Penting: Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahan Penyakit Pneumonia
Anindhya Danartikanya | 9 Juni 2020 08:42
Bola.net - Pneumonia merupakan sejenis penyakit radang paru-paru, sekaligus jenis penyakit infeksi yang memengaruhi sistem pernapasan. Pneumonia juga lebih dikenal dengan istilah paru-paru basah. Penyakit pneumonia dapat menyerang siapa saja, mulai anak-anak hingga kalangan lanjut usia.
Pneumonia dapat berakibat fatal sehingga tidak boleh dianggap sepele. Apalagi, penyakit ini sering terjadi di Indonesia. Penyebab utama pneumonia adalah berbagai mikroorganisme, namun kebiasaan buruk juga bisa jadi penyebab beberapa jenis pneumonia.
Pneumonia dapat digolongkan berdasarkan penyebab dan di mana ia ditularkan. Jenis-jenis pneumonia ini memiliki tingkat keparahan sendiri. Jenis pneumonia paling umum adalah pneumonia yang disebabkan bakteri dan virus di udara.
Penting bagi Anda untuk mengenal lebih lanjut perihal pneumonia sehingga bisa melakukan pencegahan sejak diri. Anda juga perlu mengetahui gejala serta penanganan dini agar kondisi yang diidap tak makin marah.
Berikut ini hasil rangkuman mengenai penyebab pneumonia dan gejalanya, seperti disadur dari Liputan6, Senin (8/6/2020).
Seputar Pneumonia
Pneumonia merupakan peradangan yang terjadi pada jaringan paru-paru. Peradangan ini menyebabkan kantong udara atau alveolus terisi cairan atau nanah. Akibatnya, paru-paru tidak dapat bekerja dengan baik sehingga membuat penderitanya mengalami sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil.
Berbagai mikroorganisme merupakan penyebab penyakit pneumonia seperti bakteri, virus, dan jamur. Beberapa di antaranya adalah bakteri (S. Penumonia, H, influenza, S. aureus, P. aeruginosa, M. tuberculosis, M. kansasii, dan sebagainya), jamur (P. carinii, C. neoformans, H. capsulatum, C. immitis, S. fumigatus, dan sebagainya), protozoa, serta virus (CMV dan herpes simpleks).
Pada orang dewasa, penyebab penyakit pneumonia dipengaruhi infeksi bakteri. Selain itu, masih ada beberapa penyebab langsung yang dapat memicu penyakit pneumonia, seperti kebiasaan merokok, jantung kronik, diabetes melitus, kelemahan struktur organ pernapasan, dan penurunan tingkat kesadaran.
Penyebab Pneumonia
Penyakit pneumonia terjadi saat kuman mengalahkan sistem kekebalan tubuh sehingga menimbulkan peradangan paru-paru. Infeksi yang paling sering terjadi disebabkan oleh bakteri dan virus dalam udara yang dihirup.
Penyebab penyakit pneumonia oleh kuman biasanya berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Hal ini disebabkan oleh:
- Interaksi pasien yang kemudian menyebabkan infeksi
- Bagaimana cara terjadinya infeksi
- Gangguan sistem kekebalan tubuh
- Adanya penyakit kronis
- Polusi lingkungan
- Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai
Berdasarkan kuman penyebabnya, penyakit pneumonia dapat digolongkan menjadi:
Pneumonia akibat bakteri
Penyebab penyakit pneumonia yang paling umum adalah Streptococcus pneumonia. Sedangkan bakteri lainnya adalah Chlamydophila pneumonia.
Pneumonia akibat virus
Penyebab penyakit pneumonia oleh virus adalah virus penyebab batuk atau pilek. Pneumonia karena virus ini menimbulkan gejala yang lebih ringan dan lebih singkat dibanding pneumonia karena bakteri.
Pneumonia akibat jamur
Seseorang dapat terjangkit kondisi ini jika menghirup spora jamur dalam jumlah banyak yang bisa didapat dari tanah atau kotoran burung. Pneumonia akibat jamur lebih rentan terkena pada orang yang memiliki penyakit kronis atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah.
Pneumonia mikoplasma
Mikoplasma merupakan organisme yang bukan termasuk virus atau bakteri, tetapi memiliki ciri yang menyerupai keduanya. Pneumonia jenis ini tergolong ringan dan lebih diderita oleh anak-anak dan remaja.
