpotensi digunakan untuk melancarkan serangan terhadap perangkat lain serta jaringan yang lebih luas," tambah Cheetham.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 14 Juni 2026, 23:15
-
Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
Liga Spanyol 12 Juni 2026, 02:27
-
Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
Liga Spanyol 12 Juni 2026, 01:58
LATEST UPDATE
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
-
Dengan Peran Lebih Tepat, Cristiano Ronaldo Masih Bisa Sangat Berbahaya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 20:56
-
Amerika Serikat vs Australia: 5 Kunci Penentu Laga Krusial
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:58
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