Penyebarannya bisa terjadi lewat percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita pneumonia saat batuk atau bersin. Partikel ini bisa tersebar di udara dan dihirup orang lain.
Gejala Pneumonia
Penyakit pneumonia bisa dialami oleh siapa saja. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit pneumonia merupakan satu di antara penyebab kematian pada anak tertinggi di dunia. Itulah mengapa, penting untuk selalu mengetahui tanda atau gejala penyakit pneumonia.
Penyakit pneumonia biasanya diawali dengan gejala-gejala tertentu terlebih dahulu. Berikut gejala penyakit pneumonia yang perlu dikenali sejak dini:
- Demam disertai nyeri kepala dan tubuh menggigil
- Batuk tidak berdahak atau berdahak dengan cairan mengandung nanah yang berwarna kekuningan
- Nyeri pada dada saat bernapas hingga napas yang pendek
- Mual, muntah, dan diare
- Rasa nyeri pada otot, sendi, serta mudah lelah
- Denyut nadi yang melemah hingga 100 kali per menit
Diagnosis Pneumonia
Anda sebaiknya memeriksakan diri untuk memastikan kondisi. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap organ paru, untuk mendengarkan apakah ada suara yang tidak normal saat Anda bernapas.
Ada juga beberapa pemeriksaan tambahan yang dibutuhkan, seperti:
- Rontgen dada; pemeriksaan ini membantu dokter untuk mendeteksi pneumonia dan menentukan lokasi infeksi yang menyebabkan penyakit tersebut timbul.
- Pemeriksaan darah; dilakukan untuk melihat adanya infeksi yang ditandai dengan peningkatan sel darah putih.
- Pemeriksaan denyut nadi; digunakan untuk melihat seberapa banyak kadar oksigen yang beredar dalam tubuh dan bisa digunakan untuk menentukan separah apa pengaruh pneumonia terhadap pertukaran udara di sistem pernapasan.
- Tes dahak; dahak akan dianalisis untuk melihat kuman yang menyebabkan infeksi pada paru.
Cara Mencegah Pneumonia
Ada beberapa langkah sederhana untuk mencegah penyakit pneumonia, seperti:
Menjalani vaksinasi
vaksin merupakan satu di antara langkah untuk menghindari pneumonia. Gunakan vaksin pneumonia sesuai dengan usia karena vaksin pneumonia untuk orang dewasa berbeda dengan anak-anak.
Mempertahankan sistem kekebalan tubuh
Cara mencegah pneumonia ini bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga.
Menjaga kebersihan
Kebersihan yang selalu terjaga dapat menghindarkan seseorang dari serangan berbagai penyebab penyakit. Contoh sederhana yang bisa dilakukan adalah sering mencuci tangan agar terhindar dari penyebaran virus atau bakteri penyebab pneumonia.
Menghindari kebiasaan buruk
Merokok merupakan satu di antara kebiasaan buruk. Asap rokok dapat merusak paru-paru sehingga paru-paru lebih mudah mengalami infeksi.
Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol juga mampu menurunkan daya tahan paru-paru, sehingga rentan terkena beberapa komplikasi.
Disadur dari: Bolacom (Aning Jati) | Dipublikasi: 8 Juni 2020
Video: Para Pemain dengan Jumlah Offside Terbanyak di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Apresiasi untuk Lionel Mpasi
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:13
-
Inggris vs RD Kongo: Pertandingan yang Gila
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:07
-
RD Kongo Sudah Bermain dengan Baik
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:02
-
Karena Inggris Pegang Teguh Keyakinan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:54
-
Inggris Lawan Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:46
-
Tempat Menonton Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026, 2 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:00
-
Man of the Match Inggris vs RD Kongo: Harry Kane
Piala Dunia 2 Juli 2026, 01:11
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, 2 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 01:00
-
Tempat Menotnon Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026, 1 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 22:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs RD Kongo, 1 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 21:30
-
Resmi! Liverpool Tuntraskan Transfer Jeremy Jacquet
Liga Inggris 1 Juli 2026, 21:15
-
Resmi! Marco Palestra Pembelian Pertama Chelsea di Era Xabi Alonso
Liga Inggris 1 Juli 2026, 21:02
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41





